Saturday, August 30, 2025

Berani Sendiri, Temukan Kesenangan dalam Diri.

Banyak dari kita yang merasa enggan beraktivitas jika tidak ada teman. Pergi ke mal, nonton bioskop, atau bahkan mendaftar tur terasa aneh dan tidak menyenangkan saat dilakukan sendirian. Dulu, saya pun merasakan hal yang sama. Keterbatasan ini membuat banyak rencana tertunda, dan sering kali kesempatan untuk mencoba hal baru terlewat begitu saja.

Namun, cobalah renungkan: Betapa banyak waktu berharga yang terbuang hanya karena kita menunggu orang lain. Padahal, kebahagiaan sejati sering kali datang dari keberanian untuk melangkah, bahkan saat kita harus melangkah sendirian.

Ada perspektif lain yang lebih menarik: Jadikan momen sendirian sebagai kesempatan untuk memulai. Siapa tahu, di tengah perjalanan atau kegiatan yang Anda lakukan, Anda justru akan bertemu dengan orang-orang baru yang memiliki minat yang sama. Bukankah hidup akan terasa lebih seru jika kita berani memulai petualangan sendiri dan menemukan teman-teman baru di sepanjang jalan?

Jangan biarkan rasa takut sendirian menghalangi Anda. Mulailah, nikmati setiap prosesnya, dan temukan kebahagiaan dalam diri Anda sendiri.

Thursday, August 14, 2025

Happiness is not out there, it's in you.

The following excerpt to describe more about the title:

"Do you love me?", Alice asked.
"No, I don't!", replied the white rabbit.
Alice frowned and clasped her hands together like she did everytime she felt hurt.
"See?", replied the white rabbit.
"Now you will start asking yourself what makes you so imperfect and what you did wrong that I can't love you at least a little."
"You know why I can't love you."
"You won't always be loved, Alice, there will be days when other people will be tired and bored with life, will have their heads in the clouds, and will hurt you."

"Because humans are like that, somehow they always end up hurting each other's feeling, whether through carelessness, misunderstanding, or conflict with themselves."

"If you don't love yourself, at least a little, if you don't create an armor of self-love and happiness around your heart, the weak interference caused by other people will be deadly and will destroy you."

"The first time I saw you I made a pact with myself: 'I will avoid loving you until you learn to love yourself'."

Taken From "Alice in Wonderland".

Sunday, August 10, 2025

Sekali ditolak, tidak berarti selamanya.

Dulu, yoga sama sekali bukan olahraga pilihan saya. Bahkan, saya sempat menolaknya mentah-mentah saat pertama kali dikenalkan pada 2014. Pikiran saya saat itu, yoga terlalu lambat dan membosankan, tidak cocok dengan kepribadian saya yang lebih menyukai olahraga dengan gerakan cepat dan kompetitif.

Perubahan Pandangan
Namun, pada 2016, ada satu kondisi yang membuat saya "terpaksa" kembali mencoba yoga. Tujuannya adalah untuk memperbaiki postur tubuh dan melatih kelenturan. Awalnya saya merasa terpaksa, tapi seiring berjalannya waktu, saya mulai merasakan manfaatnya. Selain postur yang membaik dan tubuh menjadi lebih lentur, yoga juga memberikan efek relaksasi yang luar biasa, membuat tidur saya jauh lebih nyenyak.

Sejak saat itu, saya jadi rutin berlatih yoga hingga sekarang. Meski belum bisa dibilang ahli, saya yakin dengan ketekunan dan latihan yang konsisten, hasilnya pasti akan terus membaik.

Pelajaran dari Yoga
Pengalaman ini mengajarkan saya satu hal penting: sering kali kita terlalu menginginkan hasil instan. Padahal, untuk mencapai sesuatu, kita butuh proses dan konsistensi. Hal ini tak hanya berlaku untuk yoga, tapi juga dalam banyak aspek kehidupan, seperti mengejar karier atau membangun hubungan.

Pertanyaannya, apakah kita bersedia dan setia untuk menjalani proses itu?

Friday, August 01, 2025

Menjelajahi Transformasi Diri dalam Perjalanan Hidup.

Seringkali dikatakan bahwa liku-liku kehidupan mampu mengubah diri seseorang secara mendalam, bahkan sampai memengaruhi penampilan fisik. Tekanan dan beban hidup memang bisa membuat seseorang tampak lebih lelah, sebaliknya kebahagiaan dan keberuntungan sering kali memancarkan aura cerah dan berseri.

Namun, pertanyaan yang mendasar muncul: Apakah kita akan membiarkan nasib ditentukan sepenuhnya oleh faktor eksternal? Atau, haruskah kita mengambil alih kendali diri untuk menaklukkan berbagai tantangan yang disuguhkan kehidupan? Inilah inti dari perjalanan pribadi setiap individu, sebuah eksplorasi tentang bagaimana kita memilih untuk dibentuk oleh pengalaman, atau sebaliknya, membentuk diri kita sendiri.