Bagi penggemar drama Korea "Crash Landing On You" (CLOY), adegan ikonis Kapten Ri Jeong Hyeok bermain piano di tepi danau mungkin masih teringat jelas. Lokasi syuting yang memukau itu adalah Iseltwald, sebuah desa cantik yang dihiasi kejernihan Danau Brienz berwarna turquoise menawan, hasil pantulan langit biru nan cerah.
Dahulu, dermaga tersebut bisa dinikmati secara gratis. Namun, setelah CLOY tayang pada akhir 2019 dan popularitasnya meledak pasca-pandemi COVID-19, Iseltwald dibanjiri wisatawan. Untuk menjaga kelestarian lokasi dan mengurai kemacetan, pemerintah setempat menerapkan sistem reservasi, biaya masuk, dan biaya parkir.
Saat ini, untuk bisa berdiri di dermaga tersebut, Anda perlu membayar 10 CHF (sekitar Rp 200.000). Oleh karena itu, saya memilih untuk berfoto di depannya, tanpa masuk ke dermaga. 😅
Fenomena ini adalah contoh nyata bagaimana sebuah lokasi wisata, yang tadinya dapat diakses secara bebas, bertransformasi menjadi Aset yang dikapitalisasi. Artinya, potensi ekonominya dioptimalkan melalui pengelolaan yang terstruktur dan berbayar.
Memahami Aset: Mobil Sebagai Contoh
Konsep aset sendiri seringkali disalahpahami. Pernahkah Anda mendengar seseorang ingin menjual "aset"-nya, yaitu mobil? Dalam konteks tertentu, mobil bisa menjadi aset, namun dalam situasi lain, ia justru bisa menjadi beban. Apa bedanya?
Aset Tetap (Mobil Produktif): Jika mobil digunakan sebagai alat transportasi untuk bisnis, seperti taksi online, maka mobil tersebut adalah aset tetap. Ia menghasilkan pendapatan atau nilai ekonomis bagi pemiliknya.
Liabilitas (Mobil Konsumtif): Sebaliknya, jika mobil dibeli semata-mata untuk keperluan pribadi dan tidak menghasilkan pemasukan, maka ia cenderung menjadi liabilitas atau beban. Ia justru mengeluarkan biaya untuk perawatan, bahan bakar, dan depresiasi nilai tanpa menghasilkan keuntungan.
Melihat contoh ini, pertanyaan pentingnya adalah: Apakah Anda sudah mengumpulkan aset masa depan yang benar? Pahami perbedaan antara aset yang benar-benar menghasilkan nilai dan liabilitas yang justru menguras kantong Anda.
PS: Ingin mengoptimalkan Aset Anda? silahkan chat saya untuk konsultasi gratis. 😊
Monday, June 02, 2025
Wednesday, May 28, 2025
Pekerjaan dan Impian: Menjelajah Hallstatt.
Hallstatt, Austria. Sebulan lalu, saya berdiri di sana, di tepi "Danau Cermin" yang begitu tenang dan jernih hingga memantulkan megahnya pegunungan di sekelilingnya. Konon, keindahan Hallstatt inilah yang menginspirasi Kerajaan Arendelle dalam film animasi Frozen. Momen ini bukan tentang tren "kabur dulu" yang belakangan populer, pun bukan perjalanan dinas atau piknik pribadi seperti yang pernah dilakukan sebelumnya. Kali ini, saya ada di sana sebagai penghargaan atas pencapaian target kerja tahun lalu.
Awalnya, gagasan untuk meniti karier sebagai Agen Asuransi terasa asing bagi saya. Saya seorang introvert, tidak punya pengalaman marketing, dan hanya bicara bila perlu. Bertemu orang baru? Itu tantangan besar. Lalu, bagaimana semua ini bisa berubah?
Kekuatan Impian dan Sistem Penggerak Diri
Perubahan ini berawal dari sebuah impian: ingin berada dalam kondisi seperti apa di masa depan, dan apa saja yang ingin saya nikmati. Impian ini mengaktifkan apa yang disebut Retriculation Activation System (RAS - Baca buku "The Answer") dalam pikiran saya. RAS inilah yang kemudian mendorong pikiran untuk terus mencari cara mewujudkan impian tersebut.
Ini bukan jalan instan. Perjalanan ini penuh ketidaknyamanan, tidak mudah, namun justru memberikan energi yang luar biasa untuk terus bergerak maju menuju tujuan. Tujuh tahun berlalu, dan akhirnya saya berhasil. Tak hanya itu, saya mulai menemukan sebuah pola: mengapa seseorang yang berhasil cenderung terus mencapai kesuksesan. Pola inilah yang menjadi jawaban atas pertanyaan besar itu.
Bagaimana menurut teman-teman? Apakah kalian juga pernah merasakan hal yang sama?
Latepost: 02.05.25
Awalnya, gagasan untuk meniti karier sebagai Agen Asuransi terasa asing bagi saya. Saya seorang introvert, tidak punya pengalaman marketing, dan hanya bicara bila perlu. Bertemu orang baru? Itu tantangan besar. Lalu, bagaimana semua ini bisa berubah?
Kekuatan Impian dan Sistem Penggerak Diri
Perubahan ini berawal dari sebuah impian: ingin berada dalam kondisi seperti apa di masa depan, dan apa saja yang ingin saya nikmati. Impian ini mengaktifkan apa yang disebut Retriculation Activation System (RAS - Baca buku "The Answer") dalam pikiran saya. RAS inilah yang kemudian mendorong pikiran untuk terus mencari cara mewujudkan impian tersebut.
Ini bukan jalan instan. Perjalanan ini penuh ketidaknyamanan, tidak mudah, namun justru memberikan energi yang luar biasa untuk terus bergerak maju menuju tujuan. Tujuh tahun berlalu, dan akhirnya saya berhasil. Tak hanya itu, saya mulai menemukan sebuah pola: mengapa seseorang yang berhasil cenderung terus mencapai kesuksesan. Pola inilah yang menjadi jawaban atas pertanyaan besar itu.
Bagaimana menurut teman-teman? Apakah kalian juga pernah merasakan hal yang sama?
Latepost: 02.05.25
Thursday, May 22, 2025
Mengapa Berubah Bukan Lagi Pilihan, Melainkan Keharusan bagi Karier Anda!
Dalam dunia yang serba cepat ini, kata "berubah" seringkali punya konotasi negatif. Di kehidupan personal, tak jarang kita mendengar, "Kok kamu berubah sih? Nggak kayak dulu!" — seolah perubahan itu adalah tanda kemunduran. Padahal, justru sebaliknya.
Perubahan itu sendiri sebetulnya netral; bisa membawa kita ke arah yang lebih baik, atau malah sebaliknya. Tapi satu hal yang pasti: tanpa perubahan, kita akan mandek, stagnan, dan tertinggal. Nah, bicara tentang pengembangan diri, perubahan adalah inisiatif pribadi yang mutlak kita ambil.
Perubahan adalah aspek fundamental dalam hidup, baik di level individu maupun kolektif. Ini adalah pendorong utama bagi pertumbuhan, adaptasi, dan kemajuan. Dengan merangkul perubahan, kita membuka diri untuk belajar hal baru, mengasah keterampilan, dan menaklukkan tantangan. Hasilnya? Kehidupan yang lebih memuaskan dan karier yang terus melesat.
Pada intinya, merangkul perubahan bukan sekadar preferensi pribadi, melainkan sebuah persyaratan mendasar untuk pertumbuhan berkelanjutan, kemajuan karier, dan kelangsungan hidup di dunia yang kompetitif dan dinamis ini.
Sudah siapkah Anda menjadikan perubahan sebagai bagian tak terpisahkan dari strategi karier Anda?
Perubahan itu sendiri sebetulnya netral; bisa membawa kita ke arah yang lebih baik, atau malah sebaliknya. Tapi satu hal yang pasti: tanpa perubahan, kita akan mandek, stagnan, dan tertinggal. Nah, bicara tentang pengembangan diri, perubahan adalah inisiatif pribadi yang mutlak kita ambil.
Perubahan adalah aspek fundamental dalam hidup, baik di level individu maupun kolektif. Ini adalah pendorong utama bagi pertumbuhan, adaptasi, dan kemajuan. Dengan merangkul perubahan, kita membuka diri untuk belajar hal baru, mengasah keterampilan, dan menaklukkan tantangan. Hasilnya? Kehidupan yang lebih memuaskan dan karier yang terus melesat.
Pada intinya, merangkul perubahan bukan sekadar preferensi pribadi, melainkan sebuah persyaratan mendasar untuk pertumbuhan berkelanjutan, kemajuan karier, dan kelangsungan hidup di dunia yang kompetitif dan dinamis ini.
Sudah siapkah Anda menjadikan perubahan sebagai bagian tak terpisahkan dari strategi karier Anda?
Monday, May 19, 2025
The Answer - Allan & Barbara Pease.
Terkait dengan tulisan saya yang terakhir, ada yang nanya, Bagaimana cara memulai perjalanan untuk sukses? Oleh karena itu saya ingin merekomendasikan buku "The Answer" - Allan & Barbara Pease.
Dalam buku ini, Allan & Barbara menemukan penelitian mengenai otak yang menunjukkan bagaimana bisa memprogram ulang pola pikir dam melihat peluang, bukan kesulitan. Mereka berbagi pengalaman pribadi dengan jujur dan penuh humor, serta menunjukkan cara menciptakan hidup yang Anda inginkan.
Dari buku ini saya belajar untuk melakukan:
"Successful people ask better questions, and as a result, they get better answers." - Tonny Robbins.
Dalam buku ini, Allan & Barbara menemukan penelitian mengenai otak yang menunjukkan bagaimana bisa memprogram ulang pola pikir dam melihat peluang, bukan kesulitan. Mereka berbagi pengalaman pribadi dengan jujur dan penuh humor, serta menunjukkan cara menciptakan hidup yang Anda inginkan.
Dari buku ini saya belajar untuk melakukan:
- Mengajukan pertanyaan yang tepat kepada diri sendiri
- Mendapatkan kepercayaan diri untuk mengubah pekerjaan, hubungan atau gaya hidup
- Memutuskan apa yang diinginkan dan menetapkan tujuan hidup yang sesuai.
"Successful people ask better questions, and as a result, they get better answers." - Tonny Robbins.
Tuesday, May 13, 2025
Sudahkah menentukan arah hidup?
Saya pernah menulis tentang pentingnya mimpi, tentang semangat untuk meraih apa yang kita inginkan. Namun, di tengah perjalanan, saya juga bertemu dengan banyak teman yang tampak tanpa arah. Ketika ditanya tentang masa depan, jawaban yang sering saya dengar adalah, "Ah, hidup ini mengalir saja, rezeki sudah diatur oleh Tuhan."
Sekilas, jawaban ini terdengar sangat bijak, penuh penyerahan diri pada Sang Pencipta. Tapi, ada sesuatu yang mengganjal di hati saya. Jika tiba-tiba arus kehidupan membawa mereka ke tempat yang tidak mereka sukai, apakah mereka akan menyalahkan "aliran" itu?
"Hidup mengalir," kata mereka. Saya jadi teringat air. Ya, air memang mengalir, tapi alirannya selalu punya tujuan: dari puncak gunung menuju sungai, dan akhirnya bermuara di lautan luas. Bahkan ketika kita memesan ojek atau taksi online, kita perlu memasukkan tujuan yang jelas, bukan? Tanpa tujuan, perjalanan tidak akan pernah dimulai.
Dulu, saya pun pernah merasa seperti itu. Bingung, tak tahu ingin kuliah apa, bekerja di mana. Beruntung, saya dipertemukan dengan orang-orang hebat: teman yang lebih cerdas, senior yang berpengalaman, dan mentor yang membimbing. Terutama ketika memasuki dunia asuransi, karier saya dimulai dari nol. Selembar kertas putih yang akhirnya bisa menjadi gambar yang indah, semua tergantung pada keputusan saya. Di sanalah saya belajar tentang kekuatan sebuah impian dan bagaimana cara mewujudkannya.
Saya sudah memulai "perjalanan" dengan tujuan yang jelas. Bagaimana dengan Anda? Sudahkah kita menentukan ke mana "aliran" hidup ini akan kita arahkan? Jangan biarkan hidup hanya menjadi arus tanpa muara. Mari tentukan tujuan, sekecil apapun itu, dan mulailah bergerak. Karena, bukankah lebih indah jika kita "berlayar" dengan peta di tangan, daripada hanya terbawa ombak tanpa tahu ke mana akan berlabuh?
Sekilas, jawaban ini terdengar sangat bijak, penuh penyerahan diri pada Sang Pencipta. Tapi, ada sesuatu yang mengganjal di hati saya. Jika tiba-tiba arus kehidupan membawa mereka ke tempat yang tidak mereka sukai, apakah mereka akan menyalahkan "aliran" itu?
"Hidup mengalir," kata mereka. Saya jadi teringat air. Ya, air memang mengalir, tapi alirannya selalu punya tujuan: dari puncak gunung menuju sungai, dan akhirnya bermuara di lautan luas. Bahkan ketika kita memesan ojek atau taksi online, kita perlu memasukkan tujuan yang jelas, bukan? Tanpa tujuan, perjalanan tidak akan pernah dimulai.
Dulu, saya pun pernah merasa seperti itu. Bingung, tak tahu ingin kuliah apa, bekerja di mana. Beruntung, saya dipertemukan dengan orang-orang hebat: teman yang lebih cerdas, senior yang berpengalaman, dan mentor yang membimbing. Terutama ketika memasuki dunia asuransi, karier saya dimulai dari nol. Selembar kertas putih yang akhirnya bisa menjadi gambar yang indah, semua tergantung pada keputusan saya. Di sanalah saya belajar tentang kekuatan sebuah impian dan bagaimana cara mewujudkannya.
Saya sudah memulai "perjalanan" dengan tujuan yang jelas. Bagaimana dengan Anda? Sudahkah kita menentukan ke mana "aliran" hidup ini akan kita arahkan? Jangan biarkan hidup hanya menjadi arus tanpa muara. Mari tentukan tujuan, sekecil apapun itu, dan mulailah bergerak. Karena, bukankah lebih indah jika kita "berlayar" dengan peta di tangan, daripada hanya terbawa ombak tanpa tahu ke mana akan berlabuh?
Sunday, May 11, 2025
Suatu Milestone.
Ini bukan pertama kali saya ke Luar negeri dan ke Benua Eropa. Namun, perjalanan kemaren bukan hanya tentang liburan atau healing, Tetapi merupakan suatu Milestone, bahwa saya sudah berhasil melewatinya.
Melewati masa-masa dikatakan orang tidak mungkin, tidak realistis dan tidak masuk logika. Ini adalah tentang keyakinan, perjuangan dan determinasi untuk mencapai masa depan yang lebih baik, dan berkontribusi kepada orang-orang yang disayang dan sekitar.
Tidak ada keberhasilan tanpa perjuangan, Tidak ada pencapaian tanpa usaha. Jadi teruslah bermimpi dan berusaha untuk mewujudkan mimpimu menjadi kenyataan.
Gusti ora Sare. Tidak ada yang sia-sia, Jika kita melakukannya dengan suatu tujuan mulia.
Melewati masa-masa dikatakan orang tidak mungkin, tidak realistis dan tidak masuk logika. Ini adalah tentang keyakinan, perjuangan dan determinasi untuk mencapai masa depan yang lebih baik, dan berkontribusi kepada orang-orang yang disayang dan sekitar.
Tidak ada keberhasilan tanpa perjuangan, Tidak ada pencapaian tanpa usaha. Jadi teruslah bermimpi dan berusaha untuk mewujudkan mimpimu menjadi kenyataan.
Gusti ora Sare. Tidak ada yang sia-sia, Jika kita melakukannya dengan suatu tujuan mulia.
Monday, April 21, 2025
Power Vs Force.
Power Vs Force adalah buku yang membahas secara terperinci level-level kesadaran manusia dari yang terendah (a.k.a Negatif) hingga yang tertinggi (a.k.a positif).
Melalui penelitian selama 20 tahun, menggunakan kinesiologi dan temuan-temuan terbaru dalam sains, Dr. Hawkins, seorang psikiater dan guru spiritual, menciptakan Peta Kesadaran untuk memahami emosi dan perilaku manusia; Seluruh kesadaran tinggi tercakup dalam medan energi Power, sementara seluruh kesadaran rendah tercakup dalam medan energi Force, dan dua hal itu lah yang menentukan baik-buruknya manusia.
Dalam bukunya ini, Dr Hawkins pun menjelaskan asal-usul penderitaan dan bagaimana mengubah kesadaran rendah menjadi kesadaran tinggi, yang berpuncak pada pencerahan.
Jika Anda sedang mencari solusi untuk hal berikut:
Melalui penelitian selama 20 tahun, menggunakan kinesiologi dan temuan-temuan terbaru dalam sains, Dr. Hawkins, seorang psikiater dan guru spiritual, menciptakan Peta Kesadaran untuk memahami emosi dan perilaku manusia; Seluruh kesadaran tinggi tercakup dalam medan energi Power, sementara seluruh kesadaran rendah tercakup dalam medan energi Force, dan dua hal itu lah yang menentukan baik-buruknya manusia.
Dalam bukunya ini, Dr Hawkins pun menjelaskan asal-usul penderitaan dan bagaimana mengubah kesadaran rendah menjadi kesadaran tinggi, yang berpuncak pada pencerahan.
Jika Anda sedang mencari solusi untuk hal berikut:
- Bagaimana caranya untuk mengenali dan menyembuhkan seluruh luka batin
- Bagaimana membuat keputusan terbaik dan hidup dalam damai
- Meningkatkan kesadaran emosi sehingga dapat memperbaiki kualitas hidup
- Memahami dinamika energi yang mempengaruhi kehidupan
Friday, April 04, 2025
Melihat kekurangan atau peluang?
"Latihan membuat sempurna" adalah ungkapan yang sering kita dengar ketika memulai hal baru atau mengasah keterampilan. Wajar jika di awal kita merasa tidak nyaman, karena tubuh manusia secara alami bereaksi terhadap hal-hal yang asing. Keluhan, kekesalan, atau bahkan kemarahan mungkin muncul ketika harapan tidak sesuai kenyataan.
Namun, seperti yang pernah saya tulis sebelumnya, tubuh kita—yang terdiri dari otot dan cairan—merespons terhadap kata-kata dan pikiran kita. Respons negatif akan melemahkan, sementara respons positif akan menguatkan.
Secara naluriah, sistem pertahanan tubuh kita bereaksi negatif terhadap hal-hal yang dianggap berbahaya atau tidak menyenangkan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk melatih pikiran agar mampu melihat sisi positif dari setiap pengalaman, terutama yang kurang menyenangkan. Dengan kata lain, kita perlu belajar mencari hikmah dan pelajaran dari setiap tantangan yang kita hadapi.
Dengan melatih pola pikir seperti ini, kita akan semakin terampil melihat peluang di balik setiap masalah. Kemampuan ini bukan hanya membantu kita mengatasi kesulitan, tetapi juga membuka jalan untuk mengembangkan potensi diri lebih jauh.
"Opportunities lie in the place where the complaints are" - Jack Ma.
Namun, seperti yang pernah saya tulis sebelumnya, tubuh kita—yang terdiri dari otot dan cairan—merespons terhadap kata-kata dan pikiran kita. Respons negatif akan melemahkan, sementara respons positif akan menguatkan.
Secara naluriah, sistem pertahanan tubuh kita bereaksi negatif terhadap hal-hal yang dianggap berbahaya atau tidak menyenangkan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk melatih pikiran agar mampu melihat sisi positif dari setiap pengalaman, terutama yang kurang menyenangkan. Dengan kata lain, kita perlu belajar mencari hikmah dan pelajaran dari setiap tantangan yang kita hadapi.
Dengan melatih pola pikir seperti ini, kita akan semakin terampil melihat peluang di balik setiap masalah. Kemampuan ini bukan hanya membantu kita mengatasi kesulitan, tetapi juga membuka jalan untuk mengembangkan potensi diri lebih jauh.
"Opportunities lie in the place where the complaints are" - Jack Ma.
Thursday, March 27, 2025
Kekuatan Kata-Kata.
Dari tulisan yang lalu, dijabarkan bahwa stimulasi dari substansi yang negatif baik secara fisik maupun secara kata-kata dapat melemahkan otot, sebaliknya substansi yang positif dapat menguatkan otot.
Lebih lanjut, eksperimen yang dilakukan oleh Dr Masaru Emoto, menghasilkan temuan yang mirip bahwa struktur kristal air menjadi asimetris dan tidak beraturan ketika bereaksi pada kata-kata negatif, sebaliknya kata-kata positif menghasilkan struktur yang indah dan simetris.
Hampir seluruh tubuh kita terdiri dari Otot dan cairan, ini menjadi jelas mengapa ketika terpapar oleh informasi yang negatif kita merasa panik dan lemah. Itu juga menjelaskan kenapa berasa bahwa ketika berada di lingkungan Toxic, kita tidak bisa berkinerja secara efektif. Sebaliknya kata-kata menginspirasi dan memotivasi dapat membangun team atau pertemanan yang solid.
Kata-kata memiliki kekuatan yang luar biasa. Mari kita gunakan kekuatan ini untuk menciptakan lingkungan yang positif dan produktif. Ingat, kata-kata yang kita ucapkan dapat memengaruhi tidak hanya diri kita sendiri, tetapi juga orang-orang di sekitar kita.
Lebih lanjut, eksperimen yang dilakukan oleh Dr Masaru Emoto, menghasilkan temuan yang mirip bahwa struktur kristal air menjadi asimetris dan tidak beraturan ketika bereaksi pada kata-kata negatif, sebaliknya kata-kata positif menghasilkan struktur yang indah dan simetris.
Hampir seluruh tubuh kita terdiri dari Otot dan cairan, ini menjadi jelas mengapa ketika terpapar oleh informasi yang negatif kita merasa panik dan lemah. Itu juga menjelaskan kenapa berasa bahwa ketika berada di lingkungan Toxic, kita tidak bisa berkinerja secara efektif. Sebaliknya kata-kata menginspirasi dan memotivasi dapat membangun team atau pertemanan yang solid.
Kata-kata memiliki kekuatan yang luar biasa. Mari kita gunakan kekuatan ini untuk menciptakan lingkungan yang positif dan produktif. Ingat, kata-kata yang kita ucapkan dapat memengaruhi tidak hanya diri kita sendiri, tetapi juga orang-orang di sekitar kita.
Monday, March 24, 2025
Jika otot bisa bicara?
Bayangkan, tubuh kita adalah kanvas yang sangat sensitif, merekam setiap sentuhan, rasa, dan emosi yang kita alami. Ilmu kinesiologi membuka tabir rahasia ini, menunjukkan bahwa otot-otot kita, yang sering kita anggap hanya sebagai alat penggerak, ternyata adalah saksi bisu dari setiap stimulus yang kita terima.
Para ahli kinesiologi menemukan sesuatu yang menakjubkan: otot-otot indikator tertentu dalam tubuh kita bereaksi secara dramatis terhadap berbagai stimulus. Bayangkan, suplemen nutrisi yang bermanfaat, seperti sentuhan lembut yang memberi energi, langsung memperkuat otot-otot ini. Namun, sebaliknya, stimulus berbahaya seperti pemanis buatan, seperti bisikan beracun, melemahkan otot-otot kita secara instan.
Lebih dari itu, tubuh kita tidak hanya merespons stimulus fisik. Otot-otot indikator juga sangat peka terhadap dunia emosi dan intelektual kita. Senyuman tulus, seperti sinar matahari yang hangat, memperkuat otot-otot kita ketika diuji. Namun, kata-kata kebencian, seperti badai yang tiba-tiba, melemahkan otot-otot kita dengan cepat.
Fenomena ini diuraikan dengan jelas oleh Dr. John Diamond dalam bukunya, "Your Body Doesn't Lie." Penelitian ini kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Dr. David Hawkins, yang menemukan fakta yang lebih mencengangkan. Dalam eksperimennya, subjek-uji menunjukkan kelemahan otot ketika terpapar pada amplop biasa yang mengandung pemanis buatan, bahkan tanpa mereka ketahui isinya. Namun, ketika mereka terpapar pada amplop plasebo, otot-otot mereka tetap kuat.
Temuan ini membuka mata kita pada kekuatan tersembunyi dalam tubuh kita, pada koneksi yang tak terpisahkan antara fisik, emosi, dan pikiran. Sekarang, dengan pengetahuan ini, pertanyaan yang tersisa adalah: perubahan apa yang akan Anda lakukan? Bagaimana Anda akan memanfaatkan kesadaran ini untuk menciptakan kehidupan yang lebih sehat, lebih seimbang, dan lebih positif?
Para ahli kinesiologi menemukan sesuatu yang menakjubkan: otot-otot indikator tertentu dalam tubuh kita bereaksi secara dramatis terhadap berbagai stimulus. Bayangkan, suplemen nutrisi yang bermanfaat, seperti sentuhan lembut yang memberi energi, langsung memperkuat otot-otot ini. Namun, sebaliknya, stimulus berbahaya seperti pemanis buatan, seperti bisikan beracun, melemahkan otot-otot kita secara instan.
Lebih dari itu, tubuh kita tidak hanya merespons stimulus fisik. Otot-otot indikator juga sangat peka terhadap dunia emosi dan intelektual kita. Senyuman tulus, seperti sinar matahari yang hangat, memperkuat otot-otot kita ketika diuji. Namun, kata-kata kebencian, seperti badai yang tiba-tiba, melemahkan otot-otot kita dengan cepat.
Fenomena ini diuraikan dengan jelas oleh Dr. John Diamond dalam bukunya, "Your Body Doesn't Lie." Penelitian ini kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Dr. David Hawkins, yang menemukan fakta yang lebih mencengangkan. Dalam eksperimennya, subjek-uji menunjukkan kelemahan otot ketika terpapar pada amplop biasa yang mengandung pemanis buatan, bahkan tanpa mereka ketahui isinya. Namun, ketika mereka terpapar pada amplop plasebo, otot-otot mereka tetap kuat.
Temuan ini membuka mata kita pada kekuatan tersembunyi dalam tubuh kita, pada koneksi yang tak terpisahkan antara fisik, emosi, dan pikiran. Sekarang, dengan pengetahuan ini, pertanyaan yang tersisa adalah: perubahan apa yang akan Anda lakukan? Bagaimana Anda akan memanfaatkan kesadaran ini untuk menciptakan kehidupan yang lebih sehat, lebih seimbang, dan lebih positif?
Friday, March 21, 2025
Terbang Sendiri, Bukan Berarti Sepi Selamanya.
Mengejar impian besar itu seperti mendaki gunung yang tinggi. Kadang, di puncak sana, kita merasa sendirian. Bukan karena tidak ada yang peduli, tapi karena tidak semua orang bisa melihat pemandangan yang sama dengan kita. Mereka mungkin masih nyaman di kaki gunung, sementara kita sudah jauh melangkah.
Tapi, jangan sedih dulu! Kesendirian ini justru bisa jadi kekuatan kita, lho. Bayangkan saja:
Tapi, jangan sedih dulu! Kesendirian ini justru bisa jadi kekuatan kita, lho. Bayangkan saja:
- Tenang Tanpa Ribut: Menjauh dari keramaian berarti kita terhindar dari drama dan konflik yang bikin pusing. Pikiran jadi lebih jernih, dan energi bisa kita alihkan untuk hal-hal yang lebih penting.
- Fokus ke Tujuan: Dari ketinggian, kita bisa melihat gambaran yang lebih luas. Kita jadi tahu arah mana yang benar-benar ingin kita tuju, tanpa terganggu oleh hal-hal kecil yang berisik di bawah sana.
- Bye-bye Stres! Saat sendirian, kita punya waktu untuk menenangkan diri dan merenung. Stres pun menjauh, dan kita bisa menikmati ketenangan yang jarang kita dapatkan di tengah keramaian.
Tuesday, March 18, 2025
Happiness Now.
Berikut adalah rekomendasi buku untuk teman-teman yang tidak punya waktu atau tidak hobby membaca, tetapi ingin mendapatkan manfaat langsung dari aktivitas membaca.
Buku ini berjudul Happiness Now, ditulis oleh Andrew Matthews. Buku ini ditulis dengan Bahasa sederhana, namun sangat praktis dan merubah pandangan dalam melihat suatu hal. Sehingga pembaca mengalami perubahan paradigma yang positif.
Buku ini penuh dengan kata-kata semangat dan dorongan yang membangkitkan gairah anda yang hampir lumpuh. Jika sedang sedih, ini akan menghilangkan kesedihan tersebut. Jika dikhianati, ada kata-kata penulis yang mampu membuat kita reda terhadap pengkhianatan itu. Jika terlalu gembira, bagaimana mengelola kegembiraan tersebut dengan cara benar.
Kalimat-kalimatnya pendek namun bermakna. Mudah ringkas, dan inspiratif. Menampilkan 60 ilustrasi berwarna yang kocak nan menawan, buku ini akan mengharmoniskan hubungan Anda dengan orang lain, meraih karir yang memuaskan, kemakmuran dan ketenangan hati.
Selamat menikmati membaca!
Buku ini berjudul Happiness Now, ditulis oleh Andrew Matthews. Buku ini ditulis dengan Bahasa sederhana, namun sangat praktis dan merubah pandangan dalam melihat suatu hal. Sehingga pembaca mengalami perubahan paradigma yang positif.
Buku ini penuh dengan kata-kata semangat dan dorongan yang membangkitkan gairah anda yang hampir lumpuh. Jika sedang sedih, ini akan menghilangkan kesedihan tersebut. Jika dikhianati, ada kata-kata penulis yang mampu membuat kita reda terhadap pengkhianatan itu. Jika terlalu gembira, bagaimana mengelola kegembiraan tersebut dengan cara benar.
Kalimat-kalimatnya pendek namun bermakna. Mudah ringkas, dan inspiratif. Menampilkan 60 ilustrasi berwarna yang kocak nan menawan, buku ini akan mengharmoniskan hubungan Anda dengan orang lain, meraih karir yang memuaskan, kemakmuran dan ketenangan hati.
Selamat menikmati membaca!
Sunday, March 16, 2025
Mencapai Impian dengan Menyenangkan.
Siapa bilang buat meraih mimpi itu harus penuh pengorbanan dan kerja keras yang bikin hidup sengsara? Emang sih, usaha itu penting, tapi bukan berarti kita gak bisa enjoy prosesnya. Bayangin aja, tujuan besar itu kayak gunung tinggi banget. Kalo langsung didaki, pasti capek dan bikin down.
Nah, biar lebih asyik, kita bisa bagi gunung itu jadi pos-pos kecil, alias milestone. Setiap pos yang berhasil dilewati, rayain! Jangan anggap remeh kemenangan kecil, karena itu yang bikin kita tetap semangat dan percaya diri. Ibarat main game, setiap naik level pasti seneng, kan?
Merayakan kemenangan itu penting banget, lho. Selain bikin kita makin termotivasi, juga melatih kebiasaan positif dan bikin kita lebih bersyukur. Jadi, jangan lupa kasih hadiah buat diri sendiri setiap kali berhasil mencapai milestone. Misalnya, nonton film kesukaan, makan makanan enak, atau sekadar hangout bareng teman.
Ingat, sukses itu bukan cuma soal tujuan akhir, tapi juga perjalanan yang kita lalui. Dengan merayakan setiap langkah kecil, kita bisa bikin perjalanan itu jadi lebih menyenangkan dan bermakna. Jadi, yuk, mulai sekarang rayakan setiap kemenanganmu!
Nah, biar lebih asyik, kita bisa bagi gunung itu jadi pos-pos kecil, alias milestone. Setiap pos yang berhasil dilewati, rayain! Jangan anggap remeh kemenangan kecil, karena itu yang bikin kita tetap semangat dan percaya diri. Ibarat main game, setiap naik level pasti seneng, kan?
Merayakan kemenangan itu penting banget, lho. Selain bikin kita makin termotivasi, juga melatih kebiasaan positif dan bikin kita lebih bersyukur. Jadi, jangan lupa kasih hadiah buat diri sendiri setiap kali berhasil mencapai milestone. Misalnya, nonton film kesukaan, makan makanan enak, atau sekadar hangout bareng teman.
Ingat, sukses itu bukan cuma soal tujuan akhir, tapi juga perjalanan yang kita lalui. Dengan merayakan setiap langkah kecil, kita bisa bikin perjalanan itu jadi lebih menyenangkan dan bermakna. Jadi, yuk, mulai sekarang rayakan setiap kemenanganmu!
Tuesday, March 11, 2025
Pelajaran yang dipetik.
Annie adalah seorang yang cerdas, pekerja keras, dan merupakan Wanita menarik yang memiliki selera humor tinggi. Di penghujung usianya yang ke 20, dia telah memiliki hubungan dengan seorang pecandu obat-obatan yang menghabiskan uangnya dan ketika dia mabuk, selalu memukulinya.
Di dalam kehidupan,sejarah cenderung mengulang. Hingga kita mempelajari sebuah pelajaran, kita akan mengalaminya lagi dan lagi!
JIKA ORANG LAIN MENGAMBIL KEUNTUNGAN DARI DARI ANDA.. Jika teman Anda mengharapkan Anda untuk memecahkan masalahnya, membawakan barang-barangnya, membereskan kekacauannya, membelikan makan siangnya -- Anda terus melakukannya, ini akan terus terjadi.
Jika Anda terus diganggu... Jika Anda membiarkan diri Anda ditipu oleh bengkel, dan tukang reparasi, ini akan terus terjadi.
Sampai Anda menemukan keberanian atau mempelajari beberapa keahlian, maka Anda akan kehabisan uang.
Jika Anda terus mendapatkan hal yang buruk... Jika Anda mentolerir kekasaran, kemalasan, pasangan yang egois -- memperhitungkan beberapa hubungan lebih baik daripada tidak mempunyai hubungan sama sekali -- maka Anda akan bertemu dengan Arus "Teman dari neraka" yang tiada habisnya.
Sejarah mengulang Kembali.. hingga kita bertahan.
Anda mungkin berkata, "Jika saya ada di suatu tempat -- mungkin Bali, atau jika saya mempunyai teman-teman yang berbeda, saya tidak mempunyai masalah seperti ini! ya, Anda tidak akan mendapatkannya.
Ketika kita mempunyai suatu kelemahan, ini seperti sebuah magnet.. ke mana pun kita pergi kita menarik pelajaran yang sama. Inilah yang disebut hukum kehidupan.
Orang yang bersedih mengatakan, "Mengapa semuanya terjadi pada saya?"
Orang efektif mengatakan, "Saya lebih baik belajar dari masalah ini atau semua itu akan terulang Kembali!"
Menganggap semua masalah dalam hidup Anda adalah suatu pelajaran yang membuat Anda lebih kuat, sehingga Anda tidak merasa seperti seorang korban.
Tulisan di atas dikutip dari Halaman 34 dari buku "Happiness Now" -Andrew Mattews.
Di dalam kehidupan,sejarah cenderung mengulang. Hingga kita mempelajari sebuah pelajaran, kita akan mengalaminya lagi dan lagi!
JIKA ORANG LAIN MENGAMBIL KEUNTUNGAN DARI DARI ANDA.. Jika teman Anda mengharapkan Anda untuk memecahkan masalahnya, membawakan barang-barangnya, membereskan kekacauannya, membelikan makan siangnya -- Anda terus melakukannya, ini akan terus terjadi.
Jika Anda terus diganggu... Jika Anda membiarkan diri Anda ditipu oleh bengkel, dan tukang reparasi, ini akan terus terjadi.
Sampai Anda menemukan keberanian atau mempelajari beberapa keahlian, maka Anda akan kehabisan uang.
Jika Anda terus mendapatkan hal yang buruk... Jika Anda mentolerir kekasaran, kemalasan, pasangan yang egois -- memperhitungkan beberapa hubungan lebih baik daripada tidak mempunyai hubungan sama sekali -- maka Anda akan bertemu dengan Arus "Teman dari neraka" yang tiada habisnya.
Sejarah mengulang Kembali.. hingga kita bertahan.
Anda mungkin berkata, "Jika saya ada di suatu tempat -- mungkin Bali, atau jika saya mempunyai teman-teman yang berbeda, saya tidak mempunyai masalah seperti ini! ya, Anda tidak akan mendapatkannya.
Ketika kita mempunyai suatu kelemahan, ini seperti sebuah magnet.. ke mana pun kita pergi kita menarik pelajaran yang sama. Inilah yang disebut hukum kehidupan.
Orang yang bersedih mengatakan, "Mengapa semuanya terjadi pada saya?"
Orang efektif mengatakan, "Saya lebih baik belajar dari masalah ini atau semua itu akan terulang Kembali!"
Menganggap semua masalah dalam hidup Anda adalah suatu pelajaran yang membuat Anda lebih kuat, sehingga Anda tidak merasa seperti seorang korban.
Tulisan di atas dikutip dari Halaman 34 dari buku "Happiness Now" -Andrew Mattews.
Friday, March 07, 2025
Berhenti Sejenak.
Saya pikir hampir semua Wanita menyenangi Bunga. Bunga adalah simbol keindahan, kelembutan dan cinta. Terkadang karena diburu oleh Waktu, sering kali kita mengabaikan apapun yang ada di sekitar kita.
Minggu lalu Ibu Aninditta Savitry membagikan seikat Bunga Segar kepada saya. Bagi saya yang terkadang hanya fokus pada target ini adalah suatu distraksi yang menyenangkan. Tidak disangka pagi hari melihat bunga-bunga segar ini sungguh membuat hati nyaman dan damai.
Dalam banyak hal bunga dapat digunakan untuk terapi, dengan cara merangkai bunga, menggunakan ekstrak Bunga dalam bentuk obat. Hal tersebut membuat saya menyadari bahwa terkadang perlu memperlambat jalannya hidup bahkan berhenti sejenak supaya dapat menikmati dan memaknai hidup.
Minggu lalu Ibu Aninditta Savitry membagikan seikat Bunga Segar kepada saya. Bagi saya yang terkadang hanya fokus pada target ini adalah suatu distraksi yang menyenangkan. Tidak disangka pagi hari melihat bunga-bunga segar ini sungguh membuat hati nyaman dan damai.
Dalam banyak hal bunga dapat digunakan untuk terapi, dengan cara merangkai bunga, menggunakan ekstrak Bunga dalam bentuk obat. Hal tersebut membuat saya menyadari bahwa terkadang perlu memperlambat jalannya hidup bahkan berhenti sejenak supaya dapat menikmati dan memaknai hidup.
Sunday, March 02, 2025
Percaya Diri Dulu, Baru "Punya"? Atau Sebaliknya?
Pernahkah Anda merasa perlu "punya" sesuatu—entah itu pengetahuan mendalam, gelar bergengsi, atau jabatan mentereng—sebelum akhirnya merasa percaya diri? Banyak dari kita mungkin pernah terjebak dalam pemikiran seperti itu. Namun, tahukah Anda, para ahli justru berpendapat sebaliknya? Mereka meyakini bahwa kepercayaan diri adalah fondasi utama, kunci untuk membuka pintu menuju segala hal yang ingin kita "punya".
Mari kita telusuri lebih dalam. Sebenarnya, apa itu kepercayaan diri? Secara sederhana, ini adalah keyakinan pada kemampuan diri sendiri. Ketika kita percaya diri, kita berani mengambil risiko, mencoba hal-hal baru, dan menghadapi tantangan dengan kepala tegak. Kepercayaan diri ini memicu motivasi untuk berusaha lebih keras dan konsisten dalam mencapai tujuan. Hasilnya? Peluang untuk "punya" apa yang kita inginkan—baik itu kesuksesan materi, pencapaian pribadi, atau hubungan yang bermakna—pun meningkat.
Lebih dari itu, kepercayaan diri memancarkan energi positif. Orang yang percaya diri cenderung optimis, dan sikap positif ini menarik hal-hal baik ke dalam hidup mereka. Namun, bukan berarti "punya" tidak berpengaruh pada kepercayaan diri. Tentu saja, pencapaian bisa meningkatkan rasa percaya diri. Hanya saja, jika fondasi kepercayaan diri kita rapuh, kepuasan dari pencapaian tersebut mungkin tidak akan bertahan lama. Apalagi, jika pencapaian itu diraih dengan cara yang kurang tepat, kepercayaan diri yang timbul pun tidak akan kokoh.
Sebenarnya, kepercayaan diri dan pencapaian membentuk sebuah siklus yang saling menguatkan. Ketika kita percaya diri, kita lebih mungkin meraih sesuatu. Dan ketika kita meraih sesuatu, kepercayaan diri kita pun semakin bertambah. Inilah mengapa penting untuk membangun kepercayaan diri dari dalam diri, bukan hanya mengandalkan faktor eksternal.
Jadi, meskipun "punya" bisa meningkatkan kepercayaan diri, kepercayaan diri yang kuat adalah fondasi yang lebih esensial. Dengan kepercayaan diri, kita menjadi lebih termotivasi, gigih, dan optimis dalam mengejar impian kita. Pada akhirnya, kepercayaan diri adalah kunci untuk "punya" kehidupan yang kita inginkan.
Ps: Thank you for the opportunity - Sharing @FPOne Agency, 22.02.25
Mari kita telusuri lebih dalam. Sebenarnya, apa itu kepercayaan diri? Secara sederhana, ini adalah keyakinan pada kemampuan diri sendiri. Ketika kita percaya diri, kita berani mengambil risiko, mencoba hal-hal baru, dan menghadapi tantangan dengan kepala tegak. Kepercayaan diri ini memicu motivasi untuk berusaha lebih keras dan konsisten dalam mencapai tujuan. Hasilnya? Peluang untuk "punya" apa yang kita inginkan—baik itu kesuksesan materi, pencapaian pribadi, atau hubungan yang bermakna—pun meningkat.
Lebih dari itu, kepercayaan diri memancarkan energi positif. Orang yang percaya diri cenderung optimis, dan sikap positif ini menarik hal-hal baik ke dalam hidup mereka. Namun, bukan berarti "punya" tidak berpengaruh pada kepercayaan diri. Tentu saja, pencapaian bisa meningkatkan rasa percaya diri. Hanya saja, jika fondasi kepercayaan diri kita rapuh, kepuasan dari pencapaian tersebut mungkin tidak akan bertahan lama. Apalagi, jika pencapaian itu diraih dengan cara yang kurang tepat, kepercayaan diri yang timbul pun tidak akan kokoh.
Sebenarnya, kepercayaan diri dan pencapaian membentuk sebuah siklus yang saling menguatkan. Ketika kita percaya diri, kita lebih mungkin meraih sesuatu. Dan ketika kita meraih sesuatu, kepercayaan diri kita pun semakin bertambah. Inilah mengapa penting untuk membangun kepercayaan diri dari dalam diri, bukan hanya mengandalkan faktor eksternal.
Jadi, meskipun "punya" bisa meningkatkan kepercayaan diri, kepercayaan diri yang kuat adalah fondasi yang lebih esensial. Dengan kepercayaan diri, kita menjadi lebih termotivasi, gigih, dan optimis dalam mengejar impian kita. Pada akhirnya, kepercayaan diri adalah kunci untuk "punya" kehidupan yang kita inginkan.
Ps: Thank you for the opportunity - Sharing @FPOne Agency, 22.02.25
Sunday, February 16, 2025
The Hidden Secret by David R. Hawkins.
Ini adalah buku tentang Rahasia untuk Mencapai Kesuksesan. Ditulis oleh David R. Hawkins, yang dikenal sebagai seorang dokter, penulis, dosen dan pengkaji kesadaran. Seorang jenius yang bekerja untuk menghubungkan sains dan spritualitas yang tampaknya saling bertentangan.
Mengapa banyak orang berjuang mati-matian mengejar kesuksesan namun gagal? Mengapa banyak orang yang dikatakan sukses justru berakhir tragis? Mereka mencari di luar diri, sementara kesuksesan sejati berada di dalam diri. Ketika melihat ke luar, mereka hanya melihat simbol-simbol kesuksesan dan berkesimpulan bahwa itulah yang harus diperjuangkan dan dimiliki.
Menurut dr. Hawkins, kesuksesan adalah level kesadaran yang memungkinkan seseorang "menjadi" pribadi tertentu sehingga "memiliki" adalah konsekuensi yang otomatis terjadi. Kesuksesan lahir dari pemahaman tentang hakekat kehidupan melalui sikap peka, jeli, dan sadar sepanjang waktu. Keberlimpahan dan kemasyhuran adalah manifestasi dari apa yang terjadi di dalam batin.
The Hidden Secret adalah sebuah buku yang menguraikan prinsip-prinsip kekuatan hati yang mendasari kesuksesan dan keberlimpahan, menyajikan pesan abadi tentang kemungkinan tanpa batas, membuat hidup kita menjadi penuh makna.
Mengapa banyak orang berjuang mati-matian mengejar kesuksesan namun gagal? Mengapa banyak orang yang dikatakan sukses justru berakhir tragis? Mereka mencari di luar diri, sementara kesuksesan sejati berada di dalam diri. Ketika melihat ke luar, mereka hanya melihat simbol-simbol kesuksesan dan berkesimpulan bahwa itulah yang harus diperjuangkan dan dimiliki.
Menurut dr. Hawkins, kesuksesan adalah level kesadaran yang memungkinkan seseorang "menjadi" pribadi tertentu sehingga "memiliki" adalah konsekuensi yang otomatis terjadi. Kesuksesan lahir dari pemahaman tentang hakekat kehidupan melalui sikap peka, jeli, dan sadar sepanjang waktu. Keberlimpahan dan kemasyhuran adalah manifestasi dari apa yang terjadi di dalam batin.
The Hidden Secret adalah sebuah buku yang menguraikan prinsip-prinsip kekuatan hati yang mendasari kesuksesan dan keberlimpahan, menyajikan pesan abadi tentang kemungkinan tanpa batas, membuat hidup kita menjadi penuh makna.
Tuesday, February 11, 2025
Unconditional Love - Cinta Tanpa Syarat membuat orang punya pengharapan.
"Kalau aku memperhatikanmu maka kamu yang juga harus memperhatikan aku,.. Pokoknya aku ngga mau tahu apa kondisimu."
"Kalau aku sudah menerimamu maka kamu juga harus menerimaku,.. Pokoknya aku ngga mau tahu apa kondisimu."
"Kalau aku balas WA-mu cepat, maka kamu juga harus balas WA-ku cepat,.. Pokoknya aku ngga mau tahu apa kondisimu."
"Kalau aku sudah membantu kamu maka kamu juga harus membantu aku,.. Pokoknya aku ngga mau tahu apa kondisimu."
Ketika orang lain melakukan apa yang kita harapkan atau pikirkan kita menilai dia "Bagus", "Baik" dsb, tetapi ketika mereka tidak melakukan apa yang kita pikirkan kita melabel mereka "Jahat", "Jelek", dsb.
Akhirnya kita hidup dalam penjara pikiran sendiri.
Kita memaksakan pikiran dan pengharapan kita berharap itu membebaskan padahal malah memenjara. Kebebasan yang kita dambakan malah menjadi penjara yang menyulitkan, kita tidak menjadi diri sejati yang penuh kasih.
Ketika kita berharap orang lain melakukan apa yang sudah kita lakukan maka saat itulah ketulusan hilang.
Ketika kita mengungkit kebaikan dan kehebatan yang sudah kita lakukan maka saat itulah ketulusan dan keikhlasan lenyap.
Jadi mengapa tidak belajar menerima dan melihat orang lain apa adanya, bukan sesuai dengan apa yang kita mau lihat?
Mengapa tidak fokus melakukan apa yang kita mau lakukan tanpa berharap apapun dari orang lain agar dapat lebih cepat mewujudkan impian terdalam sehingga hidup menjadi bermakna. That's a Pure Unconditional Love.
PS: Tulisan di atas adalah ditulis oleh Coach Ariesandi, semoga memberi inspirasi.
"Kalau aku sudah menerimamu maka kamu juga harus menerimaku,.. Pokoknya aku ngga mau tahu apa kondisimu."
"Kalau aku balas WA-mu cepat, maka kamu juga harus balas WA-ku cepat,.. Pokoknya aku ngga mau tahu apa kondisimu."
"Kalau aku sudah membantu kamu maka kamu juga harus membantu aku,.. Pokoknya aku ngga mau tahu apa kondisimu."
Ketika orang lain melakukan apa yang kita harapkan atau pikirkan kita menilai dia "Bagus", "Baik" dsb, tetapi ketika mereka tidak melakukan apa yang kita pikirkan kita melabel mereka "Jahat", "Jelek", dsb.
Akhirnya kita hidup dalam penjara pikiran sendiri.
Kita memaksakan pikiran dan pengharapan kita berharap itu membebaskan padahal malah memenjara. Kebebasan yang kita dambakan malah menjadi penjara yang menyulitkan, kita tidak menjadi diri sejati yang penuh kasih.
Ketika kita berharap orang lain melakukan apa yang sudah kita lakukan maka saat itulah ketulusan hilang.
Ketika kita mengungkit kebaikan dan kehebatan yang sudah kita lakukan maka saat itulah ketulusan dan keikhlasan lenyap.
Jadi mengapa tidak belajar menerima dan melihat orang lain apa adanya, bukan sesuai dengan apa yang kita mau lihat?
Mengapa tidak fokus melakukan apa yang kita mau lakukan tanpa berharap apapun dari orang lain agar dapat lebih cepat mewujudkan impian terdalam sehingga hidup menjadi bermakna. That's a Pure Unconditional Love.
PS: Tulisan di atas adalah ditulis oleh Coach Ariesandi, semoga memberi inspirasi.
Monday, February 03, 2025
Hanya berada di sana, itu sudah cukup!
Hidup memang selalu berputar, kadang di atas, kadang di bawah. Ada kalanya kita merasa sangat bahagia dan bersemangat, namun ada juga saatnya kita merasa sedih, terpuruk, atau bahkan putus asa.
Saat teman kita sedang mengalami masa-masa sulit, sebagai sahabat yang baik, tentu kita ingin memberikan dukungan dan bantuan agar mereka bisa melewati masa sulit tersebut.
Namun, seringkali kita merasa bingung bagaimana cara untuk memberikan dukungan tersebut, karena memikirkan hal-hal yang terlalu rumit. Tidak sedikit yang salah langkah sehingga bukan membantu malah memperburuk perasaan dan hubungan.
Padahal yang dibutuhkan seseorang ketika dalam keadaan sulit hanyalah didengarkan dan ditemani, seperti yang dilakukan Piglet terhadap Pooh. Ingatlah, bahwa persahabatan adalah salah satu kekuatan terbesar dalam menghadapi segala macam cobaan hidup. "Be the best friend that you can be".
Tulisan ini didedikasikan untuk bulan Februari, bulan kasih sayang, Show that you care! 😊 ❤️
Saat teman kita sedang mengalami masa-masa sulit, sebagai sahabat yang baik, tentu kita ingin memberikan dukungan dan bantuan agar mereka bisa melewati masa sulit tersebut.
Namun, seringkali kita merasa bingung bagaimana cara untuk memberikan dukungan tersebut, karena memikirkan hal-hal yang terlalu rumit. Tidak sedikit yang salah langkah sehingga bukan membantu malah memperburuk perasaan dan hubungan.
Padahal yang dibutuhkan seseorang ketika dalam keadaan sulit hanyalah didengarkan dan ditemani, seperti yang dilakukan Piglet terhadap Pooh. Ingatlah, bahwa persahabatan adalah salah satu kekuatan terbesar dalam menghadapi segala macam cobaan hidup. "Be the best friend that you can be".
Tulisan ini didedikasikan untuk bulan Februari, bulan kasih sayang, Show that you care! 😊 ❤️
Tuesday, January 21, 2025
Apa yang lebih penting dari Pencapaian Goal?
Pada awal tahun umumnya orang-orang Menyusun Resolusi atau Target yang akan dicapai di tahun yang baru ini. Hal yang sama juga di lakukan dalam profesi saya, sebagai Tenaga Pemasar.
Dua minggu yang lalu, team kami melakukan proses Goal Setting ini seharian. Dalam proses ini menyadarkan saya bahwa yang penting dari penetapan Goal itu bukan hanya tentang bagaimana cara untuk mencapainya.
Ternyata ada satu Item yang selama ini suka terlupakan, yaitu Karakter dan Mental seperti apa yang harus dimiliki untuk mencapai Goal tersebut. Hal ini sangat penting karena dalam pencapaian Goal itu tidak hanya untuk sekali, tapi untuk berkesinambungan.
Jika kita memiliki karakater dan mental yang diperlukan untuk mencapai Goal tersebut, maka bukan hal yang mustahil untuk mengulang dan meningkatkan pencapaian-pencapaian Goal tersebut.
"What you have become is far more important than what you get" - Jim Rohn
Dua minggu yang lalu, team kami melakukan proses Goal Setting ini seharian. Dalam proses ini menyadarkan saya bahwa yang penting dari penetapan Goal itu bukan hanya tentang bagaimana cara untuk mencapainya.
Ternyata ada satu Item yang selama ini suka terlupakan, yaitu Karakter dan Mental seperti apa yang harus dimiliki untuk mencapai Goal tersebut. Hal ini sangat penting karena dalam pencapaian Goal itu tidak hanya untuk sekali, tapi untuk berkesinambungan.
Jika kita memiliki karakater dan mental yang diperlukan untuk mencapai Goal tersebut, maka bukan hal yang mustahil untuk mengulang dan meningkatkan pencapaian-pencapaian Goal tersebut.
"What you have become is far more important than what you get" - Jim Rohn
Wednesday, January 01, 2025
Apakah kita "hidup dalam kebohongan"?
Seorang astronot mengungkapkan sebuah kesadaran yang mendalam setelah melihat Bumi dari Luar Angkasa. Ron Garan, mantan astronot NASA, menghabiskan 178 hari di luar angkasa dan menempuh jarak lebih dari 71 juta mil dalam 2.842 orbit dalam kariernya.
Saat ia merenungkan pengalamannya, ia menyatakan bahwa manusia "Hidup dalam Kebohongan". Pernyataan Garan ini lebih meyakinkan daripada teori apa pun.
Dalam sebuah wawancara, ia membahas momen ketika ia menyadari bahwa masyarakat telah melakukan kesalahan dalam segala hal. Apa yang dialami Garan ini disebut dengan "Overview Effect", yang umumnya terjadi pada banyak Astronot saat pengalaman mereka melihat Bumi dari Luar Angkasa.
Majalah BBC Sky at Night mengatakan hal itu dapat mengakibatkan astronot mengalami "kebangkitan spiritual" atau memperdalam hubungan mereka dengan planet kita, Hal yang sama terjadi dengan Edgar Mitchell dari Apollo 14 menggambarkannya sebagai "Ledakan kesadaran".
Bagi mereka yang cukup beruntung untuk melihat Bumi dari sudut pandang yang unik, hal itu dapat memicu beberapa emosi yang tak terduga dan luar biasa. Garan berkata ketika dia melihat ke luar jendela, dia sampai pada kesimpulan yang begitu menyadarkan.
"Saya melihat kilatan badai petir seperti parasut, melihat tirai aurora yang menari-nari begitu dekat seolah-olah kita dapat meraih dan menyentuhnya, Saya melihat ketipisan atmosfer planet kita yang luar biasa".
Dia menambahkan: "Pada saat itu, saya dihantam oleh kesadaran mendalam bahwa lapisan setipis kertas itu yang menjaga setiap makhluk hidup di planet kita tetap hidup."
Garan berkata dia tidak melihat ekonomi, sebaliknya, dia melihat "biosfer berwarna-warni yang penuh dengan kehidupan," melanjutkan: "Tetapi karena sistem buatan manusia memperlakukan segalanya, termasuk sistem pendukung kehidupan di planet kita, sebagai anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh ekonomi global, jelas dari sudut pandang luar angkasa bahwa kita menjalani kebohongan".
Garan menjelaskan bagaimana pengalamannya itu "membuatnya terkesima". Ia menambahkan: "Hal lain yang saya rasakan, dan saya tidak dapat menjelaskannya, adalah bahwa terpisah sepenuhnya dari Bumi juga membuat saya merasa sangat terhubung dengan semua orang di planet ini. Itu adalah rasa keakraban yang luar biasa." (Kita adalah Warga Negara Bumi).
Pengamatan Garan menggarisbawahi sebuah pesan penting: "Kita perlu mengubah prioritas kita".
Saat saya membaca Artikel ini juga menyadarkan saya, di awal tahun ini biasanya kita akan menyusun segala Target, Rencana dan Strategi untuk Menjalani 2024, supaya benar-benar memprioritaskan pada hal yang essential, Holistic Target, sehingga Tercapai Tujuan yang bisa membuat kita sendiri merasa seimbang secara fisik, emosi, intelektual, spiritual, sosial dan ekonomi, dan juga bermanfaat bagi komunitas dan lingkungan sekitar kita.
Selamat Menjalani Tahun Baru dengan Penuh Pengharapan!
Source : IGV Official
Saat ia merenungkan pengalamannya, ia menyatakan bahwa manusia "Hidup dalam Kebohongan". Pernyataan Garan ini lebih meyakinkan daripada teori apa pun.
Dalam sebuah wawancara, ia membahas momen ketika ia menyadari bahwa masyarakat telah melakukan kesalahan dalam segala hal. Apa yang dialami Garan ini disebut dengan "Overview Effect", yang umumnya terjadi pada banyak Astronot saat pengalaman mereka melihat Bumi dari Luar Angkasa.
Majalah BBC Sky at Night mengatakan hal itu dapat mengakibatkan astronot mengalami "kebangkitan spiritual" atau memperdalam hubungan mereka dengan planet kita, Hal yang sama terjadi dengan Edgar Mitchell dari Apollo 14 menggambarkannya sebagai "Ledakan kesadaran".
Bagi mereka yang cukup beruntung untuk melihat Bumi dari sudut pandang yang unik, hal itu dapat memicu beberapa emosi yang tak terduga dan luar biasa. Garan berkata ketika dia melihat ke luar jendela, dia sampai pada kesimpulan yang begitu menyadarkan.
"Saya melihat kilatan badai petir seperti parasut, melihat tirai aurora yang menari-nari begitu dekat seolah-olah kita dapat meraih dan menyentuhnya, Saya melihat ketipisan atmosfer planet kita yang luar biasa".
Dia menambahkan: "Pada saat itu, saya dihantam oleh kesadaran mendalam bahwa lapisan setipis kertas itu yang menjaga setiap makhluk hidup di planet kita tetap hidup."
Garan berkata dia tidak melihat ekonomi, sebaliknya, dia melihat "biosfer berwarna-warni yang penuh dengan kehidupan," melanjutkan: "Tetapi karena sistem buatan manusia memperlakukan segalanya, termasuk sistem pendukung kehidupan di planet kita, sebagai anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh ekonomi global, jelas dari sudut pandang luar angkasa bahwa kita menjalani kebohongan".
Garan menjelaskan bagaimana pengalamannya itu "membuatnya terkesima". Ia menambahkan: "Hal lain yang saya rasakan, dan saya tidak dapat menjelaskannya, adalah bahwa terpisah sepenuhnya dari Bumi juga membuat saya merasa sangat terhubung dengan semua orang di planet ini. Itu adalah rasa keakraban yang luar biasa." (Kita adalah Warga Negara Bumi).
Pengamatan Garan menggarisbawahi sebuah pesan penting: "Kita perlu mengubah prioritas kita".
Saat saya membaca Artikel ini juga menyadarkan saya, di awal tahun ini biasanya kita akan menyusun segala Target, Rencana dan Strategi untuk Menjalani 2024, supaya benar-benar memprioritaskan pada hal yang essential, Holistic Target, sehingga Tercapai Tujuan yang bisa membuat kita sendiri merasa seimbang secara fisik, emosi, intelektual, spiritual, sosial dan ekonomi, dan juga bermanfaat bagi komunitas dan lingkungan sekitar kita.
Selamat Menjalani Tahun Baru dengan Penuh Pengharapan!
Source : IGV Official
Monday, December 30, 2024
Pesan Tutup Tahun 2024.
Untuk menutup Tahun 2024 - saya hanya ingin membagikan satu cerita:
Pada usia 40 tahun, Franz Kafka (1883-1924), seorang penulis berkebangsaan Ceko, yang tidak pernah menikah dan tidak memiliki anak, sedang berjalan-jalan di sebuah taman di Berlin ketika ia bertemu dengan seorang gadis yang sedang menangis karena kehilangan boneka kesayangannya.
Gadis itu dan Kafka mencari boneka itu namun tidak berhasil. Kafka menyuruh gadis itu untuk menemuinya di sana keesokan harinya, dan mereka akan kembali untuk mencarinya.
Keesokan harinya, ketika mereka belum menemukan boneka itu, Kafka memberikan gadis itu sepucuk surat yang "ditulis" oleh boneka itu yang berbunyi, "Tolong jangan menangis. Aku sedang melakukan perjalanan untuk melihat dunia. Aku akan menulis kepadamu tentang petualanganku."
Maka dimulailah sebuah cerita yang berlanjut hingga akhir hayat Kafka. Selama pertemuan mereka, Kafka membaca surat-surat boneka itu dengan hati-hati yang ditulis dengan petualangan dan percakapan yang menurut gadis itu menggemaskan.
Akhirnya, Kafka membawa kembali boneka itu (ia membeli boneka baru) kembali ke Berlin. "Itu sama sekali tidak mirip bonekaku", kata gadis itu. Kafka memberinya surat lain yang di dalamnya boneka itu menulis: "Perjalananku telah mengubahku." Gadis kecil itu memeluk boneka baru itu dan membawa boneka itu bersamanya ke rumahnya.
Setahun kemudian Kafka meninggal...
Bertahun-tahun kemudian, gadis yang sekarang sudah dewasa itu menemukan sebuah surat di dalam boneka itu. Dalam surat kecil yang ditandatangani oleh Kafka itu tertulis:
"Segala sesuatu yang kamu cintai mungkin akan hilang, tetapi pada akhirnya, cinta akan kembali dengan cara lain". Mungkin kita telah banyak kehilangan dan kekecewaan di Tahun 2024 yang segera berlalu. Terimalah perubahan. Itu tidak dapat dihindari untuk pertumbuhan. Bersama-sama kita dapat mengubah rasa sakit menjadi keajaiban dan cinta Tetapi harus secara sadar untuk menciptakan hubungan itu.
Selamat Menyambut Tahun Baru yang Penuh Pengharapan.
Pada usia 40 tahun, Franz Kafka (1883-1924), seorang penulis berkebangsaan Ceko, yang tidak pernah menikah dan tidak memiliki anak, sedang berjalan-jalan di sebuah taman di Berlin ketika ia bertemu dengan seorang gadis yang sedang menangis karena kehilangan boneka kesayangannya.
Gadis itu dan Kafka mencari boneka itu namun tidak berhasil. Kafka menyuruh gadis itu untuk menemuinya di sana keesokan harinya, dan mereka akan kembali untuk mencarinya.
Keesokan harinya, ketika mereka belum menemukan boneka itu, Kafka memberikan gadis itu sepucuk surat yang "ditulis" oleh boneka itu yang berbunyi, "Tolong jangan menangis. Aku sedang melakukan perjalanan untuk melihat dunia. Aku akan menulis kepadamu tentang petualanganku."
Maka dimulailah sebuah cerita yang berlanjut hingga akhir hayat Kafka. Selama pertemuan mereka, Kafka membaca surat-surat boneka itu dengan hati-hati yang ditulis dengan petualangan dan percakapan yang menurut gadis itu menggemaskan.
Akhirnya, Kafka membawa kembali boneka itu (ia membeli boneka baru) kembali ke Berlin. "Itu sama sekali tidak mirip bonekaku", kata gadis itu. Kafka memberinya surat lain yang di dalamnya boneka itu menulis: "Perjalananku telah mengubahku." Gadis kecil itu memeluk boneka baru itu dan membawa boneka itu bersamanya ke rumahnya.
Setahun kemudian Kafka meninggal...
Bertahun-tahun kemudian, gadis yang sekarang sudah dewasa itu menemukan sebuah surat di dalam boneka itu. Dalam surat kecil yang ditandatangani oleh Kafka itu tertulis:
"Segala sesuatu yang kamu cintai mungkin akan hilang, tetapi pada akhirnya, cinta akan kembali dengan cara lain". Mungkin kita telah banyak kehilangan dan kekecewaan di Tahun 2024 yang segera berlalu. Terimalah perubahan. Itu tidak dapat dihindari untuk pertumbuhan. Bersama-sama kita dapat mengubah rasa sakit menjadi keajaiban dan cinta Tetapi harus secara sadar untuk menciptakan hubungan itu.
Selamat Menyambut Tahun Baru yang Penuh Pengharapan.
Monday, December 23, 2024
Apa yang lebih penting dari mencapai Target?
Di sela-sela menjelang akhir tahun, pasti sudah mengira-ngira apakah mencapai apa yang ditargetkan di awal tahun, atau harus berusaha lebih baik di tahun depan?
Terlepas dari mencapai target atau tidak, ada hal yang lebih penting. Untuk mengilustrasikannya, simak cerita singkat berikut:
Pohon Ek tua berdiri tegak di atas kota kecil itu, cabang-cabangnya yang berbonggol menjulang ke langit seperti tangan yang lapuk. Di bawah naungannya, seorang anak laki-laki bernama Ethan duduk, alisnya berkerut penuh konsentrasi saat ia dengan cermat mengukir burung kayu. Ia bertekad untuk memenangkan kompetisi ukiran kayu tahunan kota itu, sebuah mimpi yang telah ia pelihara sejak kecil.
Ethan mencurahkan seluruh jiwanya ke dalam proyek itu, menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari untuk mengasah keterampilannya. Ia menghadapi banyak tantangan: kayunya pecah, pahatnya tergelincir, dan keraguan terus menyerang bahwa ia tidak cukup berbakat. Namun, dalam setiap kemunduran, Ethan belajar dan bertumbuh. Ia menemukan kesabaran, ketahanan, dan apresiasi baru terhadap keindahan kayu yang rumit.
Hari kompetisi akhirnya tiba. Ethan, tangannya sedikit gemetar, mempersembahkan burungnya. Burung itu tidak sempurna; ketidaksempurnaan kecil merusak salah satu sayapnya. Namun saat ia menjelaskan tantangan yang telah ia atasi dan pelajaran yang telah ia pelajari, keheningan menyelimuti kerumunan.
Para juri berunding, dan ketika mereka mengumumkan pemenangnya, bukan Ethan. Kekecewaan menyelimuti dirinya, tetapi kemudian dia melihat-lihat karya lainnya. Karya-karyanya indah, masing-masing merupakan bukti dedikasi dan keterampilan penciptanya.
Saat penduduk kota berbaur, seorang wanita tua yang bijak mendekati Ethan. "Burungmu sangat indah," katanya, matanya berbinar. "Tetapi yang lebih penting, lihatlah dirimu yang sekarang."
Ethan menatap tangannya yang kapalan, garis-garisnya terukir dengan kenangan akan latihan berjam-jam yang tak terhitung jumlahnya. Dia memikirkan kesabaran yang telah dia kembangkan, ketahanan yang telah dia bangun, dan penghargaan atas proses yang telah dia peroleh. Dia menyadari bahwa perjalanan itu, dengan segala perjuangan dan kemenangannya, telah mengubahnya lebih dari hadiah apa pun.
Sejak hari itu, Ethan terus mengukir, bukan untuk kompetisi atau penghargaan, tetapi untuk kegembiraan berkreasi dan kepuasan menjadi versi dirinya yang lebih baik, satu detail rumit pada satu waktu.
"What you get by achieving your goals is not as important as by what you have become by achieving your goals". -- Zig ziglar
Terlepas dari mencapai target atau tidak, ada hal yang lebih penting. Untuk mengilustrasikannya, simak cerita singkat berikut:
Pohon Ek tua berdiri tegak di atas kota kecil itu, cabang-cabangnya yang berbonggol menjulang ke langit seperti tangan yang lapuk. Di bawah naungannya, seorang anak laki-laki bernama Ethan duduk, alisnya berkerut penuh konsentrasi saat ia dengan cermat mengukir burung kayu. Ia bertekad untuk memenangkan kompetisi ukiran kayu tahunan kota itu, sebuah mimpi yang telah ia pelihara sejak kecil.
Ethan mencurahkan seluruh jiwanya ke dalam proyek itu, menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari untuk mengasah keterampilannya. Ia menghadapi banyak tantangan: kayunya pecah, pahatnya tergelincir, dan keraguan terus menyerang bahwa ia tidak cukup berbakat. Namun, dalam setiap kemunduran, Ethan belajar dan bertumbuh. Ia menemukan kesabaran, ketahanan, dan apresiasi baru terhadap keindahan kayu yang rumit.
Hari kompetisi akhirnya tiba. Ethan, tangannya sedikit gemetar, mempersembahkan burungnya. Burung itu tidak sempurna; ketidaksempurnaan kecil merusak salah satu sayapnya. Namun saat ia menjelaskan tantangan yang telah ia atasi dan pelajaran yang telah ia pelajari, keheningan menyelimuti kerumunan.
Para juri berunding, dan ketika mereka mengumumkan pemenangnya, bukan Ethan. Kekecewaan menyelimuti dirinya, tetapi kemudian dia melihat-lihat karya lainnya. Karya-karyanya indah, masing-masing merupakan bukti dedikasi dan keterampilan penciptanya.
Saat penduduk kota berbaur, seorang wanita tua yang bijak mendekati Ethan. "Burungmu sangat indah," katanya, matanya berbinar. "Tetapi yang lebih penting, lihatlah dirimu yang sekarang."
Ethan menatap tangannya yang kapalan, garis-garisnya terukir dengan kenangan akan latihan berjam-jam yang tak terhitung jumlahnya. Dia memikirkan kesabaran yang telah dia kembangkan, ketahanan yang telah dia bangun, dan penghargaan atas proses yang telah dia peroleh. Dia menyadari bahwa perjalanan itu, dengan segala perjuangan dan kemenangannya, telah mengubahnya lebih dari hadiah apa pun.
Sejak hari itu, Ethan terus mengukir, bukan untuk kompetisi atau penghargaan, tetapi untuk kegembiraan berkreasi dan kepuasan menjadi versi dirinya yang lebih baik, satu detail rumit pada satu waktu.
"What you get by achieving your goals is not as important as by what you have become by achieving your goals". -- Zig ziglar
Sunday, December 08, 2024
Sudahkan bersyukur hari ini?
It's Christmas Concert Time, It's a Family Reunion Time, It's a Holiday season. Tidak terasa sudah masuk bulan Desember, bulan terakhir dalam tahun dan juga bulan yang dinanti - dinanti untuk musim liburan, dinanti untuk perayaan menyambut Natal dan Tahun Baru, Lembaran baru.
Seperti yang lagi trend sekarang orang-orang nonton konser musik, kami membuka bulan Desember dengan Nonton Konser Musik Natal di Aula Simfoni Jakarta, Kemayoran. Ya itu konser musik klasik. Dalam kesempatan ini saya mencari kegiatan yang bisa pergi bersama Papa.
Teringat masa kecil, saya yang sering ditinggal kakak-kakak (mereka hanya terpaut 1 tahun), karena saya umurnya lebih muda (dianggap anak Bawang), jika pergi bermain. Di saat seperti itu, Papa yang selalu menemani, memberi motivasi, mengajarkan pelajaran sekolah, bersepeda, berenang, dan dukungan lainnya sampai saya lulus SMA. Terutama dalam hal mengambil raport, Papa selalu hadir untuk bertemu dengan Guru Wali Kelas, dalam hal itu saya selalu termotivasi untuk mendapatkan hasil raport yang bagus, supaya membuat bangga.
Dulu saya selalu beranggapan semua anak pasti punya orang tua, Ibu dan Bapak, dan hadir dalam keluarga. Sampai saya kuliah ke Jakarta, baru saya menyadari, bahwa saya termasuk anak yang paling beruntung, karena tidak semua orang berkesempatan seperti itu.
Jadi sampai saat ini pun saya masih belajar bersyukur untuk segala yang saya miliki, bukan menangisi apa yang tidak saya miliki; karena mungkin di luar sana banyak orang yang sedang memimpikan apa yang kita miliki sekarang.
Nah, apakah Anda sudah bersyukur hari ini? 😉
Seperti yang lagi trend sekarang orang-orang nonton konser musik, kami membuka bulan Desember dengan Nonton Konser Musik Natal di Aula Simfoni Jakarta, Kemayoran. Ya itu konser musik klasik. Dalam kesempatan ini saya mencari kegiatan yang bisa pergi bersama Papa.
Teringat masa kecil, saya yang sering ditinggal kakak-kakak (mereka hanya terpaut 1 tahun), karena saya umurnya lebih muda (dianggap anak Bawang), jika pergi bermain. Di saat seperti itu, Papa yang selalu menemani, memberi motivasi, mengajarkan pelajaran sekolah, bersepeda, berenang, dan dukungan lainnya sampai saya lulus SMA. Terutama dalam hal mengambil raport, Papa selalu hadir untuk bertemu dengan Guru Wali Kelas, dalam hal itu saya selalu termotivasi untuk mendapatkan hasil raport yang bagus, supaya membuat bangga.
Dulu saya selalu beranggapan semua anak pasti punya orang tua, Ibu dan Bapak, dan hadir dalam keluarga. Sampai saya kuliah ke Jakarta, baru saya menyadari, bahwa saya termasuk anak yang paling beruntung, karena tidak semua orang berkesempatan seperti itu.
Jadi sampai saat ini pun saya masih belajar bersyukur untuk segala yang saya miliki, bukan menangisi apa yang tidak saya miliki; karena mungkin di luar sana banyak orang yang sedang memimpikan apa yang kita miliki sekarang.
Nah, apakah Anda sudah bersyukur hari ini? 😉
Thursday, November 28, 2024
Turning your adversity to an opportunity!
Olah raga bukan suatu keterampilan kekuatan saya, terutama olah raga permainan beregu, seperti Basket, Volley atau pun bulu tangkis. Dalam hal ini, berpostur tubuh yang kurus dan kecil memang bukan suatu keuntungan. Oleh karena itu saya juga tidak pernah terpilih untuk mewakili kelas apalagi sekolah untuk berpartisipasi dalam perlombaan olah raga maupun seni.
Justru kelemahan itu yang selalu mendorong saya untuk mencari keunggulan lain, seperti kemampuan akademik, kekuatan mengingat dan menganalisa. Bahkan pernah Wali Kelas semasa kelas satu SMA dulu, melabrak guru Olah raga karena memberi nilai merah pada mata pelajaran olah raga kepada saya. Sang wali kelas, membela anak murid seperti saya, memiliki nilai cemerlang untuk semua mata pelajaran lainnya dan tidak terima dijatuhkan hanya karena satu keterampilan fisik.
Seperti cerita saya, kita semua mungkin memiliki beberapa kelemahan. Namun diantara kelemahan-kelemahan itu, kita pasti memiliki banyak kelebihan lainnya. Jangan biarkan kelemahan itu malah membuat kita mundur apalagi menyerah. Justru seharusnya kita berfokus pada kekuatan kita untuk membawa kita pada level selanjutnya.
Hal yang serupa mengingatkan saya pada Tulisan saya setahun yang lalu : https://gracia-triana.blogspot.com/2023/04/arti-tanah-merah.html
Mungkin Kamu punya cerita menarik yang menginspirasi? Share yah di comment.
PS: Walau saya tidak ahli dalam olah raga, tapi saya rajin berolah raga untuk menjaga Kesehatan dan kebugaran setiap hari.
Justru kelemahan itu yang selalu mendorong saya untuk mencari keunggulan lain, seperti kemampuan akademik, kekuatan mengingat dan menganalisa. Bahkan pernah Wali Kelas semasa kelas satu SMA dulu, melabrak guru Olah raga karena memberi nilai merah pada mata pelajaran olah raga kepada saya. Sang wali kelas, membela anak murid seperti saya, memiliki nilai cemerlang untuk semua mata pelajaran lainnya dan tidak terima dijatuhkan hanya karena satu keterampilan fisik.
Seperti cerita saya, kita semua mungkin memiliki beberapa kelemahan. Namun diantara kelemahan-kelemahan itu, kita pasti memiliki banyak kelebihan lainnya. Jangan biarkan kelemahan itu malah membuat kita mundur apalagi menyerah. Justru seharusnya kita berfokus pada kekuatan kita untuk membawa kita pada level selanjutnya.
Hal yang serupa mengingatkan saya pada Tulisan saya setahun yang lalu : https://gracia-triana.blogspot.com/2023/04/arti-tanah-merah.html
Mungkin Kamu punya cerita menarik yang menginspirasi? Share yah di comment.
PS: Walau saya tidak ahli dalam olah raga, tapi saya rajin berolah raga untuk menjaga Kesehatan dan kebugaran setiap hari.
Sunday, November 17, 2024
Selling Without Talking!
Menjual tanpa berbicara tentang produk yang dijual. Buat beberapa orang mungkin menjual adalah suatu momok. Aspek ketakutannya dimulai dari alasan berikut:
Beberapa hari yang lalu, saya mendapat Telpon dari seorang Nasabah, meminta saya ke rumahnya. Singkat cerita, saya bertemu dengan sang nasabah, lalu mendiskusikan permasalahannya dan ingin membeli Produk Warisan yang Ahli Warisnya adalah Anak Tunggalnya. Saya memberikan solusi dan Deal dengan budget yang sudah dipersiapkan oleh Nasabah.
Dikasus yang lain saya mendapat referensi dari seorang nasabah, yang beberapa bulan yang lalu terdiagnosa sakit kanker. Saat ini pengobatan dan kemoterapi masih berjalan, dan beberapa klaim biaya Kemoterapi sudah dibayarkan. Beliau mengatakan keponakannya ingin memiliki Asuransi Kesehatan yang sama.
Di satu sisi Menjual itu akan terasa susah buat sebagian orang, namun banyak kasus para Top Sales bisa saja mendapat Deal dengan mudah. Jadi apa rahasianya supaya berhasil menjual? Sebuah kutipan dari Zig Ziglar - "If People like you, they will listen to you, but if they trust you, they'll do business with you". Diterjemahkan bebas, "Jika orang menyukai Anda, mereka akan mendengarkan Anda, tetapi jika mereka mempercayai Anda, mereka akan berbisnis dengan Anda".
Artinya untuk terjadinya suatu transaksi (Tukar menukar) baik materi ataupun pemikiran/ide, Hubungan baik antar sesama menjadi sangat penting. Bagaimana orang akan menyukai Anda, jika mereka tidak mengenal Anda. Bagaimana orang bisa percaya kepada Anda, jika tidak pernah berinteraksi dengan Anda? Jadi banyak hal (bukan hanya "Jualan") akan menjadi lebih mudah, jika kita mempunyai hubungan baik dengan banyak orang.
Bagaimana pendapat Anda?
- Saya itu introvert tidak bisa berjualan/menawarkan barang
- Hmmm, ngga tau gimana cara memulai pembicaraannya
- Ah nanti ditolak sama calon klien gimana? nanti malah dijauhi sama teman-teman gimana?
Beberapa hari yang lalu, saya mendapat Telpon dari seorang Nasabah, meminta saya ke rumahnya. Singkat cerita, saya bertemu dengan sang nasabah, lalu mendiskusikan permasalahannya dan ingin membeli Produk Warisan yang Ahli Warisnya adalah Anak Tunggalnya. Saya memberikan solusi dan Deal dengan budget yang sudah dipersiapkan oleh Nasabah.
Dikasus yang lain saya mendapat referensi dari seorang nasabah, yang beberapa bulan yang lalu terdiagnosa sakit kanker. Saat ini pengobatan dan kemoterapi masih berjalan, dan beberapa klaim biaya Kemoterapi sudah dibayarkan. Beliau mengatakan keponakannya ingin memiliki Asuransi Kesehatan yang sama.
Di satu sisi Menjual itu akan terasa susah buat sebagian orang, namun banyak kasus para Top Sales bisa saja mendapat Deal dengan mudah. Jadi apa rahasianya supaya berhasil menjual? Sebuah kutipan dari Zig Ziglar - "If People like you, they will listen to you, but if they trust you, they'll do business with you". Diterjemahkan bebas, "Jika orang menyukai Anda, mereka akan mendengarkan Anda, tetapi jika mereka mempercayai Anda, mereka akan berbisnis dengan Anda".
Artinya untuk terjadinya suatu transaksi (Tukar menukar) baik materi ataupun pemikiran/ide, Hubungan baik antar sesama menjadi sangat penting. Bagaimana orang akan menyukai Anda, jika mereka tidak mengenal Anda. Bagaimana orang bisa percaya kepada Anda, jika tidak pernah berinteraksi dengan Anda? Jadi banyak hal (bukan hanya "Jualan") akan menjadi lebih mudah, jika kita mempunyai hubungan baik dengan banyak orang.
Bagaimana pendapat Anda?
Sunday, November 10, 2024
Tahukan Anda bahwa penyakit juga dapat muncul dari pikiran?
Berikut adalah kutipan dari buku "Letting Go" - David R. Hawkins:
Inilah dinamika di balik penyakit. Mekanisme-mekanisme ini berjalan melalui perubahan-perubahan yang ditimbulkan pikiran dalam aliran energi dari system bio-energi dan melalui limpahan energi yang tertekan ke dalam system saraf otonom.
Pikiran ini sangat kuat karena memiliki level vibrasi yang tinggi. Sebuah pikiran sebenarnya dalah "Sesuatu"; ia memiliki pola energi. Semakin banyak energi yang kita berikan padanya, semakin banyak kekuatan yang dimilikinya untuk memanifestasikan dirinya secara fisik.
Kekuatan pikiran atas tubuh ditunjukkan oleh riset klinis. Misalnya, dalam satu studi, sekelompok perempuan diberitahu bahwa mereka akan diberi suntikan hormon untuk membuat periode menstruasi mereka maju dua minggu lebih awal. Sebenarnya, mereka hanya diberi suntikan garam placebo (Bohong-bohongan). Meskipun demikian, lebih dari 70% perempuan mengalami ketegangan pra-menstruasi lebih awal dengan semua gejala fisik dan psikologis. Dan juga ada serangkaian eksperimen lainnya.
Sir John Eccles, pemenang Nobel, menyatakan bahwa setelah studi seumur hidup, menjadi jelas bahwa otak bukanlah asal-mulai pikiran, seperti yang diyakini sains dan kedokteran, melainkan sebaliknya. Pikiran mengendalikan otak, yang bertindak sebagai stasiun penerima, seperti switchboard yang menerima bentuk-bentuk pikiran dan kemudian menerjemahkannya ke dalam fungsi syaraf dan penyimpanan memori.
Misalnya, hingga saat ini diyakini bahwa gerakan-gerakan otot berasal dari korteks motorik otak. Tetap sekarang, seperti yang dilaporkan oleh Eccles, niat bergerak dicatat oleh area motorik tambahan disebelah korteks motorik. Oleh karena itu, otak diaktivasi oleh niat pikiran dan bukan sebaliknya.
Setelah mengetahui Fakta ini bahwa Meskipun pikiran dapat memicu penyakit, tidak semua penyakit disebabkan oleh pikiran. Bagaimana Anda akan mengendalikan Pikiran?
Inilah dinamika di balik penyakit. Mekanisme-mekanisme ini berjalan melalui perubahan-perubahan yang ditimbulkan pikiran dalam aliran energi dari system bio-energi dan melalui limpahan energi yang tertekan ke dalam system saraf otonom.
Pikiran ini sangat kuat karena memiliki level vibrasi yang tinggi. Sebuah pikiran sebenarnya dalah "Sesuatu"; ia memiliki pola energi. Semakin banyak energi yang kita berikan padanya, semakin banyak kekuatan yang dimilikinya untuk memanifestasikan dirinya secara fisik.
Kekuatan pikiran atas tubuh ditunjukkan oleh riset klinis. Misalnya, dalam satu studi, sekelompok perempuan diberitahu bahwa mereka akan diberi suntikan hormon untuk membuat periode menstruasi mereka maju dua minggu lebih awal. Sebenarnya, mereka hanya diberi suntikan garam placebo (Bohong-bohongan). Meskipun demikian, lebih dari 70% perempuan mengalami ketegangan pra-menstruasi lebih awal dengan semua gejala fisik dan psikologis. Dan juga ada serangkaian eksperimen lainnya.
Sir John Eccles, pemenang Nobel, menyatakan bahwa setelah studi seumur hidup, menjadi jelas bahwa otak bukanlah asal-mulai pikiran, seperti yang diyakini sains dan kedokteran, melainkan sebaliknya. Pikiran mengendalikan otak, yang bertindak sebagai stasiun penerima, seperti switchboard yang menerima bentuk-bentuk pikiran dan kemudian menerjemahkannya ke dalam fungsi syaraf dan penyimpanan memori.
Misalnya, hingga saat ini diyakini bahwa gerakan-gerakan otot berasal dari korteks motorik otak. Tetap sekarang, seperti yang dilaporkan oleh Eccles, niat bergerak dicatat oleh area motorik tambahan disebelah korteks motorik. Oleh karena itu, otak diaktivasi oleh niat pikiran dan bukan sebaliknya.
Setelah mengetahui Fakta ini bahwa Meskipun pikiran dapat memicu penyakit, tidak semua penyakit disebabkan oleh pikiran. Bagaimana Anda akan mengendalikan Pikiran?
Sunday, October 20, 2024
What Will You Be Remembered For?
It's often only when we're faced with a crisis that we truly contemplate certain aspects of life. I remember one such moment on my birthday eleven years ago. I took a day off for a medical checkup, which included an ultrasound of my stomach. The doctor discovered a mass near my uterus. Confused, I asked what she meant. She explained that a mass could be a tumor, but she couldn't determine whether it was benign or malignant. I underwent further tests to find out. As I awaited the results, it felt like my world was crumbling. Suddenly, everything seemed to slow down. Questions raced through my mind: What if it's malignant? Do I only have three months left? Have I done enough for my family, friends, and community? Sadly, at that time the only answer I could come up with was that I'd been consumed by work since graduating from university.
Have you ever considered how people will remember you after you're gone? What kind of legacy would you like to leave for your children, family, or community? What testimony would you hope to hear from your friends, children, or grandchildren on your 80th birthday? Even if that seems too far away, for those still in their prime, what legacy would you like to leave at your last workplace before moving on to new opportunities?
Fortunately, my test result turned out all good, nothing that need to be worried about. From that moment, I changed my life goals right away, and I am happy I realised it before all are too late.
Have you ever considered how people will remember you after you're gone? What kind of legacy would you like to leave for your children, family, or community? What testimony would you hope to hear from your friends, children, or grandchildren on your 80th birthday? Even if that seems too far away, for those still in their prime, what legacy would you like to leave at your last workplace before moving on to new opportunities?
Fortunately, my test result turned out all good, nothing that need to be worried about. From that moment, I changed my life goals right away, and I am happy I realised it before all are too late.
Sunday, October 13, 2024
Bunga berkembang di Lingkungan yang Tepat.
Bayangkan benih bunga yang kecil, rapuh, dan mudah diabaikan. Namun, jika ditanam dalam kondisi yang tepat — sinar matahari yang hangat, tanah yang subur, dan curah hujan yang cukup — benih itu dapat berkembang menjadi bunga yang indah dan mempercantik taman.
Demikian pula, orang dapat berkembang jika berada di lingkungan yang tepat. Lingkungan ini bukan hanya tentang lokasi fisik, tetapi juga meliputi:
Demikian pula, orang dapat berkembang jika berada di lingkungan yang tepat. Lingkungan ini bukan hanya tentang lokasi fisik, tetapi juga meliputi:
- Hubungan yang mendukung: Teman, keluarga, dan mentor yang mendorong, mengangkat, dan percaya kepada Anda.
- Peluang untuk berkembang: Pekerjaan, pendidikan, dan pengalaman yang memungkinkan Anda untuk belajar, berkembang, dan mencapai potensi penuh Anda.
- Rasa memiliki: Komunitas tempat Anda merasa diterima, dihargai, dan terhubung dengan orang lain.
- Keseimbangan yang sehat: Waktu untuk istirahat, relaksasi, dan mengejar minat di luar pekerjaan.
Saturday, October 12, 2024
Salahkah memakai koneksi untuk sukses?
Mungkin topik yang akan saya bahas kali ini agak kontroversi, yaitu mengenai menggunakan pengaruh Keluarga (orang tua, saudara atau keluarga lainnya) untuk meningkatkan karier. Seringkali kita mendengar komentar seperti berikut:
Di satu sisi, tidak dapat disangkal bahwa memiliki orang tua atau anggota keluarga yang memiliki koneksi yang luas dapat memberikan keuntungan. Keuntungan tersebut dapat mencakup akses ke Jaringan orang-orang yang berpengaruh dalam perusahaan atau institusi, Peluang mendapat bimbingan, atau pun dukungan Finansial yang dapat mendorong kemajuan karier.
Walaupun begitu, ada juga yang sudah menggunakan pengaruh tersebut tetapi tidak menjadikan orang tersebut sukses. Contohnya Bisnis yang sudah dirintis oleh generasi pertama, tapi menjadi bangkrut di generasi ketiga. Contoh lainnya, seseorang terlahir di keluarga kaya tetapi terlalu dimanja sehingga tidak memiliki motivasi dan bakat yang diperlukan untuk memanfaatkan peluang yang dimiliki. Kondisi ini membuat mereka menyia-nyiakan sumber daya yang ada, lalu menjadi puas diri, dan akhirnya juga tidak membawa kemajuan karier.
Ini menunjukkan bahwa mengandalkan Pengaruh Keluarga saja tidak efektif untuk meningkatkan karier. Hal tersebut dapat menimbulkan rasa berhak, yang berujung pada kurangnya kemandirian dan motivasi. Selain itu, jika karier seseorang dibangun atas koneksi dan bukan prestasi, kariernya bisa rapuh dan rentan terhadap perubahan keadaan.
Pada akhirnya, karier yang paling sukses sering kali dibangun atas kombinasi bakat, kerja keras, dan jaringan strategis. Meskipun pengaruh orang tua dan keluarga tentu saja dapat menjadi faktor menambah keuntungan, hal itu seharusnya bukan satu-satunya penentu keberhasilan profesional seseorang.
Bagaimana menurut Anda?
- "Iyalah dia sukses, karena bapaknya sudah memberikan modal dan fasilitas ..."
- "Pantes saja dia bisa maju, karena relasi orang tuanya yang ... "
- "Wajar saja dia berhasil, karena pamannya yang berpengalaman langsung membimbingnya ..."
Di satu sisi, tidak dapat disangkal bahwa memiliki orang tua atau anggota keluarga yang memiliki koneksi yang luas dapat memberikan keuntungan. Keuntungan tersebut dapat mencakup akses ke Jaringan orang-orang yang berpengaruh dalam perusahaan atau institusi, Peluang mendapat bimbingan, atau pun dukungan Finansial yang dapat mendorong kemajuan karier.
Walaupun begitu, ada juga yang sudah menggunakan pengaruh tersebut tetapi tidak menjadikan orang tersebut sukses. Contohnya Bisnis yang sudah dirintis oleh generasi pertama, tapi menjadi bangkrut di generasi ketiga. Contoh lainnya, seseorang terlahir di keluarga kaya tetapi terlalu dimanja sehingga tidak memiliki motivasi dan bakat yang diperlukan untuk memanfaatkan peluang yang dimiliki. Kondisi ini membuat mereka menyia-nyiakan sumber daya yang ada, lalu menjadi puas diri, dan akhirnya juga tidak membawa kemajuan karier.
Ini menunjukkan bahwa mengandalkan Pengaruh Keluarga saja tidak efektif untuk meningkatkan karier. Hal tersebut dapat menimbulkan rasa berhak, yang berujung pada kurangnya kemandirian dan motivasi. Selain itu, jika karier seseorang dibangun atas koneksi dan bukan prestasi, kariernya bisa rapuh dan rentan terhadap perubahan keadaan.
Pada akhirnya, karier yang paling sukses sering kali dibangun atas kombinasi bakat, kerja keras, dan jaringan strategis. Meskipun pengaruh orang tua dan keluarga tentu saja dapat menjadi faktor menambah keuntungan, hal itu seharusnya bukan satu-satunya penentu keberhasilan profesional seseorang.
Bagaimana menurut Anda?
Sunday, October 06, 2024
Mau Sukses dengan Mudah, bisa?
Sering kali kita merasa terinspirasi dengan cerita "From Zero to Hero", yang tadinya bukan siapa-siapa, mungkin sangat miskin, menderita atau dibully, lalu melalui kerja keras akhirnya menjadi Sukses, Kaya dan Terkenal.
Umumnya cerita seperti itulah yang digemari banyak orang. Lalu apakah untuk mencapai sukses selalu melibatkan penderitaan dan kerja keras ekstrem? Saya pikir Konsep "Kerja Keras" itu relatif dan bisa berbeda-beda bagi setiap orang.
Setelah saya renung-renungkan lagi, bisa saja sukses tanpa harus bersusah payah (bukan berarti diam saja, tetap melakukan usaha) - ini alasannya:
Bagaimana menurut pendapat Anda?
Umumnya cerita seperti itulah yang digemari banyak orang. Lalu apakah untuk mencapai sukses selalu melibatkan penderitaan dan kerja keras ekstrem? Saya pikir Konsep "Kerja Keras" itu relatif dan bisa berbeda-beda bagi setiap orang.
Setelah saya renung-renungkan lagi, bisa saja sukses tanpa harus bersusah payah (bukan berarti diam saja, tetap melakukan usaha) - ini alasannya:
- Kecerdasan Emosional (EQ) : Salah satu karakter yang dimiliki oleh orang sukses adalah mampu mengelola emosi, membangun hubungan baik, dan mengambil keputusan yang tepat. Hal ini seringkali mendatangkan peluang baik kepada mereka.
- Kreativitas dan Inovasi : Orang-orang kreatif sering kali menemukan solusi yang unik untuk masalah yang ada. Inovasi mereka bisa membawa mereka pada kesuksesan yang tidak terduga.
- Networking : Membangun jaringan yang luas dan kuat dapat membuka banyak pintu peluang. Koneksi yang baik bisa mempercepat pencapaian tujuan.
- Mentorship : Memiliki mentor yang berpengalaman bisa memberikan bimbingan dan dukungan yang sangat berharga, sehingga menghindari mereka dari berbuat kesalahan yang tidak perlu.
- Keberuntungan : Faktor X yang tidak terduga. Terkadang, berada di tempat yang tepat pada Waktu yang tepat bisa mengubah segalanya.
Bagaimana menurut pendapat Anda?
Monday, September 30, 2024
Letting Go - Dr. Hawkins.
Apakah Anda pernah mengalami salah satu hal berikut:
Saya direkomendasikan untuk membaca buku ini, karena saya juga mengalami hal-hal yang disebut di atas. Saya menemukan banyak pencerahan dalam perjalanan membaca buku ini. Banyak hal yang saya pikir bukan masalah, namun itu lah yang sebenarnya menjadi penghambat jalannya pengembangan diri.
Buku Letting Go adalah sebuah buku yang menjelaskan cara paling efektif untuk menyirnakan berbagai hambatan batin menuju pencerahan. Buku ini ditulis oleh Dr. Hawkins. Beliau didera puluhan penyakit kronis yang tak tersembuhkan oleh metode medis, Dr Hawkins memasrahkan semua penyakitnya hingga satu per satu sirna. Hampir semua penyakit fisik dan mental yang disebabkan oleh emosi-emosi negatif yang terpendam di alam Bawah-sadar. Ketika emosi-emosi itu dilepaskan melalui sikap pasrah, kesembuhan pun terjadi dengan sendirinya.
Jika Anda telah mengikuti banyak program pemberdayaan-diri dan jalan spiritual tetapi masih merasa menderita, berhentilah sejenak, baca buku ini agar tahu penyebabnya. Dr. Hawkins, seorang scientist dan mistikus modern, akan memandu Anda menyelam ke dalam diri, untuk menemukan kebahagiaan sejati yang merupakan hakikat jiwa setiap manusia.
- Merasa memiliki kapasitas dan kemampuan, namun hasil pencapaiannya tidak sesuai dengan yang diharapkan.
- Sudah menjaga gaya hidup dan pola makan, mengapa tetap saja mengalami sakit.
- Merasa hidup Anda tidak mengalami kemajuan, stagnant dan begitu-begitu saja.
- Merasa hidup ini sulit sekali buat Anda jalani, selalu ada rintangan yang menghadang dalam mencapai sesuatu.
- Mengalami sulit untuk memulai sesuatu, takut gagal.
Saya direkomendasikan untuk membaca buku ini, karena saya juga mengalami hal-hal yang disebut di atas. Saya menemukan banyak pencerahan dalam perjalanan membaca buku ini. Banyak hal yang saya pikir bukan masalah, namun itu lah yang sebenarnya menjadi penghambat jalannya pengembangan diri.
Buku Letting Go adalah sebuah buku yang menjelaskan cara paling efektif untuk menyirnakan berbagai hambatan batin menuju pencerahan. Buku ini ditulis oleh Dr. Hawkins. Beliau didera puluhan penyakit kronis yang tak tersembuhkan oleh metode medis, Dr Hawkins memasrahkan semua penyakitnya hingga satu per satu sirna. Hampir semua penyakit fisik dan mental yang disebabkan oleh emosi-emosi negatif yang terpendam di alam Bawah-sadar. Ketika emosi-emosi itu dilepaskan melalui sikap pasrah, kesembuhan pun terjadi dengan sendirinya.
Jika Anda telah mengikuti banyak program pemberdayaan-diri dan jalan spiritual tetapi masih merasa menderita, berhentilah sejenak, baca buku ini agar tahu penyebabnya. Dr. Hawkins, seorang scientist dan mistikus modern, akan memandu Anda menyelam ke dalam diri, untuk menemukan kebahagiaan sejati yang merupakan hakikat jiwa setiap manusia.
Thursday, September 19, 2024
Nasehat sang Penulis - Pelajaran Kehidupan.
Penulis Jon Gordon berkata: 'Dulu [ketika masih anak-anak] kita melompat dari arena bermain dan menaiki wahana roller coaster. Tidak ada tujuan yang tidak mungkin tercapai. Kemudian [ketika kita dewasa] orang-orang yang ragu menghalangi kita untuk mengejar mimpi kita, lalu berkata: "Kamu gila, ini terlalu sulit, bermain aman saja. Mimpi tidak diperuntukkan bagi orang-orang seperti kita". Mereka menanamkan rasa tidak aman dalam diri kita. Dengan begitu banyak orang mengatakan kita tidak bisa, dan begitu sedikit yang mengatakan kita bisa, kita membiarkan rasa takut masuk ke dalam hidup kita. Kita begitu takut kehilangan apa yang kita miliki sehingga kita tidak mengejar apa yang kita inginkan.
Kita berpegang teguh pada status quo sehingga kita tidak pernah mengalami apa yang mungkin terjadi. Saya menyebutnya “bermain untuk kalah”. Kita melihatnya dalam olahraga. Ketika sebuah tim memimpin, mereka mulai berpikir tentang bagaimana agar tidak kalah alih-alih bagaimana untuk menang. Mereka bermain aman dan takut sementara tim lain mengambil risiko, bermain tanpa rasa takut, dan menang. Daud berkata, “Tuhan adalah kekuatan hidupku; terhadap siapakah aku harus takut?” Menjalani hidup [yang beriman] berarti mengatasi rasa takut dan mengadopsi pola pikir “bermain untuk menang”, yang mengatakan bahkan jika Anda gagal Anda tidak akan menyerah atau membiarkan impian Anda mati.
Kesuksesan tidak secara otomatis diberikan kepada kita, itu dikejar dengan semua energi dan keringat yang dapat kita kerahkan. Rintangan dan perjuangan adalah bagian dari kehidupan. Mereka membuat kita menghargai kesuksesan. Jika semuanya datang dengan mudah, kita tidak akan pernah tahu bagaimana rasanya berhasil. Rintangan dimaksudkan untuk diatasi. Ketakutan dimaksudkan untuk ditaklukkan. Kesuksesan dimaksudkan untuk dicapai. Itu semua adalah bagian dari kehidupan, dan mereka yang berhasil menolak untuk menyerah akan berhasil mencapai garis finish'.
Kita berpegang teguh pada status quo sehingga kita tidak pernah mengalami apa yang mungkin terjadi. Saya menyebutnya “bermain untuk kalah”. Kita melihatnya dalam olahraga. Ketika sebuah tim memimpin, mereka mulai berpikir tentang bagaimana agar tidak kalah alih-alih bagaimana untuk menang. Mereka bermain aman dan takut sementara tim lain mengambil risiko, bermain tanpa rasa takut, dan menang. Daud berkata, “Tuhan adalah kekuatan hidupku; terhadap siapakah aku harus takut?” Menjalani hidup [yang beriman] berarti mengatasi rasa takut dan mengadopsi pola pikir “bermain untuk menang”, yang mengatakan bahkan jika Anda gagal Anda tidak akan menyerah atau membiarkan impian Anda mati.
Kesuksesan tidak secara otomatis diberikan kepada kita, itu dikejar dengan semua energi dan keringat yang dapat kita kerahkan. Rintangan dan perjuangan adalah bagian dari kehidupan. Mereka membuat kita menghargai kesuksesan. Jika semuanya datang dengan mudah, kita tidak akan pernah tahu bagaimana rasanya berhasil. Rintangan dimaksudkan untuk diatasi. Ketakutan dimaksudkan untuk ditaklukkan. Kesuksesan dimaksudkan untuk dicapai. Itu semua adalah bagian dari kehidupan, dan mereka yang berhasil menolak untuk menyerah akan berhasil mencapai garis finish'.
Sunday, September 01, 2024
Benarkah tidak memasang target itu?
Pernahkah merasakan ingin mencapai sesuatu, tapi sepertinya sangat sulit. Lalu Ketika ditanya oleh Orang lain, "Mengapa tidak tercapai?". Lalu saya menjawab, bahwa saya tidak memasang target itu.
Hal tersebut dalam Ungkapan Cina disebut "吃不到葡萄说葡萄酸" (pin yin: Chī bù dào pútáo shuō pútáo suān) artinya: "Anda tidak bisa memakan buah anggurnya, maka Anda mengatakan buah anggur itu asam". Asal Ungkapan tersebut adalah dari cerita berikut:
Seekor Rubah suatu hari melihat seikat buah anggur nan indah dan matang yang tergantung dan menjalar di sepanjang dahan pohon. Buah anggurnya tampak siap mengeluarkan sari buahnya, dan mulut si Rubah berair saat dia menatap buah anggur itu dengan penuh kerinduan.
Tandan itu tergantung di dahan yang tinggi, dan Rubah harus melompat untuk mendapatkannya. Pertama kali dia melompat, dia meleset jauh. Jadi dia berjalan agak jauh dan melompatinya, namun gagal sekali lagi. Berkali-kali ia mencoba, namun sia-sia.
Sekarang dia duduk dan memandangi buah anggur itu dengan jijik.
"Betapa bodohnya aku," katanya. "Di sini aku melelahkan diriku sendiri untuk mendapatkan seikat anggur asam yang tidak layak untuk disia-siakan."
Dan dia berjalan dengan sangat, sangat mencemooh.
Topik tersebut dibahas dalam suatu sesi coaching pribadi, "Jadi bagaimana seharusnya kita menyikapi target yang sulit dicapai?".
Jawaban dari Coach yang sangat bijak, "Tidak ada goal yang terlalu tinggi atau sulit dicapai. Yang ada adalah kemampuan kita yang belum memadai untuk mencapai target tersebut. Jadi supaya target tercapai, tingkatkan keterampilan dan kapasitas".
Jadi alih-alih mencoba menyelamatkan muka dari pandangan orang, lebih baik kita akui kelemahan kita dan persiapkan diri melangkah dan belajar untuk meningkatkan kemampuan. Tetap Semangat untuk Mencapai Target!
Hal tersebut dalam Ungkapan Cina disebut "吃不到葡萄说葡萄酸" (pin yin: Chī bù dào pútáo shuō pútáo suān) artinya: "Anda tidak bisa memakan buah anggurnya, maka Anda mengatakan buah anggur itu asam". Asal Ungkapan tersebut adalah dari cerita berikut:
Seekor Rubah suatu hari melihat seikat buah anggur nan indah dan matang yang tergantung dan menjalar di sepanjang dahan pohon. Buah anggurnya tampak siap mengeluarkan sari buahnya, dan mulut si Rubah berair saat dia menatap buah anggur itu dengan penuh kerinduan.
Tandan itu tergantung di dahan yang tinggi, dan Rubah harus melompat untuk mendapatkannya. Pertama kali dia melompat, dia meleset jauh. Jadi dia berjalan agak jauh dan melompatinya, namun gagal sekali lagi. Berkali-kali ia mencoba, namun sia-sia.
Sekarang dia duduk dan memandangi buah anggur itu dengan jijik.
"Betapa bodohnya aku," katanya. "Di sini aku melelahkan diriku sendiri untuk mendapatkan seikat anggur asam yang tidak layak untuk disia-siakan."
Dan dia berjalan dengan sangat, sangat mencemooh.
Topik tersebut dibahas dalam suatu sesi coaching pribadi, "Jadi bagaimana seharusnya kita menyikapi target yang sulit dicapai?".
Jawaban dari Coach yang sangat bijak, "Tidak ada goal yang terlalu tinggi atau sulit dicapai. Yang ada adalah kemampuan kita yang belum memadai untuk mencapai target tersebut. Jadi supaya target tercapai, tingkatkan keterampilan dan kapasitas".
Jadi alih-alih mencoba menyelamatkan muka dari pandangan orang, lebih baik kita akui kelemahan kita dan persiapkan diri melangkah dan belajar untuk meningkatkan kemampuan. Tetap Semangat untuk Mencapai Target!
Tuesday, August 20, 2024
Buat yang tidak mungkin menjadi mungkin.
Pesta Olah raga dunia Olimpiade baru saja berlalu. Yang menjadi perhatian saya adalah komentar dari Brett Hawke, seorang pelatih renang asal Australia yang juga mantan Atlet renang Olimpiade 2000 & 2004, ketika Pan Zhanle menang dalam lomba renang gaya bebas 100m, yang menyatakan "not humanly possible to beat the field by such a large margin" - Tidak mungkin bagi manusia untuk mengalahkan lawan dengan selisih yang begitu besar. Pan diduga melakukan Doping.
Faktanya para atlet Renang asal Cina dites doping total hampir 200x selama 10 hari di Paris. Ini bukan tanpa alasan. Hal ini dikarenakan kejadian di Januari 2021, tujuh bulan sebelum Olimpiade Tokyo, 23 Atlet renang Cina terdeteksi melakukan Doping, tapi tidak termasuk Pan Zhanle. Walaupun mereka terbebas dari hukuman karena alasan terkontaminasi makanan.
Drama di cabang olah raga renang pun bergulir, akhirnya Pan dinyatakan negatif Doping dan layak membawa pulang 2 medali emas, yaitu cabang renang gaya bebas 100m dan renang estafet 4 x 100m, yang selama 40 tahun terakhir hanya didominasi oleh perenang asal Amerika Serikat dan Negara Barat, 1 medali perak di cabang renang estafet 4 x 200m. Serta memecahkan rekor renang gaya bebas 100m tercepat dengan durasi 46.40 detik, yang sebelumnya diraih oleh dirinya sendiri juga durasi 46.80 detik.
Ketika di wawancara, Pan mengatakan tidak terganggu dengan banyaknya tes doping yang harus dijalani, mengatakan "Itu adalah hal standar sesuai peraturan yang sudah ditentukan". Selain itu di wawancara yang lain, Pan juga mengatakan kunci dari kemenangannya selain kekuatan fisik dan mental adalah memperbaiki Teknik Renang yang diaplikasikan melalui Sport Science.
Hal yang saya pelajari dari kemenangan Pan:
Video
Faktanya para atlet Renang asal Cina dites doping total hampir 200x selama 10 hari di Paris. Ini bukan tanpa alasan. Hal ini dikarenakan kejadian di Januari 2021, tujuh bulan sebelum Olimpiade Tokyo, 23 Atlet renang Cina terdeteksi melakukan Doping, tapi tidak termasuk Pan Zhanle. Walaupun mereka terbebas dari hukuman karena alasan terkontaminasi makanan.
Drama di cabang olah raga renang pun bergulir, akhirnya Pan dinyatakan negatif Doping dan layak membawa pulang 2 medali emas, yaitu cabang renang gaya bebas 100m dan renang estafet 4 x 100m, yang selama 40 tahun terakhir hanya didominasi oleh perenang asal Amerika Serikat dan Negara Barat, 1 medali perak di cabang renang estafet 4 x 200m. Serta memecahkan rekor renang gaya bebas 100m tercepat dengan durasi 46.40 detik, yang sebelumnya diraih oleh dirinya sendiri juga durasi 46.80 detik.
Ketika di wawancara, Pan mengatakan tidak terganggu dengan banyaknya tes doping yang harus dijalani, mengatakan "Itu adalah hal standar sesuai peraturan yang sudah ditentukan". Selain itu di wawancara yang lain, Pan juga mengatakan kunci dari kemenangannya selain kekuatan fisik dan mental adalah memperbaiki Teknik Renang yang diaplikasikan melalui Sport Science.
Hal yang saya pelajari dari kemenangan Pan:
- Jangan membatasi kemungkinan yang bisa terjadi, walaupun sudah sangat berpengalaman. Dengan berjalannya Waktu dan Zaman selalu ada Terobosan baru yang dulunya tidak mungkin, namun sekarang menjadi mungkin.
- Tetap bermental positif terhadap segala perlakuan negatif yang diterima, Everything happened for a reason.
- Jika ingin membuat terobosan baru, harus selalu mencari cara atau metode yang baru. "Make the impossible to become possible".
Video
Mencari kesimbangan.
Konsep otak kiri dan otak kanan adalah untuk menyederhanakan penjelasan mengenai kecenderungan pola pikir seseorang, sebagai berikut:
Aktivitas tersebut tidak selalu harus kita sendiri yang melakukan, tapi bisa juga dengan cara menikmati hal-hal seni tersebut, seperti alih-alih belajar instrument, duduk tenang mendengarkan musik karya Vivaldi, atau dari pada belajar melukis, pergi ke galeri untuk menikmati karya seni rupa oleh para artist ternama.
Ingat, kuncinya adalah menjaga keseimbangan. Tujuannya bukan untuk menekan otak kiri Anda, tetapi untuk meningkatkan kedua belahan otak agar perspektif Anda lebih menyeluruh dan seimbang.
- Otak kiri: umumnya diasosiasikan dengan logika, analisis, kemampuan berbahasa dan proses yang berurutan.
- Otak kanan: sering dikaitkan dengan kreatifitas, intuisi, kesadaran gambaran dan pemikiran secara keseluruhan.
Aktivitas tersebut tidak selalu harus kita sendiri yang melakukan, tapi bisa juga dengan cara menikmati hal-hal seni tersebut, seperti alih-alih belajar instrument, duduk tenang mendengarkan musik karya Vivaldi, atau dari pada belajar melukis, pergi ke galeri untuk menikmati karya seni rupa oleh para artist ternama.
Ingat, kuncinya adalah menjaga keseimbangan. Tujuannya bukan untuk menekan otak kiri Anda, tetapi untuk meningkatkan kedua belahan otak agar perspektif Anda lebih menyeluruh dan seimbang.
Friday, August 09, 2024
Melampaui Batas: Mengapa Zona Nyaman Adalah Musuh Terbesar Pertumbuhan diri?
Kita semua pernah merasakan kenyamanan yang menyelimuti saat berada di zona nyaman. Rutinitas yang sudah terpola, tugas yang sudah dikuasai, dan lingkungan yang familiar memberikan rasa aman dan tenang. Namun, tahukah Anda bahwa kenyamanan ini bisa menjadi jebakan yang berbahaya bagi pertumbuhan karier Anda?
Zona nyaman adalah musuh terbesar bagi pertumbuhan profesional. Ibarat kepompong, kita memang membutuhkan waktu untuk beristirahat dan memulihkan energi. Namun, jika terlalu lama berada di dalam kepompong, kita tidak akan pernah bisa menjadi kupu-kupu yang indah dan bebas terbang.
Mengapa kita harus keluar dari zona nyaman?
Hindari diri untuk berkata "Seandainya waktu itu..." -- Menyesal kemudian tidak ada gunanya. Jadi, siapkan diri Anda untuk terbang lebih tinggi!
Zona nyaman adalah musuh terbesar bagi pertumbuhan profesional. Ibarat kepompong, kita memang membutuhkan waktu untuk beristirahat dan memulihkan energi. Namun, jika terlalu lama berada di dalam kepompong, kita tidak akan pernah bisa menjadi kupu-kupu yang indah dan bebas terbang.
Mengapa kita harus keluar dari zona nyaman?
- Inovasi Terhambat: Ketika kita terlalu nyaman dengan cara kerja yang sama, kita cenderung kehilangan kreativitas dan sulit untuk menghasilkan ide-ide baru.
- Kehilangan Kompetitif: Dunia kerja terus berubah dengan cepat. Jika kita tidak terus belajar dan mengembangkan diri, kita akan tertinggal jauh di belakang para pesaing.
- Potensi yang Terbuang Percuma: Setiap individu memiliki potensi yang tak terbatas. Namun, potensi ini hanya akan terwujud jika kita berani keluar dari zona nyaman dan mencoba hal-hal baru.
- Identifikasi Zona Nyaman Anda: Mulailah dengan mengidentifikasi aktivitas atau situasi yang membuat Anda merasa nyaman namun tidak menantang.
- Tetapkan Target yang Lebih Tinggi: Tetapkan Tujuan yang lebih ambisius dan keluar dari zona nyaman Anda secara bertahap.
- Keluar dari Rutinitas: Cobalah hal-hal baru, seperti mengikuti kursus, mengambil proyek yang berbeda, atau berinteraksi dengan orang-orang dari latar belakang yang berbeda.
- Hadapi Ketakutan: Ketakutan akan kegagalan adalah hal yang wajar. Namun, ingatlah bahwa kegagalan adalah bagian dari proses belajar.
Hindari diri untuk berkata "Seandainya waktu itu..." -- Menyesal kemudian tidak ada gunanya. Jadi, siapkan diri Anda untuk terbang lebih tinggi!
Friday, August 02, 2024
Mengerti Tubuh Anda.
Tubuh kita adalah seperti sebuah mesin kompleks yang dilengkapi dengan sistem peringatan kompleks pula.
Alarm internal ini sering disebut sebagai respon "Fight atau Flight", yang dirancang untuk melindungi diri kita dari bahaya. Namun, terkadang hal ini bisa salah sasaran, sehingga menyebabkan ketegangan dan ketidaknyamanan yang tidak perlu.
Saat tubuh Anda merasakan adanya ancaman, baik nyata maupun khayalan, tubuh melepaskan hormon seperti adrenalin dan kortisol. Hormon-hormon ini mempersiapkan tubuh Anda untuk bertindak dengan meningkatkan detak jantung, tekanan darah, dan ketegangan otot. Meskipun respons ini penting untuk kelangsungan hidup, aktivasi kronis dapat menyebabkan berbagai masalah Kesehatan.
Beberapa contoh sinyal peringatan tersebut seperti migrain, gangguan pencernaan, sering lupa, cepat marah, tidur tidak nyenyak dan lain-lain. Terkadang kita bisa menyalahartikan sinyal itu sebagai suatu penyakit, sehingga kita langsung minum obat untuk mengatasi masalah tersebut, yang sebenarnya tidak perlu.
Beberapa cara yang efektif saya lakukan untuk mengatasi stress, rutin olah raga minimal 3x seminggu, tidur sebelum jam 11 malam, makan makanan yang sehat dengan tepat Waktu. Hal ini sudah saya terapkan sejak 7 tahun yang lalu, dan bersyukur walaupun saya cukup sering ke rumah sakit tetapi untuk tujuan mengurus klaim nasabah, bukan untuk konsultasi Kesehatan saya pribadi.
Memahami sinyal alarm tubuh Anda sangat penting untuk mengelola stres dan mencegah kelelahan. Dengan mengenali tanda-tanda awal, Anda bisa menerapkan strategi untuk menenangkan diri dan mendapatkan kembali kendali.
Alarm internal ini sering disebut sebagai respon "Fight atau Flight", yang dirancang untuk melindungi diri kita dari bahaya. Namun, terkadang hal ini bisa salah sasaran, sehingga menyebabkan ketegangan dan ketidaknyamanan yang tidak perlu.
Saat tubuh Anda merasakan adanya ancaman, baik nyata maupun khayalan, tubuh melepaskan hormon seperti adrenalin dan kortisol. Hormon-hormon ini mempersiapkan tubuh Anda untuk bertindak dengan meningkatkan detak jantung, tekanan darah, dan ketegangan otot. Meskipun respons ini penting untuk kelangsungan hidup, aktivasi kronis dapat menyebabkan berbagai masalah Kesehatan.
Beberapa contoh sinyal peringatan tersebut seperti migrain, gangguan pencernaan, sering lupa, cepat marah, tidur tidak nyenyak dan lain-lain. Terkadang kita bisa menyalahartikan sinyal itu sebagai suatu penyakit, sehingga kita langsung minum obat untuk mengatasi masalah tersebut, yang sebenarnya tidak perlu.
Beberapa cara yang efektif saya lakukan untuk mengatasi stress, rutin olah raga minimal 3x seminggu, tidur sebelum jam 11 malam, makan makanan yang sehat dengan tepat Waktu. Hal ini sudah saya terapkan sejak 7 tahun yang lalu, dan bersyukur walaupun saya cukup sering ke rumah sakit tetapi untuk tujuan mengurus klaim nasabah, bukan untuk konsultasi Kesehatan saya pribadi.
Memahami sinyal alarm tubuh Anda sangat penting untuk mengelola stres dan mencegah kelelahan. Dengan mengenali tanda-tanda awal, Anda bisa menerapkan strategi untuk menenangkan diri dan mendapatkan kembali kendali.
Nobody's perfect.
Sebelumnya saya sering bergumul dengan sifat perfeksionis, sehingga menimbulkan stress yang berkepanjangan dalam diri. Sampai akhirnya saya belajar untuk menerima ketidaksempurnaan maupun kegagalan yang terjadi, dan terus perbaiki diri. Cerita berikut adalah contoh yang sempurna untuk menggambarkan Perfeksionis itu.
Sang Pembuat Tembikar dan Tanah Liat.
Dahulu kala ada seorang pembuat tembikar yang terkenal akan keindahan dan kesempurnaan bejana-bejananya. Setiap karyanya merupakan mahakarya, simetris, dan tanpa cacat. Ketenarannya menyebar jauh dan luas, dan orang-orang datang dari negeri-negeri jauh untuk mengagumi karyanya.
Suatu hari, seorang murid muda bergabung dengan bengkel pembuat tembikar. Karena ingin membuat gurunya terkesan, murid itu bekerja keras tanpa lelah, berjuang untuk mencapai kesempurnaan dalam setiap karya yang diciptakannya. Namun, tidak peduli seberapa keras ia berusaha, bejana-bejananya selalu sedikit tidak sempurna, dengan retakan kecil atau lengkungan yang tidak rata. Dengan putus asa, ia mengakui kegagalannya kepada si pembuat tembikar.
Si pembuat tembikar tersenyum lembut dan berkata, "Kesempurnaan adalah mitos, anakku. Keindahan sebenarnya terletak pada ketidaksempurnaan. Lihatlah bejana ini," katanya, sambil menunjuk ke sebuah tembikar dengan retakan yang terlihat. "Bejana ini tidak sempurna, tetapi dapat menampung air sama baiknya dengan yang lain. Dan lihatlah yang ini," lanjutnya, sambil menunjuk ke sebuah tembikar dengan bibir yang tidak rata. "Bejana ini masih berguna, dan membawa kebahagiaan bagi pemiliknya."
Sang murid memandang pot-pot itu dengan mata baru. Ia menyadari bahwa keindahan setiap bejana tidak terletak pada kesempurnaannya, tetapi pada keunikannya. Sejak hari itu, ia menerima ketidaksempurnaan dalam karyanya, dan tembikarnya pun semakin dihargai karena keasliannya.
Sang tukang tembikar menyimpulkan, "Ingatlah, anakku, yang terpenting adalah perjalanan pembuatan sebuah karya, bukan hasil akhir yang sempurna. Terimalah prosesnya, belajarlah dari kesalahanmu, dan temukan keindahan dalam ketidaksempurnaan."
Perumpamaan ini menunjukkan bahwa kesempurnaan adalah cita-cita yang mustahil dan bahwa keindahan dan nilai sejati dapat ditemukan dalam ketidaksempurnaan dan pertumbuhan.
"My value comes from who I am, not from what I do" - Joshua Metcalf.
Sang Pembuat Tembikar dan Tanah Liat.
Dahulu kala ada seorang pembuat tembikar yang terkenal akan keindahan dan kesempurnaan bejana-bejananya. Setiap karyanya merupakan mahakarya, simetris, dan tanpa cacat. Ketenarannya menyebar jauh dan luas, dan orang-orang datang dari negeri-negeri jauh untuk mengagumi karyanya.
Suatu hari, seorang murid muda bergabung dengan bengkel pembuat tembikar. Karena ingin membuat gurunya terkesan, murid itu bekerja keras tanpa lelah, berjuang untuk mencapai kesempurnaan dalam setiap karya yang diciptakannya. Namun, tidak peduli seberapa keras ia berusaha, bejana-bejananya selalu sedikit tidak sempurna, dengan retakan kecil atau lengkungan yang tidak rata. Dengan putus asa, ia mengakui kegagalannya kepada si pembuat tembikar.
Si pembuat tembikar tersenyum lembut dan berkata, "Kesempurnaan adalah mitos, anakku. Keindahan sebenarnya terletak pada ketidaksempurnaan. Lihatlah bejana ini," katanya, sambil menunjuk ke sebuah tembikar dengan retakan yang terlihat. "Bejana ini tidak sempurna, tetapi dapat menampung air sama baiknya dengan yang lain. Dan lihatlah yang ini," lanjutnya, sambil menunjuk ke sebuah tembikar dengan bibir yang tidak rata. "Bejana ini masih berguna, dan membawa kebahagiaan bagi pemiliknya."
Sang murid memandang pot-pot itu dengan mata baru. Ia menyadari bahwa keindahan setiap bejana tidak terletak pada kesempurnaannya, tetapi pada keunikannya. Sejak hari itu, ia menerima ketidaksempurnaan dalam karyanya, dan tembikarnya pun semakin dihargai karena keasliannya.
Sang tukang tembikar menyimpulkan, "Ingatlah, anakku, yang terpenting adalah perjalanan pembuatan sebuah karya, bukan hasil akhir yang sempurna. Terimalah prosesnya, belajarlah dari kesalahanmu, dan temukan keindahan dalam ketidaksempurnaan."
Perumpamaan ini menunjukkan bahwa kesempurnaan adalah cita-cita yang mustahil dan bahwa keindahan dan nilai sejati dapat ditemukan dalam ketidaksempurnaan dan pertumbuhan.
"My value comes from who I am, not from what I do" - Joshua Metcalf.
Saturday, July 27, 2024
Tidak perlu menunggu Waktu yang sempurna untuk memulai.
Dalam hidup pasti ada rintangan dan kesulitan. Setiap usaha pasti terdapat risiko, masalah, dan ketidakpastian.
Misalkan Anda ingin mengendarai mobil dari Jakarta ke Surabaya, Namun jika bersikeras menunggu hingga benar-benar yakin bahwa tidak akan ada jalan macet, tidak ada masalah mesin, tidak ada cuaca buruk, tidak ada pengemudi mabuk, tidak ada risiko apa pun. Kapan kita akan memulainya? Tidak akan pernah!
Dalam merencanakan perjalanan ke Surabaya, ada baiknya Anda memetakan rute, memeriksa mobil, atau cara lain untuk menghilangkan risiko sebanyak mungkin sebelum Anda memulai. Namun, Anda tidak dapat menghilangkan semua risiko. Punya Asuransi pun tidak dapat mencegah semua risiko itu datang.
Buat keputusan untuk merealisasikan ide-ide mu!
"Don't wait for the perfect moment, Take the moment and make it perfect". - Zoey Sayward
Misalkan Anda ingin mengendarai mobil dari Jakarta ke Surabaya, Namun jika bersikeras menunggu hingga benar-benar yakin bahwa tidak akan ada jalan macet, tidak ada masalah mesin, tidak ada cuaca buruk, tidak ada pengemudi mabuk, tidak ada risiko apa pun. Kapan kita akan memulainya? Tidak akan pernah!
Dalam merencanakan perjalanan ke Surabaya, ada baiknya Anda memetakan rute, memeriksa mobil, atau cara lain untuk menghilangkan risiko sebanyak mungkin sebelum Anda memulai. Namun, Anda tidak dapat menghilangkan semua risiko. Punya Asuransi pun tidak dapat mencegah semua risiko itu datang.
Buat keputusan untuk merealisasikan ide-ide mu!
"Don't wait for the perfect moment, Take the moment and make it perfect". - Zoey Sayward
Sunday, July 21, 2024
Semua bermula dari Pikiran.
Kekecewaaan muncul ketika harapan tidak sesuai dengan kenyataan. Di saat yang sama sering kali menyalahkan orang lain atau keadaan. Contoh hal tersebut sering terjadi ketika gagal dalam mendapatkan promosi, atau kalah dalam pitching suatu project atau hasil pekerjaan kita dikritik.
Saya juga pernah mengalami kekecewaan, ketika saya sangat mengharapkan promosi namun kolega lain yang mendapatkannya. Di saat itu pilihannya adalah kecewa merasa menjadi korban politik kantor dan menyalahkan penilaian atasan yang subjektif, atau menginstrospeksi diri.
Setelah merenung beberapa hari, saya menyadari bahwa kolega yang mendapatkan promosi memang layak mendapatkannya. Dia memiliki tingkat EQ yang lebih luwes disamping kemampuan teknikalnya. Saya terus bertanya pada diri sendiri, "Jadi apa yang dapat saya tingkatkan untuk mendapatkan kesempatan berikutnya?"
Berikut adalah tips dari Benjamin F. Fairless disaat menghadapi kekecewaan:
Saya juga pernah mengalami kekecewaan, ketika saya sangat mengharapkan promosi namun kolega lain yang mendapatkannya. Di saat itu pilihannya adalah kecewa merasa menjadi korban politik kantor dan menyalahkan penilaian atasan yang subjektif, atau menginstrospeksi diri.
Setelah merenung beberapa hari, saya menyadari bahwa kolega yang mendapatkan promosi memang layak mendapatkannya. Dia memiliki tingkat EQ yang lebih luwes disamping kemampuan teknikalnya. Saya terus bertanya pada diri sendiri, "Jadi apa yang dapat saya tingkatkan untuk mendapatkan kesempatan berikutnya?"
Berikut adalah tips dari Benjamin F. Fairless disaat menghadapi kekecewaan:
- Tanyakan pada diri, "Apa yang dapat saya lakukan supaya layak untuk mendapatkan kesempatan berikutnya?"
- Jangan menghabiskan Waktu dan energi untuk Kekecewaan. Stop mengutuki diri. Rencanakan langkah untuk meraih kemenangan berikutnya.
Monday, July 08, 2024
I'm feeling lucky..
I'm feeling lucky..
That's one the short sentence written in the Google Search Engine Website. Then What is the definition of Lucky? According to Merriam-Webster dictionary, Lucky is defined as having good luck, happening by chance.
Is Luck really Happening by Chance? Some says if it happens only once that maybe luck. If twice, it maybe coincidence. If it arises for third times, then it is a pattern, which means we can create our luck.
What I learnt recently, this is the formula
Effort + Opportunity = Luck
We may be don't know when the opportunity come. However, in the mean time we put effort to prepare ourselves. Therefore, whenever the opportunity come we are ready to execute what we have prepared and harvest the result.
Like last Saturday, I won a lucky draw. It seems that I was lucky. In fact, every week I put effort to register my name in the system, so my name have chance to be picked.
It would be the same in Any careers, it seems that person is lucky, to be promoted, won prizes, or to be selected as a key person in a organisation. I believe everything come with a price. You want to get what you want, then put effort to earn it.
That's one the short sentence written in the Google Search Engine Website. Then What is the definition of Lucky? According to Merriam-Webster dictionary, Lucky is defined as having good luck, happening by chance.
Is Luck really Happening by Chance? Some says if it happens only once that maybe luck. If twice, it maybe coincidence. If it arises for third times, then it is a pattern, which means we can create our luck.
What I learnt recently, this is the formula
Effort + Opportunity = Luck
We may be don't know when the opportunity come. However, in the mean time we put effort to prepare ourselves. Therefore, whenever the opportunity come we are ready to execute what we have prepared and harvest the result.
Like last Saturday, I won a lucky draw. It seems that I was lucky. In fact, every week I put effort to register my name in the system, so my name have chance to be picked.
It would be the same in Any careers, it seems that person is lucky, to be promoted, won prizes, or to be selected as a key person in a organisation. I believe everything come with a price. You want to get what you want, then put effort to earn it.
Subscribe to:
Posts (Atom)







































