Lionel Messi, nama yang dieluk-elukan dalam beberapa hari ini, sejak Argentina dinobatkan jadi Juara Piala Dunia 2022, di hari Minggu kemaren.
Kondisi ini berbeda sekali dengan peristiwa delapan tahun yang lalu di Piala Dunia 2014. Saat itu Argentina juga merupakan finalis dalam pertandingan skala dunia itu, tapi harus menelan pil pahit menjadi runner up, kalah dari team Panzer, Jerman.
Lalu kalah lagi di Final Copa America 2015 melawan Chile, terus kembali bermain di Piala Dunia 2018, namun gagal lagi. Messi dikritik habis - habisan, "Seorang Bintang tidak bisa membawa negaranya menjadi Juara", "Dia tidak seharusnya ada di Timnas".
Bahkan fotonya dibakar oleh orang-orang di negaranya, karena kekecewaan terhadap sang Bintang. Seolah kekalahan adalah suatu tindakan kriminalitas yang kejam.
Tetapi Messi menanggapinya dengan mengatakan "Saya ingin mengakhiri karir saya dengan memenangkan sesuatu bersama dengan Timnas. Dan saya sudah mencobanya sebanyak yang saya bisa. Saya tidak menyimpan perasaan bahwa saya sudah membiarkan kesempatan itu terlewati".
"Saya tidak peduli orang tidak menginginkan saya ada di timnas, atau memberikan komentar yang buruk tentang saya. Berdiri, coba lagi dan bertanding lagi".
"Itulah intinya, tidak hanya dalam sepak bola, tetapi dalam hidup. Bahwasannya dalam kehidupan, Jatuh tersandung, Bangkit dan coba lagi, berjuang untuk meraih impian".
Itulah Semangat Mental Seorang Juara, tidak berlarut-larut dalam kegagalan demi kegagalan, tapi berdiri coba lagi, sampai Impiannya Terwujud.
Semoga semangat dan mental sang juara, bisa menginspirasi kita semua.😉😉😉
Untuk melihat lebih detail Cerita mengenai Sang Bintang, klik link berikut:
https://www.youtube.com/watch?v=N-bGWFZVc4U
PS: Faktanya Messi muda sering ditolak oleh klub sepak bola, karena tubuhnya yang pendek. Dia pernah mengalami defisiensi hormon pertumbuhan.
Tuesday, December 20, 2022
Sunday, December 18, 2022
Tips untuk Menulis.
Terkadang menulis itu bukan pekerjaan yang mudah. Ada banyak orang yang bingung mau menulis apa, tidak punya ide, tidak tahu mau menulis apa.
Seringkali kita khawatir tentang bagaimana caranya menulis. Namun, sebenarnya yang lebih penting dari itu adalah "Kenapa kita menulis?".
Dalam menulis tidak boleh seperti melakukan pekerjaan rumah yang menyiksa, sesuatu yang kita benci tetapi dipaksa untuk melakukannya.
Jika kita hanya fokus menulis sesuatu yang indah itu akan menjadi pekerjaan yang mengerikan dan membuat stress. Seperti dalam berpose untuk sebuah foto atau selfie, kita bebas mengekspresikan raut muka kita, begitu juga dalam menulis.
Jadi mulailah menulis apa yang ada di dalam pikiran Anda, dalam melakukan itu Anda harus bahagia dalam menulis.
Jika tidak punya ide, keluarlah untuk bersosialisasi dengan orang-orang sekitar, diskusikan hal apa yang ingin Anda ketahui, dari sana akan mendapatkan banyak perspektif.
Seringkali kita khawatir tentang bagaimana caranya menulis. Namun, sebenarnya yang lebih penting dari itu adalah "Kenapa kita menulis?".
Dalam menulis tidak boleh seperti melakukan pekerjaan rumah yang menyiksa, sesuatu yang kita benci tetapi dipaksa untuk melakukannya.
Jika kita hanya fokus menulis sesuatu yang indah itu akan menjadi pekerjaan yang mengerikan dan membuat stress. Seperti dalam berpose untuk sebuah foto atau selfie, kita bebas mengekspresikan raut muka kita, begitu juga dalam menulis.
Jadi mulailah menulis apa yang ada di dalam pikiran Anda, dalam melakukan itu Anda harus bahagia dalam menulis.
Jika tidak punya ide, keluarlah untuk bersosialisasi dengan orang-orang sekitar, diskusikan hal apa yang ingin Anda ketahui, dari sana akan mendapatkan banyak perspektif.
Tuesday, December 13, 2022
Kembali Ke Kampus?
Setelah lama lulus dari bangku kuliah, selalu ada perasaan yang membahagiakan datang mengunjungi Kampus Almamater.
Walaupun kali ini kampus yang saya kunjungi bukan ruang kelas yang dulu - tetapi memori kenangan masa lalu muncul kembali.
Kenangan ketika pertama kali datang ke kota Metropolitan untuk kuliah. Dengan gelagat polos-polos orang kampung datang ke kota.
Waktu dulu kuliah masih di Kampus Binus Syahdan, yang waktu itu masih STMIK, dengan hanya ada 4 Jurusan Ilmu Komputer. Sekarang hampir semua jurusan Ada.
Dulu kuliah masih pakai AC Alam, dan AC hanya dipasang di ruang komputer. Sekarang hampir semua ruangan lengkap fasilitas, dan peralatan tergantung fungsinya. Membuat rasanya ingin pengen kuliah lagi hehe.. 😄😄😄
Ini hanya mau mengingatkan, kita harus melakukan perubahan secara konsisten kearah yang positif mengikuti perkembangan dan kebutuhan zaman - jika tidak, kita akan ditinggalkan.
"It is not the strongest of the species that survive, nor the most intelligent, but the one most responsive to change". - Charles Darwin.
Walaupun kali ini kampus yang saya kunjungi bukan ruang kelas yang dulu - tetapi memori kenangan masa lalu muncul kembali.
Kenangan ketika pertama kali datang ke kota Metropolitan untuk kuliah. Dengan gelagat polos-polos orang kampung datang ke kota.
Waktu dulu kuliah masih di Kampus Binus Syahdan, yang waktu itu masih STMIK, dengan hanya ada 4 Jurusan Ilmu Komputer. Sekarang hampir semua jurusan Ada.
Dulu kuliah masih pakai AC Alam, dan AC hanya dipasang di ruang komputer. Sekarang hampir semua ruangan lengkap fasilitas, dan peralatan tergantung fungsinya. Membuat rasanya ingin pengen kuliah lagi hehe.. 😄😄😄
Ini hanya mau mengingatkan, kita harus melakukan perubahan secara konsisten kearah yang positif mengikuti perkembangan dan kebutuhan zaman - jika tidak, kita akan ditinggalkan.
"It is not the strongest of the species that survive, nor the most intelligent, but the one most responsive to change". - Charles Darwin.
Sunday, December 04, 2022
Life is like stock market.
Trending Topic di setiap akhir tahun dan awal tahun adalah kegiatan mereview pencapaian atas Target yang telah dibuat sebelumnya.
Lalu baru dilanjutkan membuat Goal baru untuk tahun yang baru.
Ada yang kecewa dengan kegagalan yang dialami, ada juga yang puas dengan keberhasilan yang dicapai di tahun itu.
Berhubungan dengan itu ada yang menasehati jika gagal maka boleh sedih selama 24 jam.
Sebaliknya jika berhasil pun rayakan dalam waktu 24 jam, Setelah itu Let's fight again!
Ada yang bilang Turun dan Naik itu biasa dalam hidup, seperti loncatan dalam mesin ElektroKardioGram (EKG) - Itu adalah tanda kehidupan.
Yang penting trendnya naik seperti Index Saham - menuju tujuan yang lebih tinggi dalam jangka panjang.
Let's Fight Together for a better future.
There is No Failure, Only Feedback!
Lalu baru dilanjutkan membuat Goal baru untuk tahun yang baru.
Ada yang kecewa dengan kegagalan yang dialami, ada juga yang puas dengan keberhasilan yang dicapai di tahun itu.
Berhubungan dengan itu ada yang menasehati jika gagal maka boleh sedih selama 24 jam.
Sebaliknya jika berhasil pun rayakan dalam waktu 24 jam, Setelah itu Let's fight again!
Ada yang bilang Turun dan Naik itu biasa dalam hidup, seperti loncatan dalam mesin ElektroKardioGram (EKG) - Itu adalah tanda kehidupan.
Yang penting trendnya naik seperti Index Saham - menuju tujuan yang lebih tinggi dalam jangka panjang.
Let's Fight Together for a better future.
There is No Failure, Only Feedback!
Tuesday, November 29, 2022
Berani untuk Bermimpi.
Terkadang pada saat kita diminta untuk berimajinasi tentang masa depan atau impian, tidak jarang kita tidak berani membayangi sesuatu yang besar.
Atau misal pada saat kita hendak melakukan suatu presentasi, sering kali kita berpikir "gimana nanti kalau ada yang tanya dan tidak bisa jawab?" atau "gimana nanti kalau gagap atau salah berkata-kata?".
Padahal kita hanya diminta untuk berimajinasi, dan sebenarnya berkuasa untuk membuat skenario yang akan kita jalani di dalam pikiran kita, kenapa kita tidak dibuat menjadi fantastik, atau berhasil?
Ada yang bilang takut terlalu jumawa atau terlalu over confident. Apakah salah kalau hanya berimajinasi, dan tidak diumbar keluar dari mulut?
Riset menunjukkan imajinasi kita bisa menstimulasi otak kita untuk mewujudkan apa yang kita bayangkan. Jadi impian apa yang akan Anda bayangkan terhadap masa depan Anda? Have you got something Big?
"Don't be afraid of the space between your dream and reality. If you can dream it, you can make it so". - Belva Davis
PS: Gambar Abstrak di bawah adalah Karya Master Piece oleh Pelukis Affandi - bisa tebak itu gambar apa?
Atau misal pada saat kita hendak melakukan suatu presentasi, sering kali kita berpikir "gimana nanti kalau ada yang tanya dan tidak bisa jawab?" atau "gimana nanti kalau gagap atau salah berkata-kata?".
Padahal kita hanya diminta untuk berimajinasi, dan sebenarnya berkuasa untuk membuat skenario yang akan kita jalani di dalam pikiran kita, kenapa kita tidak dibuat menjadi fantastik, atau berhasil?
Ada yang bilang takut terlalu jumawa atau terlalu over confident. Apakah salah kalau hanya berimajinasi, dan tidak diumbar keluar dari mulut?
Riset menunjukkan imajinasi kita bisa menstimulasi otak kita untuk mewujudkan apa yang kita bayangkan. Jadi impian apa yang akan Anda bayangkan terhadap masa depan Anda? Have you got something Big?
"Don't be afraid of the space between your dream and reality. If you can dream it, you can make it so". - Belva Davis
PS: Gambar Abstrak di bawah adalah Karya Master Piece oleh Pelukis Affandi - bisa tebak itu gambar apa?
Thursday, November 24, 2022
Menolong orang lain, Menolong diri sendiri.
Kita tidak perlu menjadi Malaikat, Kaya atau Pintar dulu untuk bisa menolong atau bermanfaat bagi orang-orang di sekitar kita.
Kita hanya perlu menentukan Niat, Tekad dan Tujuan dalam melakukan apa yang akan kita lakukan.
Tindakan menolong orang lain sebenarnya bukan hanya untuk orang yang ditolong, tapi itu juga Menolong diri kita sendiri.
Perbuatan menolong orang lain dapat memberikan manfaat berikut:
- Membuat diri lebih bersyukur, kita jadi sadar bahwa masih banyak orang yang hidupnya kurang beruntung
- Membuat Hidup lebih lama, karena tindakan menolong orang lain dapat membantu kita mengelola stress serta memicu rasa bahagia dalam hidup.
- Meningkatkan kepercayaan diri. Ketika kita mampu berinteraksi dengan orang banyak, rasa percaya diripun meningkat.
Jadi Tindakan Positif apa yang sudah Anda lakukan untuk orang lain hari ini?
Kita hanya perlu menentukan Niat, Tekad dan Tujuan dalam melakukan apa yang akan kita lakukan.
Tindakan menolong orang lain sebenarnya bukan hanya untuk orang yang ditolong, tapi itu juga Menolong diri kita sendiri.
Perbuatan menolong orang lain dapat memberikan manfaat berikut:
- Membuat diri lebih bersyukur, kita jadi sadar bahwa masih banyak orang yang hidupnya kurang beruntung
- Membuat Hidup lebih lama, karena tindakan menolong orang lain dapat membantu kita mengelola stress serta memicu rasa bahagia dalam hidup.
- Meningkatkan kepercayaan diri. Ketika kita mampu berinteraksi dengan orang banyak, rasa percaya diripun meningkat.
Jadi Tindakan Positif apa yang sudah Anda lakukan untuk orang lain hari ini?
Sunday, November 20, 2022
Merancang Impian?
Dalam menetapkan Target atau Goal, kerap kali dianjurkan untuk menggunakan framework SMART.
Kepanjangan dari SMART adalah Specific, Measurable, Attainable, Realistic, Timebound.
Yang mau saya sorot adalah tentang Realistic. Sering kali juga kita disebut "Bermimpi" jika Target kita dianggap terlalu muluk atau tinggi - dengan arti kata itu tidak mungkin untuk dicapai.
Apa definisi Realistic itu? Apakah Target yang diperkirakan dapat dicapai, baru disebut dengan Realistic? Atau Target yang pernah ada orang mencapainya baru dikatakan Realistic?
Jika begitu, untung para pendahulu membuat target yang tidak Realistic, sehingga tercatat dalam sejarah ada penemuan baru, seperti Bola Lampu, Pesawat Terbang, Orang mendarat di Bulan, yang belum dicapai oleh orang sebelumnya.
Yang saya renungkan adalah semua Target itu Realistic, yang tidak Realistic adalah Skill (Keahlian) dan Knowledge (Pengetahuan) kita untuk mencapai Target itu.
Jadi supaya Realistic, Tingkatkan Skill dan Knowledge supaya bisa mencapai Target itu. - Menurut pemikiran teman-teman gimana?
PS: Pengasus ini sering disebut hanya Imajinasi, tapi Imajinasi mimpi dapat memberikan Motivasi untuk mewujudkannya.
Kepanjangan dari SMART adalah Specific, Measurable, Attainable, Realistic, Timebound.
Yang mau saya sorot adalah tentang Realistic. Sering kali juga kita disebut "Bermimpi" jika Target kita dianggap terlalu muluk atau tinggi - dengan arti kata itu tidak mungkin untuk dicapai.
Apa definisi Realistic itu? Apakah Target yang diperkirakan dapat dicapai, baru disebut dengan Realistic? Atau Target yang pernah ada orang mencapainya baru dikatakan Realistic?
Jika begitu, untung para pendahulu membuat target yang tidak Realistic, sehingga tercatat dalam sejarah ada penemuan baru, seperti Bola Lampu, Pesawat Terbang, Orang mendarat di Bulan, yang belum dicapai oleh orang sebelumnya.
Yang saya renungkan adalah semua Target itu Realistic, yang tidak Realistic adalah Skill (Keahlian) dan Knowledge (Pengetahuan) kita untuk mencapai Target itu.
Jadi supaya Realistic, Tingkatkan Skill dan Knowledge supaya bisa mencapai Target itu. - Menurut pemikiran teman-teman gimana?
PS: Pengasus ini sering disebut hanya Imajinasi, tapi Imajinasi mimpi dapat memberikan Motivasi untuk mewujudkannya.
Saturday, November 12, 2022
Penting Memiliki Impian dalam Hidup?
Untuk Teman-teman yang berkecimpung dalam dunia Network Marketing tentu sudah sering ditanyakan mengenai "apa Impianmu?".
Impian di sini didefinisikan sebagai Tujuan hidup atau apa yang ingin dicapai dalam hidupnya.
Tidak sedikit yang menjawab, "Hidup mengalir aja lah", " Ngga tau, hidup sehari demi sehari aja".
Ada juga yang menjawab, "Ingin membawa Orang tua Umroh/Haji/Jalan2 ke LN", "Punya Rumah dan Mobil Pribadi", "Passive Income", "Anak-anak bisa kuliah ke LN" dan lain sebagainya.
Mengapa penting seseorang memiki Impian? Sebenarnya alasannya Sederhana. Dengan Impian, Anda memiliki motivasi untuk mengerjakan sesuatu, Anda memiliki Gairah untuk mengusahakannya.
Hanya ketika Anda menyadari pekerjaan yang Anda lakukan, bukan "hanya pekerjaan", itu adalah tujuan hidup Anda, maka Anda akan benar-benar berjuang untuk itu.
Bahkan kualitas pekerjaan yang Anda hasilkan juga akan mencerminkan hal ini. Karena pekerjaan ini untuk diri Anda di masa depan, bukan untuk orang lain.
Jadi Apa impian Anda?
"I dream my paintings, and then I paint my dreams" - Vincent Van Gogh.
Lukisan ini adalah Karya Nue Prastowo.
Impian di sini didefinisikan sebagai Tujuan hidup atau apa yang ingin dicapai dalam hidupnya.
Tidak sedikit yang menjawab, "Hidup mengalir aja lah", " Ngga tau, hidup sehari demi sehari aja".
Ada juga yang menjawab, "Ingin membawa Orang tua Umroh/Haji/Jalan2 ke LN", "Punya Rumah dan Mobil Pribadi", "Passive Income", "Anak-anak bisa kuliah ke LN" dan lain sebagainya.
Mengapa penting seseorang memiki Impian? Sebenarnya alasannya Sederhana. Dengan Impian, Anda memiliki motivasi untuk mengerjakan sesuatu, Anda memiliki Gairah untuk mengusahakannya.
Hanya ketika Anda menyadari pekerjaan yang Anda lakukan, bukan "hanya pekerjaan", itu adalah tujuan hidup Anda, maka Anda akan benar-benar berjuang untuk itu.
Bahkan kualitas pekerjaan yang Anda hasilkan juga akan mencerminkan hal ini. Karena pekerjaan ini untuk diri Anda di masa depan, bukan untuk orang lain.
Jadi Apa impian Anda?
"I dream my paintings, and then I paint my dreams" - Vincent Van Gogh.
Monday, November 07, 2022
Apa itu Hoki?
Hari Minggu kemaren saya mendapat undangan dari Seorang Teman untuk mengunjungi Art Moment, Gandaria City.
Dalam pameran itu ada satu gambar yang saya yakin teman-teman mengenal gambar itu sebagai Kucing pembawa Hoki (keberuntungan) yang berasal dari Jepang, Maneki Neko (artinya Kucing mengundang).
Biasanya orang menaruh patung ini di depan kasir toko, restoran atau pun hotel. Diharapkan Simbol ini bisa mengundang Rezeki kepada pemiliknya.
Lalu apakah keberuntungan (Hoki) itu? Jelas tidak ada seorang pun yang selalu beruntung setiap waktu, tetapi memang ada orang yang kelihatannya selalu beruntung.
Mungkin terkadang kita merasa tidak adil ataukah kita melihat lebih dalam apa yang membantu mereka sehingga bisa seberuntung itu.
Pada kenyataannya orang yang beruntung tidaklah beruntung secara kebetulan. Mereka beruntung karena cara pemikiran yang diterapkan dalam hidupnya. Suatu pemikiran yang percaya dan menerima bahwa Hal buruk bisa tidak terhindari, tetapi keberuntungan adalah sesuatu yang dapat diciptakan melalui kerja keras, berani untuk berubah dan berpengharapan.
Apa itu Hoki menurut teman2?
"I'm a great believer in luck. I've found that the harder I work, the more I have of it." - Thomas Jefferson.
PS: Lukisan ini karya dari artist Mochtar Sarman. Karya seni ini bisa dinikmati secara 3 dimensi dengan menggunakan kacamata 3D. Pelukis pernah berprofesi sebagai Country Director Disney utk Indonesia dan bekerja selama 21 tahun disana. Sangat Menarik!
Dalam pameran itu ada satu gambar yang saya yakin teman-teman mengenal gambar itu sebagai Kucing pembawa Hoki (keberuntungan) yang berasal dari Jepang, Maneki Neko (artinya Kucing mengundang).
Biasanya orang menaruh patung ini di depan kasir toko, restoran atau pun hotel. Diharapkan Simbol ini bisa mengundang Rezeki kepada pemiliknya.
Lalu apakah keberuntungan (Hoki) itu? Jelas tidak ada seorang pun yang selalu beruntung setiap waktu, tetapi memang ada orang yang kelihatannya selalu beruntung.
Mungkin terkadang kita merasa tidak adil ataukah kita melihat lebih dalam apa yang membantu mereka sehingga bisa seberuntung itu.
Pada kenyataannya orang yang beruntung tidaklah beruntung secara kebetulan. Mereka beruntung karena cara pemikiran yang diterapkan dalam hidupnya. Suatu pemikiran yang percaya dan menerima bahwa Hal buruk bisa tidak terhindari, tetapi keberuntungan adalah sesuatu yang dapat diciptakan melalui kerja keras, berani untuk berubah dan berpengharapan.
Apa itu Hoki menurut teman2?
"I'm a great believer in luck. I've found that the harder I work, the more I have of it." - Thomas Jefferson.
PS: Lukisan ini karya dari artist Mochtar Sarman. Karya seni ini bisa dinikmati secara 3 dimensi dengan menggunakan kacamata 3D. Pelukis pernah berprofesi sebagai Country Director Disney utk Indonesia dan bekerja selama 21 tahun disana. Sangat Menarik!
Sunday, October 30, 2022
Tekad dapat mengubah Takdir?
Su Bingtian lahir dari keluarga yang sangat sederhana di desa Zhongshan, Propinsi Guangdong, China. Ayahnya seorang petani dan ibunya seorang pengasuh anak.
Su hanya dikenal sebagai pelari cadangan di masa sekolahnya, dengan tinggi badan rata-rata orang Asia.
Namun pada Olimpiade Musim Panas, Tokyo 2020 - Su membuat sejarah sebagai Orang Non-Afrika yang masuk ke final di Nomor Lari 100 m.
Jika melihat data sejarah, tidak ada Atlet Non-Afrika yang masuk dalam kualifikasi Final di nomor lari 100 m, Olimpiade Musim panas sejak tahun 1980 (selama 40 tahun).
Selain itu, secara fakta Anatomi Tubuh seorang yang berkulit kuning, panjang batang tubuh hampir sama dengan panjang kaki (dengan tinggi rata-rata 160an cm), sedang rata-rata pelari Afrika punya kaki lebih panjang dari batang tubuh (dengan tinggi rata2 > 180cm) jadi tidak mungkin berlari lebih cepat.
Dengan fakta begitu, Umumnya orang melihat ini adalah suatu Takdir, tidak mungkin untuk menjadi Juara, karena tidak mungkin untuk meningkatkan tinggi badan atau memanjangkan kaki.
Tetapi Su mengatakan, "Tinggi badan adalah sesuatu yang tidak dapat saya ubah, namun saya masih bisa meningkatkan kecepatan melangkah saya".
Kita mungkin tidak bisa memilih banyak hal ketika kita dilahirkan, tapi kita bisa memilih seperti apa kita di masa depan - mau jadi Juara atau tidak, tentukan pilihan Anda. 😉
Su hanya dikenal sebagai pelari cadangan di masa sekolahnya, dengan tinggi badan rata-rata orang Asia.
Namun pada Olimpiade Musim Panas, Tokyo 2020 - Su membuat sejarah sebagai Orang Non-Afrika yang masuk ke final di Nomor Lari 100 m.
Jika melihat data sejarah, tidak ada Atlet Non-Afrika yang masuk dalam kualifikasi Final di nomor lari 100 m, Olimpiade Musim panas sejak tahun 1980 (selama 40 tahun).
Selain itu, secara fakta Anatomi Tubuh seorang yang berkulit kuning, panjang batang tubuh hampir sama dengan panjang kaki (dengan tinggi rata-rata 160an cm), sedang rata-rata pelari Afrika punya kaki lebih panjang dari batang tubuh (dengan tinggi rata2 > 180cm) jadi tidak mungkin berlari lebih cepat.
Dengan fakta begitu, Umumnya orang melihat ini adalah suatu Takdir, tidak mungkin untuk menjadi Juara, karena tidak mungkin untuk meningkatkan tinggi badan atau memanjangkan kaki.
Tetapi Su mengatakan, "Tinggi badan adalah sesuatu yang tidak dapat saya ubah, namun saya masih bisa meningkatkan kecepatan melangkah saya".
Kita mungkin tidak bisa memilih banyak hal ketika kita dilahirkan, tapi kita bisa memilih seperti apa kita di masa depan - mau jadi Juara atau tidak, tentukan pilihan Anda. 😉
Friday, October 21, 2022
The choice that you make, makes you.
Hampir semua aspek dalam kehidupan adalah suatu pilihan. Suka atau tidak suka, langsung atau tidak langsung, Anda memilih setiap hal. Anda sendiri yang membuat pilihan-pilihan itu.
Terkadang Anda berpikir bahwa orang lain yang memutuskan, tetapi sebenarnya Anda sendiri yang membiarkan itu terjadi. Contoh: Ada yang mengkritik Anda, Anda memilih untuk tersinggung. Atau ada yang memuji Anda, Anda memilih untuk tersanjung.
Karena suatu kebiasaan, Anda memilih reaksi itu secara tidak sadar dan berpikir orang lain mempengaruhi Anda untuk membuat keputusan itu.
Terkadang dihadapi oleh keadaan yang seringkali disebut "Saya tidak punya pilihan" - Tetapi apakah benar tidak ada pilihan lain? atau pilihan yang lain itu konsekuensinya "Tidak Enak" atau "Sukar untuk dijalani" sehingga itu tidak termasuk dalam pilihan?
Pada akhirnya Anda membuat pilihan, dan Pilihan itulah yang membentuk Anda. Jadi buatlah pilihan yang bijak. 😉
"The Decisions you make today, makes you the person you're tomorrow" - Prasanta Banerjee.
Terkadang Anda berpikir bahwa orang lain yang memutuskan, tetapi sebenarnya Anda sendiri yang membiarkan itu terjadi. Contoh: Ada yang mengkritik Anda, Anda memilih untuk tersinggung. Atau ada yang memuji Anda, Anda memilih untuk tersanjung.
Karena suatu kebiasaan, Anda memilih reaksi itu secara tidak sadar dan berpikir orang lain mempengaruhi Anda untuk membuat keputusan itu.
Terkadang dihadapi oleh keadaan yang seringkali disebut "Saya tidak punya pilihan" - Tetapi apakah benar tidak ada pilihan lain? atau pilihan yang lain itu konsekuensinya "Tidak Enak" atau "Sukar untuk dijalani" sehingga itu tidak termasuk dalam pilihan?
Pada akhirnya Anda membuat pilihan, dan Pilihan itulah yang membentuk Anda. Jadi buatlah pilihan yang bijak. 😉
"The Decisions you make today, makes you the person you're tomorrow" - Prasanta Banerjee.
Tuesday, October 04, 2022
"I Know My Place" - Kutahu Tempatku.
Ini adalah Allyson Felix, Pelari asal Amerika Serikat yang berkompetisi pada nomor 100m, 200m dan 400m.
Ketika dia hamil, Nike menurunkan bayarannya 70% lebih rendah dari perjanjian kontrak dan mengatakan padanya "Know your place and just run" (Tahu tempatmu dan berlari saja).
Jadi dia keluar dari Nike dan memulai merek sepatu larinya sendiri SAYSH dengan slogan "I know my place" (Saya tahu tempatku).
Allyson kembali dari Olimpiade Tokyo 2020 dengan 11 medali, sebagai sprinter wanita yang paling banyak mendapat penghargaan.
"Know who you are. Know what you want. Know what you deserve. And don't stettle for less" - Tony Gaskins.
Ketika dia hamil, Nike menurunkan bayarannya 70% lebih rendah dari perjanjian kontrak dan mengatakan padanya "Know your place and just run" (Tahu tempatmu dan berlari saja).
Jadi dia keluar dari Nike dan memulai merek sepatu larinya sendiri SAYSH dengan slogan "I know my place" (Saya tahu tempatku).
Allyson kembali dari Olimpiade Tokyo 2020 dengan 11 medali, sebagai sprinter wanita yang paling banyak mendapat penghargaan.
"Know who you are. Know what you want. Know what you deserve. And don't stettle for less" - Tony Gaskins.
Sunday, October 02, 2022
Temukan Hobbymu?
Ada pepatah mengatakan "Buku adalah Jendela dunia". Kunci untuk membukanya adalah membaca. Ungkapan ini ingin menggambarkan bahwa membaca bermanfaat untuk membuka dan mempeluas wawasan dan pengetahuan.
Sayangnya tidak semua orang hobby atau punya kebiasaan membaca. Saya dulu pun begitu. Apalagi di Era Digital seperti sekarang mungkin orang akan lebih senang berselancar di sosial media daripada membaca.
Lalu bagaimana sampai punya hobby baca? di Zaman masa sekolah dulu, punya teksbook, tapi kalau ujian belajarnya hanya bergantung dari buku catatan.
Sampai suatu ketika, sakit dan absen ke sekolah, rasanya bosan banget, mau ngapain ya. Akhirnya ada teksbook, dibuka dan dibaca-baca, saya ingat banget bacanya buku Biologi tentang Ekosistem dan Rantai makanan.
Ketika membaca saya merasa, banyak sekali hal-hal detail yang sepertinya tidak dijelaskan oleh guru di sekolah. Besoknya masuk kelas, tau-taunya guru kasih ulangan mendadak. Ternyata jawabannya adalah apa yang saya baca sehari sebelumnya.
Sejak saat itu, saya lebih menggiatkan diri untuk membaca, jika ingin mencari apa yang saya ketahui.
Pelajaran yang dipetik, Umumnya orang akan melakukan sesuatu, Jika orang tersebut sadar manfaatnya. Jadi mau mempengaruhi untuk orang lain melakukan sesuatu, maka kita harus bisa menunjukan manfaatnya.
Bagaimana pengalaman kamu menemukan hobbymu?
Sayangnya tidak semua orang hobby atau punya kebiasaan membaca. Saya dulu pun begitu. Apalagi di Era Digital seperti sekarang mungkin orang akan lebih senang berselancar di sosial media daripada membaca.
Lalu bagaimana sampai punya hobby baca? di Zaman masa sekolah dulu, punya teksbook, tapi kalau ujian belajarnya hanya bergantung dari buku catatan.
Sampai suatu ketika, sakit dan absen ke sekolah, rasanya bosan banget, mau ngapain ya. Akhirnya ada teksbook, dibuka dan dibaca-baca, saya ingat banget bacanya buku Biologi tentang Ekosistem dan Rantai makanan.
Ketika membaca saya merasa, banyak sekali hal-hal detail yang sepertinya tidak dijelaskan oleh guru di sekolah. Besoknya masuk kelas, tau-taunya guru kasih ulangan mendadak. Ternyata jawabannya adalah apa yang saya baca sehari sebelumnya.
Sejak saat itu, saya lebih menggiatkan diri untuk membaca, jika ingin mencari apa yang saya ketahui.
Pelajaran yang dipetik, Umumnya orang akan melakukan sesuatu, Jika orang tersebut sadar manfaatnya. Jadi mau mempengaruhi untuk orang lain melakukan sesuatu, maka kita harus bisa menunjukan manfaatnya.
Bagaimana pengalaman kamu menemukan hobbymu?
Thursday, September 29, 2022
Failure or just Falling?
Hati-hati dengan istilah Kegagalan (failure). Kekeliruan pengunaan istilah Kegagalan ini seperti kata "Kanker".
Ada kanker paru yang memiliki level stadium Vs ada jenis kanker yang hanya memiliki setitik melanoma dengan kemungkinan 99% bisa disembuhkan.
Permasalahannya kedua kasus ini disebut dengan "Kanker", walaupun memiliki level kefatalan yang berbeda.
Begitu juga istilah Kegagalan, terkadang itu hanya bersifat kejatuhan yang bisa dengan cepat bangkit kembali, dan tidak berefek fatal. (Terkecuali Anda ingin berada di sana terus).
Kebanyakan kasus yang kita lalui adalah kejatuhan (falling), bukan kegagalan (failure).
Seperti nilai ujian yang jatuh, tidak lulus ujian masuk perguruan tinggi, tidak lolos interview pekerjaan, tidak berhasil menjual pada seorang nasabah.
Dan semua itu hanya bersifat kejatuhan sementara dan bisa diperbaiki.
Oleh karena itu hati-hati dengan pemakaian istilah karena itu mempengaruhi pola pikir (mindset).
Jadi kondisinya Falling atau Failure?
“Be like a dandelion. Whenever they fall apart, they start again. Have hope.”
Inspired by Simon Sinek - Author.
Ada kanker paru yang memiliki level stadium Vs ada jenis kanker yang hanya memiliki setitik melanoma dengan kemungkinan 99% bisa disembuhkan.
Permasalahannya kedua kasus ini disebut dengan "Kanker", walaupun memiliki level kefatalan yang berbeda.
Begitu juga istilah Kegagalan, terkadang itu hanya bersifat kejatuhan yang bisa dengan cepat bangkit kembali, dan tidak berefek fatal. (Terkecuali Anda ingin berada di sana terus).
Kebanyakan kasus yang kita lalui adalah kejatuhan (falling), bukan kegagalan (failure).
Seperti nilai ujian yang jatuh, tidak lulus ujian masuk perguruan tinggi, tidak lolos interview pekerjaan, tidak berhasil menjual pada seorang nasabah.
Dan semua itu hanya bersifat kejatuhan sementara dan bisa diperbaiki.
Oleh karena itu hati-hati dengan pemakaian istilah karena itu mempengaruhi pola pikir (mindset).
Jadi kondisinya Falling atau Failure?
“Be like a dandelion. Whenever they fall apart, they start again. Have hope.”
Inspired by Simon Sinek - Author.
Wednesday, September 28, 2022
What's it All About?
It's not about Winning or Losing - but it is about not Giving Up. If you have a dream, fight for it. There is a discipline for passion.
It's not about how many times you get rejected, fall down or beaten up. It's about how many times you stand up and brave to keep ongoing.
-------------------------
Ini bukan tentang menang atau kalah - tetapi ini adalah mengenai tidak menyerah. Jika kamu memiliki Impian, berjuanglah untuk mencapainya. Ada disiplin untuk suatu tekad.
Ini bukan tentang berapa kali kamu ditolak, jatuh atau dikalahkan. Ini adalah tentang berapa kali berdiri kembali dan dengan berani untuk melanjutkannya.
PS: "If you do what is easy your life will be hard. But if you do what is hard your life will be easy." - Les Brown.
It's not about how many times you get rejected, fall down or beaten up. It's about how many times you stand up and brave to keep ongoing.
-------------------------
Ini bukan tentang menang atau kalah - tetapi ini adalah mengenai tidak menyerah. Jika kamu memiliki Impian, berjuanglah untuk mencapainya. Ada disiplin untuk suatu tekad.
Ini bukan tentang berapa kali kamu ditolak, jatuh atau dikalahkan. Ini adalah tentang berapa kali berdiri kembali dan dengan berani untuk melanjutkannya.
PS: "If you do what is easy your life will be hard. But if you do what is hard your life will be easy." - Les Brown.
Monday, September 19, 2022
Tahukah Anda mengeluh dapat membahayakan kesehatan?
Berhentilah mengeluh. Pada kenyataannya tidak ada seorang pun senang mendengar keluhan.
Menurut penelitian dari Universitas Stanford, Mengeluh Setengah jam setiap hari secara fisik dapat merusak otak seseorang. Baik Anda yang mengeluh atau yang mendengar keluhan, paparan negatif tersebut mengikis Neuron pada Hippocampus - bagian otak yang digunakan untuk pemecahan masalah dan fungsi kognitif.
Seiring waktu, mengeluh menjadi kebiasaan. Jika Anda dikelilingi oleh pengeluh, kemungkinan besar Anda akan menjadi pengeluh.
Bukannya tidak boleh mengeluh, tetapi kebanyakan dari masyarakat kita mengeluh dengan tidak efektif. Contoh: Penelitian menemukan bahwa 95% konsumer yang memiliki masalah dengan suatu produk tidak membuat keluhan ditujukan pada perusahaan produsen, tetapi mereka akan menceritakannya pengalaman buruk itu pada 8 sampai 16 orang lainnya.
Hal tersebut tidak produktif karena keluhan tersebut tidak ditujukan pada orang yang dapat menyelesaikan masalah. Mengeluh juga akan membanjiri aliran darah dengan kortisol (hormon stress).
Jadi bagaimana mengeluh yang produktif?
1. Keluhan harus punya tujuan apa yang akan disampaikan.
2. Lakukan dengan diawali dan diakhiri dengan pernyataan positif.
3. Pertimbangkan siapa pendengarnya.
4. Gunakan sosial media dengan bijak.
5. Let it Go, dari pada merusak kesehatan mental Anda.
"Say something positive, and you'll see something positive" - Jim Thompson.
Menurut penelitian dari Universitas Stanford, Mengeluh Setengah jam setiap hari secara fisik dapat merusak otak seseorang. Baik Anda yang mengeluh atau yang mendengar keluhan, paparan negatif tersebut mengikis Neuron pada Hippocampus - bagian otak yang digunakan untuk pemecahan masalah dan fungsi kognitif.
Seiring waktu, mengeluh menjadi kebiasaan. Jika Anda dikelilingi oleh pengeluh, kemungkinan besar Anda akan menjadi pengeluh.
Bukannya tidak boleh mengeluh, tetapi kebanyakan dari masyarakat kita mengeluh dengan tidak efektif. Contoh: Penelitian menemukan bahwa 95% konsumer yang memiliki masalah dengan suatu produk tidak membuat keluhan ditujukan pada perusahaan produsen, tetapi mereka akan menceritakannya pengalaman buruk itu pada 8 sampai 16 orang lainnya.
Hal tersebut tidak produktif karena keluhan tersebut tidak ditujukan pada orang yang dapat menyelesaikan masalah. Mengeluh juga akan membanjiri aliran darah dengan kortisol (hormon stress).
Jadi bagaimana mengeluh yang produktif?
1. Keluhan harus punya tujuan apa yang akan disampaikan.
2. Lakukan dengan diawali dan diakhiri dengan pernyataan positif.
3. Pertimbangkan siapa pendengarnya.
4. Gunakan sosial media dengan bijak.
5. Let it Go, dari pada merusak kesehatan mental Anda.
"Say something positive, and you'll see something positive" - Jim Thompson.
Monday, September 12, 2022
Kamu akan merasakan pada apa yang kamu fokuskan.
Pernah ngga ketika kamu sedang duduk, tiba-tiba kamu melihat kakimu memar? Lalu mulai merasakan sakitnya.
Padahal sebelumnya kamu sedang sibuk mengerjakan sesuatu, seakan tidak merasakan sakitnya atau bahkan tidak ingat kapan kaki itu terpentok sebelumnya.
Begitulah cara kerja otak kita, baru akan merasakan jika kita berfokus pada hal tersebut.
Ketika ada hal yang tidak kita sukai atau ada yang menghalangi dalam kita mengerjakan sesuatu, terkadang kita cenderung untuk mengeluh.
Jika kita fokuskan pada halangan itu, maka kita akan mulai merasakan ketidakenakan tersebut, mulai merambah pada perasaan, lalu berhenti melanjutkan aktivitas.
Bukannya tidak boleh mengeluh, tapi harus dilihat dari kadar apa yang menghalangi kita.
Jika itu hanya hal trivia seperti pada saat kita sedang sibuk bekerja, namun hanya kaki terpentok, kita akan terus dengan kesibukan kita, dan akhirnya bisa menyelesaikan tugas kita.
Jika kita mengeluh maka kita akan kehilangan fokus, pekerjaan tidak selesai, dan yang rugi adalah kita sendiri.
Jadi apa yang menjadi fokus Anda? 😉
Padahal sebelumnya kamu sedang sibuk mengerjakan sesuatu, seakan tidak merasakan sakitnya atau bahkan tidak ingat kapan kaki itu terpentok sebelumnya.
Begitulah cara kerja otak kita, baru akan merasakan jika kita berfokus pada hal tersebut.
Ketika ada hal yang tidak kita sukai atau ada yang menghalangi dalam kita mengerjakan sesuatu, terkadang kita cenderung untuk mengeluh.
Jika kita fokuskan pada halangan itu, maka kita akan mulai merasakan ketidakenakan tersebut, mulai merambah pada perasaan, lalu berhenti melanjutkan aktivitas.
Bukannya tidak boleh mengeluh, tapi harus dilihat dari kadar apa yang menghalangi kita.
Jika itu hanya hal trivia seperti pada saat kita sedang sibuk bekerja, namun hanya kaki terpentok, kita akan terus dengan kesibukan kita, dan akhirnya bisa menyelesaikan tugas kita.
Jika kita mengeluh maka kita akan kehilangan fokus, pekerjaan tidak selesai, dan yang rugi adalah kita sendiri.
Jadi apa yang menjadi fokus Anda? 😉
Friday, September 02, 2022
Belajar Hal Baru, siapa takut?
Terkadang kita mengkaitkan kata belajar itu hanya pada keterampilan atau pengetahuan yang berhubungan dengan profesi.
Padahal belajar hal baru apapun, walaupun tidak berhubungan dengan kerjaan dapat memberikan kita banyak manfaat.
Hal tersebut dikarenakan pada saat kita belajar sesuatu yang baru, itu membuat pikiran dan tubuh tetap aktif. Ini membantu mendapatkan perspektif dan pengetahuan baru di sekitar kita.
Pengalaman yang baru, melatih otak kita untuk menangani tantangan dan menjaga jalur saraf kita tetap aktif. Jika semua faktor ini bergabung itu yang membuat kita tetap sehat.
Salah satu hal baru yang baru saya geluti tiga bulan terakhir ini adalah Zumba, cardio dalam bentuk Dance.
Sebenarnya saya mengikuti kelas ini sejak tahun lalu, hanya baru-baru ini saya benar mengikutinya dengan intensif. Setelah fasih, saya merasakan perspektif yang berbeda.
1. Gerakan zumba cepat, di awal-awal saya mengikuti kelas ini saya banyak melakukan kesalahan. Setelah diulangi terus, Akhirnya bisa. Making mistakes is normal - if you practice over and over again, you will perfect your skill.
2. Saya termasuk orang yang berkarakter kaku seperti Kanebo kering, namun dengan mengikuti zumba, otak relax, saya pun merasa lebih luwes.
3. Zumba membuka pintu kepada saya untuk komunitas yang baru, berteman yang baru, memberi Network yang baru.
4. Selain itu juga meningkatkan tingkat adaptasi saya terhadap gerakan, untuk menerima diri saya ketika salah, melatih kesabaran, sampai saya menyempurnakan keterampilan ini.
Setelah ini saya menjadi lebih percaya diri untuk menghadapi tantangan hal baru yang berikut untuk mencapai Target saya.
Jadi kapan terakhir Anda belajar hal baru?
"You can learn new things at any time in your life if you're willing to be a beginner. If you actually learn to like being a beginner, the whole world opens up to you". - Barbara Sher
Padahal belajar hal baru apapun, walaupun tidak berhubungan dengan kerjaan dapat memberikan kita banyak manfaat.
Hal tersebut dikarenakan pada saat kita belajar sesuatu yang baru, itu membuat pikiran dan tubuh tetap aktif. Ini membantu mendapatkan perspektif dan pengetahuan baru di sekitar kita.
Pengalaman yang baru, melatih otak kita untuk menangani tantangan dan menjaga jalur saraf kita tetap aktif. Jika semua faktor ini bergabung itu yang membuat kita tetap sehat.
Salah satu hal baru yang baru saya geluti tiga bulan terakhir ini adalah Zumba, cardio dalam bentuk Dance.
Sebenarnya saya mengikuti kelas ini sejak tahun lalu, hanya baru-baru ini saya benar mengikutinya dengan intensif. Setelah fasih, saya merasakan perspektif yang berbeda.
1. Gerakan zumba cepat, di awal-awal saya mengikuti kelas ini saya banyak melakukan kesalahan. Setelah diulangi terus, Akhirnya bisa. Making mistakes is normal - if you practice over and over again, you will perfect your skill.
2. Saya termasuk orang yang berkarakter kaku seperti Kanebo kering, namun dengan mengikuti zumba, otak relax, saya pun merasa lebih luwes.
3. Zumba membuka pintu kepada saya untuk komunitas yang baru, berteman yang baru, memberi Network yang baru.
4. Selain itu juga meningkatkan tingkat adaptasi saya terhadap gerakan, untuk menerima diri saya ketika salah, melatih kesabaran, sampai saya menyempurnakan keterampilan ini.
Setelah ini saya menjadi lebih percaya diri untuk menghadapi tantangan hal baru yang berikut untuk mencapai Target saya.
Jadi kapan terakhir Anda belajar hal baru?
"You can learn new things at any time in your life if you're willing to be a beginner. If you actually learn to like being a beginner, the whole world opens up to you". - Barbara Sher
Monday, August 29, 2022
The Boy who harnessed the Wind.
Ini film yang saya temukan dan tonton kemaren weekend di Netflix. Diangkat dari kisah nyata, dan sangat menginspirasi.
Cerita ini terjadi pada tahun 2001, di sebuah negara kecil di daratan Afrika bagian selatan yaitu Malawi. Yang ketika itu, negara tersebut dilanda Kelaparan yang hebat, akibat gagal panen setelah mengalami kebanjiran.
Adalah William, seorang anak laki-laki berumur 14 tahun, yang menyelamatkan Desanya dari bencana kelaparan.
Selama menonton saya sambil berpikir begitu banyak tantangan dan halangan, yang dialami oleh William, bahkan itu datang dari ayahnya sendiri. Namun dia tidak menyerah. Apa yang membuat William tidak menyerah?
Keterampilan, Pengetahuan dan yang paling penting adalah Keyakinan bahwa dia akan berhasil, membuat dia terus mencoba berpikir untuk mencari solusi.
Itu memberi pelajaran buat saya, Stop Mengeluh jika bertemu masalah - Mending fokuskan energinya untuk mencari solusi.
Selamat Menonton!
Cerita ini terjadi pada tahun 2001, di sebuah negara kecil di daratan Afrika bagian selatan yaitu Malawi. Yang ketika itu, negara tersebut dilanda Kelaparan yang hebat, akibat gagal panen setelah mengalami kebanjiran.
Adalah William, seorang anak laki-laki berumur 14 tahun, yang menyelamatkan Desanya dari bencana kelaparan.
Selama menonton saya sambil berpikir begitu banyak tantangan dan halangan, yang dialami oleh William, bahkan itu datang dari ayahnya sendiri. Namun dia tidak menyerah. Apa yang membuat William tidak menyerah?
Keterampilan, Pengetahuan dan yang paling penting adalah Keyakinan bahwa dia akan berhasil, membuat dia terus mencoba berpikir untuk mencari solusi.
Itu memberi pelajaran buat saya, Stop Mengeluh jika bertemu masalah - Mending fokuskan energinya untuk mencari solusi.
Selamat Menonton!
Tuesday, August 16, 2022
Wish you were better.
Baru-baru ini kita banyak mengalami gejolak harga-harga barang yang naik. Termasuk juga issue mengenai kenaikan Mie Instan, membuat orang-orang panik, terutama anak kost.
Memang hidup terasa semakin sulit, terkadang kita mengharapkan kapan ya hidup akan lebih mudah.
Dalam renungan, saya membuka kembali catatan coaching yang pernah saya ikuti di th 2020. Saya menemukan quote yang ditulis oleh Jim Rohn.
Jim Rohn adalah salah seorang mentor dari Anthony Robbins. Anthony Robbins mengikuti personal coaching dengan Jim Rohn di usia 17 th, hal itu yang merubah hidup Sang Motivator sejak saat itu.
Bunyi Quotenya "Never Wish Life were easier, Wish that you were better" - For life may be easier if you are better.
Di dalam bukunya Anthony menjelaskan bahwa Jim memberikan pandangan bahwa Bekerja keraslah untuk meningkatkan kemampuan diri lebih dari pada pekerjaan atau lainnya, karena dengan begitu, kamu akan bisa memberikan lebih banyak kepada orang lain.
Saya prediksi ke depan mungkin akan lebih banyak tantangan dan lebih rumit, saya pikir lebih baik kita pakai waktu kita untuk meningkatkan kemampuan pribadi lebih dari hal-hal yang lain, untuk menghadapi tantangan itu.
Dirgahayu Indonesia!
Memang hidup terasa semakin sulit, terkadang kita mengharapkan kapan ya hidup akan lebih mudah.
Dalam renungan, saya membuka kembali catatan coaching yang pernah saya ikuti di th 2020. Saya menemukan quote yang ditulis oleh Jim Rohn.
Jim Rohn adalah salah seorang mentor dari Anthony Robbins. Anthony Robbins mengikuti personal coaching dengan Jim Rohn di usia 17 th, hal itu yang merubah hidup Sang Motivator sejak saat itu.
Bunyi Quotenya "Never Wish Life were easier, Wish that you were better" - For life may be easier if you are better.
Di dalam bukunya Anthony menjelaskan bahwa Jim memberikan pandangan bahwa Bekerja keraslah untuk meningkatkan kemampuan diri lebih dari pada pekerjaan atau lainnya, karena dengan begitu, kamu akan bisa memberikan lebih banyak kepada orang lain.
Saya prediksi ke depan mungkin akan lebih banyak tantangan dan lebih rumit, saya pikir lebih baik kita pakai waktu kita untuk meningkatkan kemampuan pribadi lebih dari hal-hal yang lain, untuk menghadapi tantangan itu.
Dirgahayu Indonesia!
Subscribe to:
Posts (Atom)



















