Sunday, January 18, 2026

Menemukan "Swiss" di Dalam Diri: Catatan dari Dieng.

Minggu lalu, langkah kaki membawa saya ke Yogyakarta untuk menghadiri Leader Conference 2026. Di sela agenda yang padat, saya dan rekan-rekan menyempatkan diri menepi sejenak ke Negeri di Atas Awan, Dieng.

Ini adalah perjalanan pertama saya ke sana, dan jujur, saya terpaku. Menatap hamparan kabut yang memeluk perbukitan hijau dan merasakan udara dingin yang menusuk tulang, batin saya bergumam: "Mengapa harus jauh-jauh ke Swiss jika keajaiban sehebat ini ada di depan mata?" Kita seringkali merasa perlu terbang ribuan kilometer hanya untuk mencari ketenangan (healing), padahal keindahan yang setara ada di tanah kita sendiri.

Refleksi untuk Kita Semua
Seringkali, cara kita memandang hidup mirip dengan perjalanan wisata tadi. Kita menghabiskan energi, waktu, dan biaya untuk mencari "sesuatu" di luar sana—mencari validasi, mencari keajaiban, atau menunggu kesempatan emas datang dari orang lain.

Padahal, jika kita mau menunduk dan melihat ke dalam, ada potensi raksasa yang sedang tertidur di dalam diri kita. Kita memiliki bakat yang belum terasah, kecerdasan yang belum dilatih, dan kekuatan yang belum dimaksimalkan untuk menjemput impian.

Ingatlah: Duniamu tidak akan berubah hanya dengan berpindah tempat, tapi duniamu akan berubah saat kamu meningkatkan kapasitas dirimu.

Saatnya ambil inisiatif, berhentilah terpaku pada apa yang dimiliki orang lain atau apa yang ada di luar jangkauanmu saat ini. Mulailah fokus menggali dan mempertajam setiap potensi yang Tuhan titipkan padamu.

Jangan hanya jadi penonton keberhasilan orang lain.
Jadilah arsitek bagi keterampilanmu sendiri.
Investasikan waktu untuk belajar hal baru setiap hari.

Ketika kamu tumbuh menjadi versi yang lebih baik, lebih terampil, dan lebih tangguh, maka pintu-pintu kemudahan akan terbuka dengan sendirinya. Hidup tidak akan menjadi lebih mudah, tapi kamulah yang menjadi lebih kuat.

Mari berhenti mencari ke luar, dan mulailah bersinar dari dalam!

No comments: