Thursday, September 07, 2023

Mau pelangi? Tentu ada Hujan sebelumnya.

Pelangi adalah salah satu pemandangan alam yang menakjubkan. Pelangi selalu membuat orang terpesona. Pelangi seperti seorang dalam keramaian, ketika menjadi pusat perhatian dan didengarkan.

Orang-orang akan terpesona mendengarkan kata-kata Anda, mereka akan mendengarkan Anda karena Anda telah menjadi sesuatu yang mereka sukai dan kagumi.

Dolly Patron mengumpamakan kesuksesan dengan Pelangi dan perjuangan dengan hujan. Seperti Pelangi (Sukses) yang tidak datang sebelum hujan (perjuangan), kita harus berusaha, apapun tantangannya, untuk menjadi pelangi.

Menariknya, Orang tidak akan memperhatikan Anda sebelum Anda menghiasi kehidupan Anda dengan menjadi Pelangi. Bahkan dalam kondisi ini orang tidak akan menghargai kerja keras Anda. Dan alasan dibalik ini sederhana saja, tidak semua orang menyukai hujan, tapi semua orang menyukai pelangi.

Selama Anda bukan pelangi, orang tidak akan memperhatikan curah hujan yang harus Anda tanggung. Dalam kondisi ini, segala perjuanganmu terlihat tidak akan ada gunanya, dan tidak bermakna. Lalu mereka akan memberi Anda saran seolah-olah Anda seharusnya melakukan ini dan itu yang memberi Anda kehidupan yang lebih nyaman.

Jangan pernah berpikir bahwa Anda tidak cukup layak untuk mewujudkan impian Anda. Jika Anda jujur dengan pekerjaan Anda dan memiliki tekad untuk sukses, Anda dapat mencapai semua tujuan dan impian Anda suatu hari nanti.

Harinya akan tiba ketika langit cerah, dan Anda akan melihat diri Anda menghiasi langit dengan warna-warni. Jadi, bekerjalah dengan keras, dengan kejujuran dan tekad. Jika ingin pelangi, kamu juga harus berani menghadapi hari hujan. 😉😉😉

Saturday, September 02, 2023

The Power of Belief.

Percaya Itu Bisa Dilakukan. Untuk melakukan apa pun, pertama-tama kita harus yakin bahwa hal itu bisa dilakukan. Percaya bahwa sesuatu dapat dilakukan membuat pikiran tergerak untuk menemukan cara melakukannya.

Untuk mengilustrasikan pemikiran kreatif ini, mari kita lihat contoh ini:
Dalam sebuah Trainingnya, Dr David J. Schwartz mengajukan pertanyaan ini, "Berapa banyak dari Anda yang merasa bahwa penghapusan penjara mungkin dilakukan dalam 30 tahun ke depan?".

Lalu kelompok tersebut terlihat bingung, Yang satu menjawab, "Maksud Anda, Anda ingin membebaskan semua pembunuh, pencuri, dan pemerkosa itu? Tidak sadar apa artinya ini? Wah, bisa-bisa semua orang dalam bahaya."

yang lain berkata, "Semua ketertiban akan rusak jika kita tidak memiliki penjara."
“Beberapa orang terlahir sebagai penjahat.”
"yang ada adalah, kita membutuhkan lebih banyak penjara"
"Apakah Anda membaca di surat kabar pagi ini tentang pembunuhan itu?".

Setelah membiarkan mereka berdebat selama 10 menit, tentang tidak mungkin menghapuskan penjara. Dr David berkata, "Kalian semua sudah mengeluarkan semua alasan mengapa Penjara tidak mungkin dihapuskan. Sekarang bantu saya untuk mencoba berpikir lebih keras untuk percaya bahwa kita mungkin menghapus penjara? Bagaimana untuk memulainya."

Saran satu persatu muncul, ada yang berkata "Kita mungkin bisa mengurangi kejahatan jika kita punya Pusat pelatihan anak muda".
"Berusaha untuk mengurangi kemiskinan. Kebanyakan kejahatan muncul dari kelemahan ekonomi".
"Riset untuk mengidentifikasi penjahat sebelum mereka melakukan kejahatan."
"Mengembangkan prosedur operasi untuk menyembuhkan penjahat."

Itu hanya beberapa contoh dari 78 ide yang dimunculkan - Ketika kita percaya itu bisa dilakukan, pikiran kita akan berusaha untuk menemukan solusinya.

ps: disadur dan diterjemahkan dari buku "The Magic of Thinking Big" - David J. Schwartz.

Saturday, August 26, 2023

Apakah itu penting?

Pernahkah Anda pernah berpikir apa yang menyebabkan suatu pertengkaran? Umumnya pertengkaran itu disebabkan oleh hal-hal sepele.

Contoh: Budi pulang kerja dengan rasa lelah dan gelisah. Makan malam yang disajikan istri dirasakan kurang memuaskan lalu mengeluh. Sang istri pada hari yang sama juga mengalami kelelahan mengurus rumah, dan menjawab,"Apa yang kamu harapkan dengan budget dapur segitu?" atau "Mungkin makanannya akan lebih enak jika ada peralatan dapur yang lebih baik".

Tapi itu membuat Budi merasa kesal dan terhina, dan menyerang balik, "Hah, itu bukan karena kurang budget, tapi kamu cuma tidak bisa mengatur keuangan!".

Pertengkaran itu akan berlanjut dan merembet ke hal-hal lain, tentang mertua, saudara ipar, janji masa lalu yang belum terpenuhi, dan seterusnya. Kedua pihak menjadi tegang. Tidak ada titik temu, kedua pihak memiliki amunisi untuk pertengkaran selanjutnya yang lebih sengit.

Jadi untuk menghindari pertengkaran, hilangkan pemikiran yang sepele. Dengan cara menanyakan pada diri sendiri, "Apakah itu penting?".

Apakah itu penting untuk merasa kesal, jika ada yang memotong jalan di saat jalanan macet?
Apakah itu penting untuk berdebat tentang menutup pasta gigi atau tidak?
Apakah itu penting untuk mempermasalahkan siapa yang akan membuang sampah rumah tangga?

Ketika Anda merasa ingin melakukan tindakan negatif, tanyakan pada diri sendiri "Apakah itu penting?" - Pertanyaan itu bekerja secara ajaib untuk menenangkan pikiran Anda. Hal ini juga ampuh di dalam lingkungan pekerjaan. Silahkan mencoba.

Thursday, August 24, 2023

Apa arti Super Hero buat Kamu?

Apa yang terlintas di benak Anda jika mendengar kata "Super Hero"?

Umumnya orang smengasosiasikan Super Hero itu dengan kekuatan atau kemampuan super, dengan kekuatan itu karakter tersebut bisa menyelamatkan dunia atau orang banyak.

Waktu Weekend kemaren saya melihat lukisan ini di Galery Art Moment, dan berpikir apakah harus punya kekuatan super untuk bisa menolong orang banyak?

Flash Back- beberapa tahun yang lalu saya memutuskan untuk meninggalkan Profesi sebagai Pekerja Korporat, untuk terjun ke Industry Asuransi. Awalnya bertujuan untuk memiliki waktu fleksibel sembari menemani Papa saya yang sudah lama pensiun.

Semakin saya menjalankan profesi ini, dengan sepenuh hati, banyak hal yang tidak terduga, nasabah sakit, sampai ada yang meninggal dunia. Saya hanya melakukan bagian tugas saya untuk mengedukasi manfaat produk, dan mengurus klaim jika terjadi resiko.

Usaha sederhana itu ternyata bisa memberikan Impact yang Besar, buat keluarga-keluarga nasabah.

Mungkin kita tidak punya kekuatan Super, namun saya percaya jika kita melakukannya dengan sepenuh hati dan punya tujuan yang tulus, akan memberi arti kepada kehidupan, baik keluarga kita maupun komunitas disekitar kita.

So What's your super hero story?

Latepost: 18 Aug 2023, Lukisan oleh Dede Eri Supria, IG @dedesupriaart - Pelukis Indonesia yang sudah berkarya sejak 1976.

Wednesday, July 26, 2023

Energi Mengalir pada apa yang kita fokuskan.

Pernah mencari sesuatu di atas meja, dan Anda tidak berhasil menemukannya, sementara tiba-tiba seorang masuk ke ruangan dan dengan mudah menemukannya?

Milton Erickson, salah satu ahli di bidang hipnosis, pernah didatangi seorang ibu yang bertanya apakah jerawat bisa disembuhkan dengan hipnosis, karena semua obat dan dokter kulit yang bisa ditemui sudah dicoba, namum jerawat anaknya tetap bertumbuh begitu banyak.

Di zamannya, obat jerawat dan teknologi tidak secanggih dan tersedia seperti sekarang. Karena Ibu dan Anaknya tersebut hendak bepergian untuk berlibur musim dingin, Erickson hanya berpesan untuk tidak membawa cermin dalam bentuk apapun. Bahkan saat sampai dihotel, mereka diminta agar menyingkirkan semua cermin yang ada. Cermin kecil di tas make up untuk Ibunya pun tidak boleh dibawa.

Ibu dan Anaknya pun menikmati ski di pegunungan dan menuruti saran Erickson, untuk menyingkirkan semua cermin. Beberapa minggu, setelah kembali dari liburan, Erickson menerima kabar dari sang ibu bahwa jerawat-jerawat baru anaknya sudah berhenti bertumbuh.

Prinsipnya sederhana. Apa yang Anda fokuskan di pikiran atau dunia internal Anda, bertumbuh. Apa yang Anda fokuskan, berkembang. Fokus Anda mempengaruhi tubuh dan pikiran Anda. Apa yang Anda fokuskan di pikiran bermanifestasi secara fisik di dunia Realitas Anda, entah diinginkan atau tidak.

Jadi pilih dengan bijak apa yang akan Anda fokuskan?

PS: dikutip dari buku "Be Happy Get What You Want" - Hingdranata Nikolay.

Sunday, July 16, 2023

Filosofi Secangkir Kopi.

Jika Anda memegang secangkir kopi, tiba-tiba ada yang lewat dan menabrakmu atau tidak sengaja menyentuh lenganmu, dan hal itu membuatmu menumpahkan kopi dimana-mana.

Pertanyaan: Kenapa Anda menumpahkan kopi? Jawaban: Tentu saja karena ada yang menabrakku.

Jawaban itu : SALAH.

Anda menumpahkan kopi karena cangkirmu berisi kopi.
Seandainya cangkirmu berisi teh, maka Anda akan menumpahkan teh.
"Apapun yang ada di dalam cangkir, itulah yang akan tumpah keluar."
Cangkir itu ibarat pikiran.

Ketika keadaan tidak baik datang menabrakmu dan mengguncangmu, apapun yang ada di dalam pikiranmu lah yang akan keluar.

Pertanyaannya sekarang: "Apakah yang ada di dalam cangkirmu?"
Ketika ada sesuatu yang mengguncang hidupmu, apa yang akan kamu tumpahkan?

Kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri, atau kemarahan, kepahitan, makian bahkan kutukan yang keluar dari pikiran dan mulutmu.

"Kamu sendiri yang tentukan".

Isilah cangkirmu dengan cinta kasih.

Ketika sesuatu yang tidak baik menabrak dan mengguncangmu maka cinta kasih yang akan tumpah keluar dari pikiranmu.

Jadilah pribadi yang dipenuhi cinta kasih.
Bukan lagi menjadi pribadi yang selalu menyalahkan orang lain atau faktor lain yang tidak baik. Tapi perbaiki apa yang seharusnya ada di dalammu.

Ingatlah apapun yang mengguncangmu bukan faktor dari luar yang menentukan hari-harimu tapi responmu dan reaksimulah yang menentukan. ☕

Have a blessed day, be a meaningful life.🙏
PS: Tulisan di atas adalah pesan yang dibagikan oleh seorang teman.

Thursday, July 06, 2023

Dua Serigala - Sebuah Cerita Cherokee (dari budaya Indian)

Seorang anak laki-laki mendatangi kakeknya, dipenuhi amarah pada anak laki-laki lain yang telah melakukan ketidakadilan padanya.

Kakek tua itu berkata kepada cucunya, "Izinkan saya menceritakan sebuah kisah. Saya juga, kadang-kadang, merasakan kebencian yang besar terhadap mereka yang telah menguasai diri saya, tanpa ada kesedihan atas apa yang mereka lakukan. Tapi kebencian melemahkanmu, dan kebencian tidak menyakiti musuhmu. Kebencian itu seperti meminum racun dan berharap musuhmu mati. Aku telah bergumul dengan perasaan ini berkali-kali".

"Seolah-olah ada dua serigala di dalam diriku; satu serigala itu baik dan tidak menyakiti. Dia hidup harmonis dengan sekelilingnya dan tidak tersinggung ketika tidak ada pelanggaran yang dimaksudkan. Dia hanya akan bertarung jika benar untuk lakukan itu, dan dengan cara yang benar. Tapi serigala lainnya, penuh amarah. Hal terkecil akan membuatnya marah".

"Dia melawan semua orang, sepanjang waktu, tanpa alasan. Dia tidak bisa berpikir karena kemarahan dan kebenciannya begitu besar. Itu adalah kemarahan yang tak berdaya, karena kemarahannya tidak akan mengubah apapun. Terkadang sulit untuk hidup dengan dua serigala di dalam diriku ini, karena kedua serigala mencoba mendominasi jiwaku".

Anak laki-laki itu menatap tajam ke mata Kakeknya dan bertanya, "Serigala mana yang akan menang, Kakek?" Kakek tersenyum dan berkata, "Yang saya beri makan".

Moral dari Cerita:
Seperti apa kita, tergantung dari Reaksi kita terhadap hal-hal yang sedang terjadi pada kita. Jadi pilih dengan bijak reaksi apa yang akan kita berikan.

Saturday, July 01, 2023

Lingkungan menentukan Perilaku?

Dalam suatu eksperimen yang dilakukan oleh seorang psikolog Solomon Asch, menemukan bahwa manusia memiliki kecenderungan perilaku normal kelompok sering kali mengalahkan perilaku orang yang diinginkan oleh perorangan.

Eksperimen dimulai dengan memasukan Subjek dalam sebuah ruangan bersama dengan sekolompok orang yang tidak dikenalnya. Tanpa sepengetahuan Subjek, partisipan lain adalah aktor-aktor yang sengaja dihadirkan oleh peneliti dan diminta memberikan jawabah yang telah disiapkan untuk pertanyaan tersebut.

Kelompok itu diminta melihat kartu dengan sebuah garis, lalu kartu kedua yang berisi beberapa garis. Tiap orang diminta memilih garis pada kartu kedua yang memiliki panjang sama dengan garis pada kartu pertama.

Gambar dibawah inilah dua kartu yang digunakan oleh Solomon Asch dalam eksperimen konformitas sosialnya. Panjang garis pada kartu sebelah kiri jelas terlihat sama panjangnya dengan garis C, tapi ketika kelompok aktor di ruangan itu mengatakan panjangnya berbeda, subjek penelitian sering kali berubah pikiran dan menyesuaikan dengan anggota lain ketimbang mempercayai pengamatannya sendiri.

Perilaku normal kelompok sering kali mengalahkan perilaku yang diinginkan perorangan. Pikiran manusia tahu bagaimana harus menyesuaikan diri dengan orang lain. kita dibuat ingin sejalan dengan kebanyakan orang lain.

Oleh karena itu kita sering melihat betapa besarnya pengaruh lingkungan pertemanan dengan pengembangan diri seseorang. Oleh karena itu, mau jadi sukses bergaullah dengan orang yang lebih sukses dari kita sehingga kita bisa mempelajari pandangan mereka dan ikut juga melakukan kebiasaan yang membawa mereka menjadi sukses. Begitu juga sebaliknya.

Jadi bijaklah dalam memilih komunitas Anda.

PS: Disadur dan diterjemahkan dari buku Atomic Habits - James Clear.

Sunday, June 18, 2023

Proses membuat kemajuan.

Ini adalah salah satu alasan orang gagal membuat perubahan. Pada saat mulai membuat beberapa perubahan kecil, tetapi tidak melihat hasil nyata, lalu memutuskan berhenti.

"Aku sudah lari pagi setiap hari selama sebulan, tetapi kenapa aku tidak melihat perubahan apapun pada tubuhku?"
"Aku sudah mencoba apa yang sudah diajarkan sebanyak tiga kali, tetapi tidak closing".
"Aku sudah mengganti pola makan seperti yang dianjurkan selama 2 minggu, tetapi tidak ada kemajuan kesembuhan sakitku."

Begitu pikiran seperti ini berkuasa, langkah berikutnya adalah berhenti dari apa yang sudah dimulai.

Menurut buku "Atomic Habits" - James Clear, agar mendapatkan perubahan yang bermakna, kebiasaan perlu dipertahankan cukup lama untuk menerobos "Dataran Potensi Laten", baru bisa membawa perubahan.

Bayangkan sebuah balok es diletakan di meja. Temperatur saat ini -3,5 derajat celcius. Meskipun pelan, ruangan mulai menghangat, -3, -2.5, -2, -1.5, -1, -0.5, masih belum terjadi apa-apa, kemudian 0 derajat. Es mulai meleleh. Kenaikan temperatur setengah derajat tidak berbeda dari kenaikan temperatur sebelumnya, tetapi yang terakhir memicu perubahan besar.

Peristiwa terobosan sering kali terjadi akibat banyak aksi sebelumnya, yang menghimpun potensi sampai cukup untuk memicu perubahan besar. Pola ini terjadi di mana-mana, termasuk Kanker, yang menghabiskan 80% hidupnya tanpa ketahuan, dan tiba-tiba menguasai seluruh tubuh dalam hitungan bulan. Bambu hampir tidak terlihat selama 5 tahun pertama hidupnya, karena sibuk membangun sistem akar yang kukuh di bawah tanah sebelum menjulang puluhan meter ke udara dalam rentang 6 minggu.

Kita sering berharap kemajuan berlangsung secara linear, cepat. Kenyataannya sering kali tertunda. Baru setelah berbulan2 atau bertahun2 kemudian baru merasakan kerja keras yang dijalani sebelumnya. Situasi ini dapat menimbulkan kekecewaan, merasa putus asa dan menyerah. Bagaimanapun, usaha itu tidak sia-sia, hanya ditabung. Mungkin agak lama kemudian, nilai usaha2 terdahulu baru mendatangkan hasil. Bersabarlah dalam berproses.
PS: Tersinpirasi dan disadur dari Buku Atomic Habits - James Clear.

Saturday, June 10, 2023

Menjalin Hubungan dengan Teman, Keluarga Vs Client.

Apa artinya menjalin suatu hubungan? Jalinan hubungan memiliki arti yang sangat luas. Seseorang bisa memiliki hubungan yang romantis dan non romantis. Bahkan, hubungan yang dimiliki seseorang dengan orang lain bisa berjalan positif hingga negatif.

Ada yang bilang Hubungan itu bisa menjadi tidak murni, Jika satu pihak ingin mengambil keuntungan dari pihak yang lain. Misal: si calon client akan dibaik-baikin supaya mau menjadi nasabah, seperti istilah ada udang dibalik batu.

Ada yang bilang jika kita memiliki client bisnis yang merupakan teman atau keluarga kita - nanti hubungannya bisa menjadi runyam. Hal seperti ini bisa runyam atau tidak, tergantung bagaimana memelihara hubungan tersebut.

Pandangan-pandangan tersebut tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah, karena terjadi dalam kehidupan real. Namun, apakah itu juga menjadi Nyata dalam kehidupan Anda, tergantung bagaimana anda memerankannya.

Setelah bertahun-tahun berkecimpung dalam Dunia Layanan Asuransi, saya berusaha untuk mengerti, mempelajari dan mepraktekannya - Kuncinya adalah Melayani dengan Tulus, terlepas hasilnya "Deal" atau "No Deal".

Apapun yang kita kerjakan orang akan merasakan Niatnya kita, baik itu secara pura-pura atau tidak. Hubungan apapun akan berjalan baik, jika kita melayani dengan Baik dan Tulus Hati.

Sunday, June 04, 2023

What doesn't kill you make you stronger?

The day when I left the corporate world. Hari terakhir bulan May 2016, saya meninggalkan pekerjaan di dunia korporasi untuk alasan pribadi.

Ada perasaan tidak pasti tentang masa depan, namun juga excited apa yang akan muncul di masa depan. Dengan keberanian dan sedikit iman memutuskan untuk menapakinya..

Lima tahun kemudian, Tepat sekali, Semuanya yang sudah dilewati tidak sesuai dengan Rencana dan Keinginan saya. Manusia cuma bisa berencana dan Tuhan yang menentukan, perkataan ini benar adanya.

Banyak rintangan, dan juga kejadian yang hampir membuat saya ingin menyerah, bahkan sampai menyerah pada kehidupan, literally benar-benar menyerah.

Namun, berkat kejadian itu pula membuat saya menjadi pribadi yang lebih kuat dari sebelumnya. Dan menjadi mengerti frasa ini: “WHAT DOESN'T KILL YOU MAKE YOU STRONGER”.

Ada banyak hal yang bisa membuat kita jatuh, tapi siapa yang tidak pernah jatuh? Kehidupan ini bukan tentang bisa tetap berdiri, tidak pernah jatuh atau pernah jatuh, Tapi Ini adalah tentang Ketika Jatuh, apakah kamu berani untuk berdiri, perbaiki diri dan coba lagi?

So what's your story?😉

Wednesday, May 31, 2023

Apa arti kata Pensiun?

Dalam suatu diskusi dengan seorang nasabah, yang juga merupakan seorang teman, sampai pada topik mengenai Pensiun.

Memang agak sensitif ketika menyinggung mengenai topik ini, karena menyangkut penerimaan kondisi bahwa kalau pensiun sudah tidak menghasilkan gaji karena yang bersangkutan adalah karyawan.

Saya juga melihat contoh yang nyata mengenai pensiun, ayah saya juga seorang karyawan. Ketika beliau pensiun tepat pada saat saya lulus kuliah S1, tetapi perubahan itu tidak membuatnya bingung. Karena ibu saya memiliki Toko, lalu ayah saya membantu Ibu saya bekerja di toko.

Tetapi permasalahan dimulai ketika Ibu saya meninggal dunia, ayah saya merasa tidak dapat mengerjakan apa-apa, lalu mulai stress dan mengalami depresi. Hal ini wajar terjadi di usia senja, dan jika tidak ditangani dengan baik maka akan menyebabkan Dementia (Pikun).

Namun, Puji Tuhan Ayah saya berhasil melewati tahap sulit itu. Beliau bisa mandiri kembali sampai saat ini akan berusia 80 tahun di bulan Juli tahun ini. Apa rahasianya?

Tujuan hidup, Ya karena Ayah saya memiliki Tujuan Hidup itu yang membuat dia tetap menjaga pola makan hidup sehat dan berolah raga setiap hari. Lalu mencari aktivitas yang selalu membuatnya aktif. Dan untungnya Ibu saya adalah orang yang rajin menabung, sehingga biaya hidup Ayah saya tidak membebani Anak-anaknya (Bukan Generasi Sandwich).

Pelajaran yang dapat saya petik adalah walau pensiun bukan berarti tidak mengerjakan apa-apa, harus tetap punya Tujuan Hidup. Mulailah merencanakan keuangan untuk pensiun di masa muda, supaya di masa senja tidak membebani keturunan berikutnya. Hidup nyaman & bahagia!

Wednesday, May 24, 2023

Banyak pekerjaan yang hilang, so what?

Dengan perubahan zaman dan teknologi, tidak dapat dipungkiri akan mempengaruhi banyak aspek kehidupan, seperti kebutuhan maupun pekerjaan.

Saya masih ingat waktu masih SD pernah ditugaskan untuk menulis surat dan pergi ke kantor pos untuk mengirimkan surat tersebut. Dari sana saya mengenal yang namanya Perangko.

Lalu juga pernah ditugaskan ke Bank untuk membuka rekening saat itu namanya Bank Exim (Sekarang sudah merger menjadi Bank Mandiri), untuk belajar menabung.

Sekarang untuk mengirimkan informasi hanya sebatas ujung jari, mau melakukan transaksi perbankan pun hanya hanya tinggal buka gadget. Dulu ramai-ramai pergi ke taman baca, sekarang kalau mau pergi ke kafe/restoran yang dicari adalah Wi-Fi.

Dengan perubahan zaman memang banyak pekerjaan yang akan hilang (seperti dalam gambar) karena tidak dibutuhkan lagi, namun juga banyak pekerjaan baru yang muncul:
- Content Creator
- Digital Marketing
- Sales Online
- Data Scientist
- Konsultan keuangan
- Manajer Avatar
- Kurator Digital
- Konsultasi Kesejahteraan Lansia
- Solar Technology Specialist
- Asisten/Konsultan Robot

Artinya perubahan akan selalu ada, tapi bukan untuk dikhawatirkan, justru kita juga harus ikut beradaptasi dan meningkatkan keahlian supaya bisa mengikuti perubahan itu dan Tetap Relevan di Dunia Kerja. 😊😉🙂

Tuesday, May 16, 2023

Work hard Vs Work smart.

Orang suka mengatakan "Makanya Work Smart dong, jangan Work Hard". Terutama mungkin pada saat melihat orang sedang lembur.

Akhir-akhir ini saya mencoba memikirkan kembali kata-kata ini. Mencoba melihat dari sudut pandang orang yang pertama kali mengucapkan kata-kata ini.

Kalau dalam Framework IT Governance Tahap Optimisasi itu selalu adalah proses yang terakhir, artinya tahap awal-awal adalah pendefinisian dan penerapan. Setelah itu dievaluasi, baru bisa dioptimisasi.

Jika memakai Framework yang sama, jadi seseorang harus coba mengerjakannya dulu, Work Hard. Setelah itu baru bisa dievaluasi dan menciptakan cara mengerjakan yang lebih Smart.

So Work Hard first, then Work Smart - Bagaimana pendapat teman-teman?

Saturday, May 06, 2023

Permasalahan dengan Waktu.

Waktu adalah komoditas paling berharga dalam hidup. Setiap dari kita memiliki waktu yang sama, 86.400 detik - Tidak ada seorang pun mendapat lebih atau kurang setiap harinya. Waktu yang diberikan tidak bisa ditabungkan untuk hari esok, dan harus dihabiskan dalam sehari. Oleh karena itu kita harus menentukan pilihan yang tepat dalam menggunakan waktu tersebut.

Sering kali kita berpikir bahwa kita tidak punya pilihan dalam menentukan prioritas dalam menggunakan waktu kita - seperti karena Deadline dan Meeting, kita sangat fokus dengan pekerjaan dan tidak punya waktu untuk hal-hal lain, seperti ambil raport anak, nonton performance atau pertandingan anak, dan lain-lain. Kita berpikir bahwa pekerjaan itu tidak bisa ditunda atau didelegasikan.

Bahkan seringkali kita juga lupa, kita harus menyisihkan waktu untuk menjaga kebugaran tubuh fisik kita, seperti olah raga, istirahat dan asupan yang cukup, serta kebutuhan Mental dan spiritual juga harus dipenuhi.

Namun, ketika terjadi sakit maka sepertinya semua terhenti. Pekerjaan kita pun bisa digantikan oleh orang lain. Tiba-tiba kita punya waktu untuk istirahat, dan punya waktu untuk pergi medical check up, dan konsultasi kepada ahlinya. Punya waktu untuk ketemu keluarga di rumah, walau dalam kondisi tidak prima.

Sungguh sangat disayangkan, terkadang kesadaran datang di akhir. Oleh karena itu selagi punya waktu, buat pilihan yang bijak untuk diri dan keluarga, Hidup seimbang!

Tuesday, April 11, 2023

Tentang Berbagi?

Membagikan Pengetahuan adalah Aktivitas saling menukarkan informasi, keahlian dan keterampilan dalam hubungan sesama manusia.

Umumnya aktivitas membagikan suatu komoditas fisik menyebabkan adanya pengurangan jumlah komoditas tersebut.

Namun, berbeda halnya dengan membagikan pengetahuan. Semakin suatu pengetahuan dibagikan maka semakin banyak orang yang mengetahuinya.

Apalagi dalam era teknologi informasi yang semakin maju, membagikan pengetahuan sangatlah mudah, dan ini bisa menjadi pedang bermata dua, Positif atau Negatif.

Buatlah pilihan yang bijak pengetahuan yang mana hendak Anda bagikan. 😉😉😉

Thursday, April 06, 2023

Arti Tanah Merah.

Dalam seminggu ini saya mengadakan perjalanan pulang ke kampung, ini adalah acara Tahunan - 清明节 (Pin Yin: Qing Ming Jie), Ritual Etnis Tionghoa untuk berziarah ke kuburan keluarga dan leluhur.

Kampung Halaman ada di Rengat, Riau - biasanya Naik pesawat dari Jakarta ke Pekan Baru, lalu lewat jalan darat lebih kurang 4 jam. Di sepanjang jalan banyak mengembalikan kenangan2 masa kecil dulu hehe..

Salah satu pemandangan yang unik adalah warna tanah di sekitar kampung halaman yaitu Merah. Berbeda pemandangan jika melakukan perjalanan ke Pulau Jawa, yang selalu terlihat sawah terbentang, dan padang hijau.

Jika melihat tanah merah, pikiran langsung terasosiasi bahwa tanahnya tidak subur. Namun, saya teringat akan perkataan Seorang Petinggi, waktu saya masih bertugas jadi External Auditor di salah satu Perusahaan Energi di daerah itu - "There must be something in that infertile soil". Ya benar saja, karena daerah Riau terkenal dengan pertambangan Minyak dan Gas bumi. 😁

Perkataan itu juga mengingatkan saya bahwa terkadang Sesuatu atau kejadian yang buruk itu tidak sepenuhnya Buruk, dalam segala Otoritas Sang Pencipta Langit dan Bumi, pasti punya Rancangan yang baik dan sempurna untuk Umat Manusia.

Keep Fighting & Keep Believing! 😊🙂😄

Wednesday, March 22, 2023

Kemanusiaan untuk Dunia yang lebih baik.

Jacqueline Nyetipei Kiplimo melakukan sesuatu yang mengejutkan dunia selama Zheng-Kai Marathon tahun 2010. Ketika dia menyaksikan seorang peserta penyandang cacat yang diamputasi kedua tangannya, berjuang untuk minum air.

Alih-alih melihat momennya untuk berlari di depan atlet yang sedang berjuang ini, dia berlari di sampingnya dari jarak 10 Km ke jarak 38 Km, membantunya minum air di semua tempat yang disediakan minum.

Bantuan yang dengan penuh kasih dia berikan kepada sesama pesaingnya, memperlambat waktu larinya dan menyebabkan dia kehilangan posisi tempat pertama dan mendapat tempat ke-2 dalam lomba -- membuatnya kehilangan hadiah uang tunai $10,000.

Jacqueline Nyetipei Kiplimo menunjukkan dunia arti hari itu kepadanya, berbelas kasih dan membantu satu sama lain lebih penting daripada memenangkan perlombaan yang telah dia persiapkan seumur hidupnya.

Seperti inilah rupa seorang pemimpin sejati, yang tidak pernah meninggalkan seseorang yang tidak beruntung.

Ini bukan tentang mendapat pengakuan ataupun pujian, ini bukan tentang penghargaan, Ini tentang menunjukkan belas kasih satu sama lain untuk menciptakan dunia yang lebih baik. 😇😊😉

Sunday, March 19, 2023

The Sky is My Limit.

Foto ini dikirim oleh teman saya beberapa hari yang lalu ke WA saya. Saya agak lupa kapan foto ini diambil, dicoba diingat lagi mungkin sekitar tahun 2008 (15 tahun lalu), dalam suatu acara Run di sekitar daerah CBD.

Yang menjadi perhatian saya dalam foto ini adalah kata-kata "The Sky is my limit". Hal ini membuat saya merefleksi ke dalam diri saya.

Banyak kali kesempatan saya sendiri suka membatasi diri, bahwa saya tidak bisa capai ini dan itu, karena sulit dan berbagai macam alasan. Hal tersebut menyebabkan kita menutup diri untuk mengeksplorasi sampai mana kita bisa menarik batas kemampuan kita.

Padahal sebenarnya, kita bisa mencapai target yang kita mau, jika kita mau meningkatkan kemampuan, skill dan usaha untuk itu. Seperti orang mau lomba lari marathon 40 KM, selama bertahun-tahun melakukan latihan. Yang awalnya tidak mungkin, tapi akhirnya bisa berhasil.

So yess, The Sky is my limit, what about you?

Thursday, March 16, 2023

Ce'st Lavie. (That's Life)

Pertama saling kenal, ketika sekitar 27 tahun yang lalu (Tahun 1996) - kami bergabung di Laboratorium Software sebagai Asisten Lab di Kampus Binus, Syahdan. Kami dari Jurusan yang berbeda, saya Manajemen Informatika 1995 sedang Lili Komputer Akuntansi 1995.

Dan sekarang karena profesi dan pencapaian yang sama, kami dipertemukan lagi di Bangkok, Thailand, dua minggu yang lalu (5 Maret 2023). 😊

Seperti kata Forrest Gump, Life is like a box of chocolates, you never know what you're gonna get. Sepanjang jalan hidup, kita tidak pernah tahu ketemu dengan siapa, dan apa yang akan terjadi.

Akan tetapi semua pertemuan dan kejadian mengajarkan kita menjadi seperti sekarang. Itulah bagian serunya Pertualangannya. 😊🙂😉

Thursday, February 23, 2023

Bagaimana menghadapi Era Artificial Intelligent (AI)?

Perkembangan AI (Artificial Inteligent) dan Viralnya kemampuan ChatGPT yang luar biasa, ada sebagian orang yang merasa khawatir.

Khawatir bahwa ada pekerjaan yang tergantikan oleh Robot/Mesin. Mungkin seperti film Terminator, Rise of the Machines - Para Robot berbalik memberontak terhadap manusia.

Kekhawatiran itu Normal. Namun, harus disadari bahwa kita masih dalam Bisnis yang berhubungan dengan manusia - walaupun AI bisa mengambil alih banyak pekerjaan analisis dan pekerjaan otomatisasi.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Institusi Riset Stanford, Uang yang Anda hasilkan ditentukan hanya 12,5% oleh pengetahuan dan 87,5% oleh kemampuan Anda untuk berurusan dengan orang lain.

Jadi menurut Eric Feng, seorang pembicara, penulis, Sales Strategist Coach, Jika ingin mempertahankan pekerjaan atau mendapat pekerjaan yang berpendapatan tinggi 8 skill ini yang harus dimiliki:

- Mampu Terhubung dengan orang secara emosi
- Punya Selera humor yang membantu orang bahagia
- Memiliki kesadaran akan konteks budaya dan sosial
- Mampu membaca pikiran, perasaan, dan kebutuhan
- Mampu mempengaruhi orang dengan cara berpikir Anda
- Mampu bicara dengan singkat, jelas dan menyakinkan
- Mampu Memotivasi dan membantu orang untuk tetap positif
- Kuat dalam mengelola orang yang sulit

No. 1 - 4 membantu orang berhubungan dengan orang lain.
Keempat berikutnya menolong Anda untuk memimpin orang lain.

Jadi masih khawatir dengan kemampuan AI? Jangan ya, Mari fokuskan untuk meningkatkan kemampuan Diri terutama dalam hal People Skill.

Tuesday, February 14, 2023

Efek "Saya sudah tahu".

Salah satu hal yang paling menjengkelkan dalam mentoring anak remaja adalah pada saat menerima tanggapan "Sudah tahu, Ms". Namun, setelah itu saya menyaksikan siswa itu masih melakukan kesalahan yang sama.

Ada rasa ingin melampiaskan kemarahan, tetapi "pause" - refleksi saya sendiri sebagai orang dewasa, pun masih sering melakukan hal yang sama. Baik terhadap teman/kolega, senior saya, atasan bahkan orang tua sendiri.

Setelah saya renungkan sebenarnya efek tanggapan "saya sudah tahu" itu lebih banyak merugikan daripada manfaatnya. Dengan mengakui sudah mengetahui sesuatu, secara tidak langsung memerintahkan otak kita untuk tidak memperhatikan hal tersebut. Padahal sebenarnya, mungkin yang kita ketahui hanya parsial.

Dikarenakan otak diperintahkan untuk tidak memperhatikan, maka kita juga melewati informasi yang sedang ditransferkan, sehingga walaupun kita disana mendengarkan namun tidak tertanam dalam memori kita.

Hal itu juga menjadi penyebab, si pemberi informasi mengatakan, "saya sudah info koq" atau "sudah diajarkan koq". Tetapi si pendengar tidak pernah ingat dan masih melakukan kesalahan.

Setelah melewati berbagai pembelajaran, saya melatih diri untuk "be present" dan fokus pada hal yang sedang terjadi di depan saya - hal tersebut selain untuk menghargai orang yang berhadapan dengan saya, dan juga supaya tidak terjadi "Misinformation Effect".

Ketika berinteraksi dengan orang lain, Hal apa yang paling menjengkelkan buat Anda?

PS: Mentoring at Beacon Light Community School as part of my ministry to the community.

Monday, February 13, 2023

Hidup bukan seperti Sosial Media.

Akhir pekan kemaren diberi kesempatan untuk mengunjungi fasilitas Kampus Almamater di Alam Sutera. Salah satu fasilitas yang kami datangi adalah ruang fotografi.

Kami mencoba seolah menjadi model dan berpose. Banyak foto yang kami buat namun hanya yang paling bagus yang dipilih untuk dipublikasikan, baik di sosial media seperti Instagram dan YouTube.

Bukankah itu yang sering terjadi di dalam kehidupan? Kita sering melihat pencapaian-pencapaian orang lain, seolah mereka dilahirkan langsung begitu beruntung.

Pada kenyataannya seperti foto yang terbaik yang diposting publikasikan itu adalah hasil seleksi mungkin dari 50 atau ratusan foto.

Banyak hal yang tidak terlihat oleh orang lain seperti, banyaknya jam latihan/usaha, kelelahan, keringat dan tangisan yang bercucuran dalam perjuangan meraih pencapaian itu.

Tidak ada pencapaian tanpa usaha! - No pain No Gain. Semua juga bisa mencapai jika ada usaha yang tepat. 😉

Friday, February 10, 2023

Know how to react.

Dalam suatu seminar yang saya ikuti, memaparkan suatu konsep bagian otak untuk menjelaskan mengenai perilaku seseorang yang disebut "Triune Brain" Model oleh Paul D. MacLean.

Dijelaskan bahwa otak manusia terdiri dari 3 bagian besar:
1. Neo Cortex (Thinking Layer)
2. Limbic System (Emotional Layer)
3. Reptilian Complex (Primitive Layer)

Yang masing-masing bagian ini memiliki fungsinya:
Bagian pertama Neo Cortex yang diberi istilah Human Brain (Otak Manusia), bertugas untuk berpikir secara logika, memecahkan masalah sulit, berimajinasi juga memiliki kemampuan untuk mencari tahu apa yang dipikirkan orang lain.

Kedua Limbic system bertanggung jawab atas emosi, memori dan kebiasaan - hal ini juga mengizinkan manusia untuk belajar dari pengalaman dan mengantisipasi bahaya.

Yang terakhir Reptilian complex, adalah bagian otak yang paling sederhana, me-sinyalkan gerakan reflek (tanpa pikir) jika ada bahaya.

Dengan mengetahui ini sebagai pribadi, diharapkan dalam menyadari dan menguasai dalam mengaktifkan fungsi bagian yang mana, sehingga efektif dalam menghadapi suatu situasi.

Saya jadi menyadari bahwa kita dapat memilih reaksi, ketika pendapat ditolak, atau terjadi hal yang tidak menyenangkan, asal kita memberi "pause" beberapa detik sebelum bereaksi.

Lebih lanjut ada juga hal-hal kita memang harus bereaksi dengan cepat tanpa mikir, kalau dalam menghadapi suatu bahaya, misal tangan tersentuh panci panas, ya jelas harus langsung menghindar.

Dan kesadaran itu memberi keuntungan untuk tidak salah memilih reaksi yang pada akhirnya hanya merugikan kita sendiri.

"A moment of patience in a moment of anger saves your a hundred moment of regrets". - Anon.

Wednesday, February 01, 2023

Kekuatan Fokus.

Studi sains menunjukkan bahwa Imajinasi dan Memori menggunakan jaringan otak yang sama. Oleh sebab itu sesuatu yang kita fokuskan dan imajinasikan bisa dianggap sebagai memori dan realita oleh otak kita.

Jadi tidak peduli sesuatu itu benar atau tidak, keduanya bisa benar saat kita benar-benar fokus dan mengimajinasikannya!Ini sesuatu yang bisa menyenangkan kalau kita fokuskan ke hal-hal yang membahagiakan dan juga berlaku sebaliknya jika kita fokuskan padahal yang mengerikan!

Jatuh cinta adalah sebuah contoh mengenai kekuatan fokus. Pernah jatuh cinta? kalau ya, tentu Anda juga merasa bahwa semua hal yang Anda ketahui mengenai orang tersebut adalah baik. Bahkan apabila Anda tahu ada hal yang kurang atau tidak baik pun Anda akan abaikan dan anggap tidak pernah ada.

Lebih jauh lagi, mungkin Anda akan mengabaikan siapapun yang mencoba mengatakan kepada Anda betapa tidak baiknya orang tersebut. Anda mungkin terheran bahwa ada orang yang mengatakan itu, Anda bahkan akan melawan teman, ribut dengan anggota keluarga, tinggalkan pekerjaan dan lain-lain demi untuk mewujudkan secara fisik cinta Anda ini.

Kalau Anda pernah mengalaminya, Anda akan menyadari betapa hebat kekuatan FOKUS ini. Pernahkah Anda bayangkan betapa luar biasanya jika fokus seperti ini diterapkan dalam mencapai Cita-cita atau Pencapaian pekerjaan? Saat apapun yang menghalangi tidak lagi dianggap sebagai halangan, yang ada dipikiran Anda hanyalah mewujudkan cita-cita tersebut. Jadi apa yang akan Anda FOKUS kan?

"FOKUS menentukan apa yang akan kita lihat, dengar dan rasakan. FOKUS yang mengarahkan dan membentuk Realitas kita". - Hingdranata Nikolay.

Thursday, January 26, 2023

Kendalikan Pemikiran Anda.

Pernahkah Anda dengan hanya melihat gambar Jeruk Nipis aja, Anda langsung mengernyitkan muka dan mata Anda. Seolah Anda sedang merasakan asamnya rasa jeruk nipis tersebut.

Ini membuktikan bahwa otak kita tidak bisa membedakan antara fakta atau hanya imajinasi, lalu memberikan memerintahkan reaksi pada tubuh kita, berdasarkan pengalaman apa yang pernah kita atau orang lain rasakan.

Sebenarnya desain tersebut bertujuan untuk sebagai Defense sistem kita, dalam menghadapi berbagai kondisi bahaya, dan itu sistem pencegahannya.

Namun, jika itu bereaksi secara berlebihan itu lah yang suka disebut "Over reactive", sehingga bisa menyebabkan orang tersebut stress atau malah lumpuh dan enggan melakukan apa-apa.

Contoh: Seorang Sales melakukan penawaran produk kepada seorang customer, lalu ternyata ditolak. Lalu melakukan penawaran berikutnya ditolak lagi, sampai beberapa kali.

Setelah itu mungkin saja sales tersebut enggan melakukan penawaran berikutnya. Atau mungkin juga merasa pekerjaan sales tidak cocok dengan dirinya. Hal tersebut dikarenakan dia sudah membayangkan akan ditolak lagi.

Alih-alih seharusnya dia menantang diri sendiri dengan bertanya, "Bagaimana ya supaya saya bisa mencapai target penjualan?". Lalu mulai mencari pelatihan, memperbaiki diri dan memperbanyak jam terbang. Dan mungkin saja akhirnya dia berhasil.

Jadi kendalikan Pemikiran Anda jika ingin berhasil. Kesuksesan ditentukan oleh Pertanyaan yang kamu tanyakan kepada dirimu sendiri.

Friday, January 13, 2023

Renungan Menjelang Tahun Baru Imlek.

Lukisan sembilan Ikan Koi, terdiri dari delapan warna merah atau emas dan satu hitam - dalam feng shui dipercaya akan menarik kekayaan dan kemakmuran ke dalam rumah orang yang memasang lukisannya.

Koi hitam tunggal menyerap semua energi (chi) negatif dari daerah sekitar, sedangkan delapan koi merah dan emas menarik chi positif/sehat.

Beda dengan Feng shui - berdasarkan pengalaman pribadi; kekayaan, kemakmuran dan sukses itu tidak ada yang instant, semua butuh proses.

Proses ini diilustrasikan seperti bayi belajar berjalan, tidak ada orang di dunia ini bisa lari ketika baru dilahirkan. Seorang bayi perlu melalui proses pertumbuhan sebelum mereka akhirnya bisa melakukan langkah pertama, lalu jalan tidak stabil, jalan dengan stabil, dan akhirnya bisa lari.

Dalam proses tersebut, banyak pengalaman yang tidak mengenakan, seperti jatuh atau tersandung, tidak hanya sekali, puluhan atau ratusan kali. Setelah proses berulang-ulang, kaki semakin kuat dan akhirnya seorang bayi bisa berjalan lalu berlari.

Namun, Bagaimana untuk mereka yang lahir beruntung dalam keluarga yang mampu dan punya posisi memulai yang lebih baik? Bukankah kesuksesannya bisa ditentukan oleh kondisi pada saat mereka lahir?

Saya ingin menjawabnya dengan ilustrasi berikut: ketika seseorang bertanya "Mengapa rambutmu keriting?" Dia akan menjawab, "Kakek nenek dan orang tua saya berambut keriting, maka saya berambut keriting". Mungkin itu jawaban yang masuk akal.

Namun, jika ditanya "kenapa kamu tidak sukses?". Orang akan menertawakan jika orang tersebut menjawab "Orang tua dan Kakek nenek saya adalah orang tidak sukses, maka kami secara genetik adalah orang-orang tidak sukses", karena semua orang mengerti tidak peduli kondisi apapun, seseorang bisa berhasil dan sukses, jika Dia cukup gigih untuk berusaha.

Jika kesempatan muncul sekali itu mungkin keberuntungan, jika muncul dua kali itu mungkin kebetulan. Tetapi jika muncul ketiga kali maka itu adalah suatu pola. Keberuntungan adalah keren, tapi saya percaya keberuntungan muncul setelah ada usaha.

Bagaimana menurut teman2? Feel free to comment.

Thursday, January 05, 2023

Stop Berperan Sebagai Korban.

Tahun 2022 sudah kita lewati, tentu ada yang sudah dan ada yang belum mencapai targetnya. Bagi yang belum mencapai target, mungkin beberapa menyalahkan berbagai hal atau orang di sekitar mereka untuk apa yang terjadi.

Seorang karyawan komplain apapun di perusahaan. Seorang pebisnis menyalahkan apapun yang terjadi di Market. Fasilitas kurang, penghasilan kurang, tidak cukup diperhatikan, tidak diberikan kesempatan yang cukup, tidak tersedia pilihan yang cukup, kurang dukungan, peraturan pemerintah yang tidak ideal, gara-gara si itu, dan lain-lain.

Saat keadaan menjadi sulit, beberapa akan dengan gampang menunjuk "salah siapa ini?!", dan setelah itu mereka tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menemukan apa atau siapa yang menjadi biang keroknya.

Mungkin suatu sikap yang paling mengesankan tentang kebahagiaan yang diungkapkan oleh istri John C. Maxwell (seorang pakar kepemimpinan), saat dikonfirmasikan bahwa suaminya John adalah pakar komunikasi dan kepemimpinan tentu membuatnya berbahagia sebagai seorang istri. Ia menjawab "Tidak!, saya tidak perlu John untuk membuat saya bahagia. Apabila saya ingin bahagia, saya bisa bahagia, tidak peduli apa yang dilakukan John".

Bagaimana perasaan Anda saat tahu bahwa Andalah yang pegang kendali atas apa yang terjadi di sekitar Anda? Anda bisa menyebabkan banyak hal yang terjadi di kehidupan Anda? Menjadi Arsitek dan mendesain kehidupan sesuai dengan keinginan sendiri serta membawa manfaat untuk orang lain?

Bayangkan seorang berkinerja buruk menyalahkan betapa kecil gajinya sebagai alasan, mengatakan "Bagaimana bisa kerja maksimal jika bayarannya demikian!". Perhatikan, apakah yang dimaksud adalah "Dengan gaji yang lebih besar secara otomatis kemampuannya meningkat?" Berarti, kemampuannya bertambah atau berkurang sesuai dengan bayarannya? Secara implisit artinya "sebenarnya ia mampu, tetap tidak dikeluarkan karena bayarannya tidak sesuai?"

Hal ini menyangkut tanggung jawab, memilih menjadi "yang menyebabkan" sesuatu terjadi atau "menjadi akibat" dari sesuatu yang terjadi. Ada yang mengambil tanggung jawab atas hasil yang ia capai, ada yang segera mencari faktor apa yang menyebabkan tidak tercapainya hasil tersebut, atau mengeluh bahwa ia adalah korban atas situasi yang ada.

Dalam kehidupan banyak hal merupakan suatu pilihan, jadi buatlah pilihan yang bijak.

PS: Terinspirasi dari buku "Be Happy Get What You Want" - Karya Hingdranata Nikolay.

Tuesday, December 20, 2022

Mental Sang Juara.

Lionel Messi, nama yang dieluk-elukan dalam beberapa hari ini, sejak Argentina dinobatkan jadi Juara Piala Dunia 2022, di hari Minggu kemaren.

Kondisi ini berbeda sekali dengan peristiwa delapan tahun yang lalu di Piala Dunia 2014. Saat itu Argentina juga merupakan finalis dalam pertandingan skala dunia itu, tapi harus menelan pil pahit menjadi runner up, kalah dari team Panzer, Jerman.

Lalu kalah lagi di Final Copa America 2015 melawan Chile, terus kembali bermain di Piala Dunia 2018, namun gagal lagi. Messi dikritik habis - habisan, "Seorang Bintang tidak bisa membawa negaranya menjadi Juara", "Dia tidak seharusnya ada di Timnas".

Bahkan fotonya dibakar oleh orang-orang di negaranya, karena kekecewaan terhadap sang Bintang. Seolah kekalahan adalah suatu tindakan kriminalitas yang kejam.

Tetapi Messi menanggapinya dengan mengatakan "Saya ingin mengakhiri karir saya dengan memenangkan sesuatu bersama dengan Timnas. Dan saya sudah mencobanya sebanyak yang saya bisa. Saya tidak menyimpan perasaan bahwa saya sudah membiarkan kesempatan itu terlewati".

"Saya tidak peduli orang tidak menginginkan saya ada di timnas, atau memberikan komentar yang buruk tentang saya. Berdiri, coba lagi dan bertanding lagi".

"Itulah intinya, tidak hanya dalam sepak bola, tetapi dalam hidup. Bahwasannya dalam kehidupan, Jatuh tersandung, Bangkit dan coba lagi, berjuang untuk meraih impian".

Itulah Semangat Mental Seorang Juara, tidak berlarut-larut dalam kegagalan demi kegagalan, tapi berdiri coba lagi, sampai Impiannya Terwujud.

Semoga semangat dan mental sang juara, bisa menginspirasi kita semua.😉😉😉

Untuk melihat lebih detail Cerita mengenai Sang Bintang, klik link berikut: https://www.youtube.com/watch?v=N-bGWFZVc4U

PS: Faktanya Messi muda sering ditolak oleh klub sepak bola, karena tubuhnya yang pendek. Dia pernah mengalami defisiensi hormon pertumbuhan.

Sunday, December 18, 2022

Tips untuk Menulis.

Terkadang menulis itu bukan pekerjaan yang mudah. Ada banyak orang yang bingung mau menulis apa, tidak punya ide, tidak tahu mau menulis apa.

Seringkali kita khawatir tentang bagaimana caranya menulis. Namun, sebenarnya yang lebih penting dari itu adalah "Kenapa kita menulis?".

Dalam menulis tidak boleh seperti melakukan pekerjaan rumah yang menyiksa, sesuatu yang kita benci tetapi dipaksa untuk melakukannya.

Jika kita hanya fokus menulis sesuatu yang indah itu akan menjadi pekerjaan yang mengerikan dan membuat stress. Seperti dalam berpose untuk sebuah foto atau selfie, kita bebas mengekspresikan raut muka kita, begitu juga dalam menulis.

Jadi mulailah menulis apa yang ada di dalam pikiran Anda, dalam melakukan itu Anda harus bahagia dalam menulis.

Jika tidak punya ide, keluarlah untuk bersosialisasi dengan orang-orang sekitar, diskusikan hal apa yang ingin Anda ketahui, dari sana akan mendapatkan banyak perspektif.

Tuesday, December 13, 2022

Kembali Ke Kampus?

Setelah lama lulus dari bangku kuliah, selalu ada perasaan yang membahagiakan datang mengunjungi Kampus Almamater.

Walaupun kali ini kampus yang saya kunjungi bukan ruang kelas yang dulu - tetapi memori kenangan masa lalu muncul kembali.

Kenangan ketika pertama kali datang ke kota Metropolitan untuk kuliah. Dengan gelagat polos-polos orang kampung datang ke kota.

Waktu dulu kuliah masih di Kampus Binus Syahdan, yang waktu itu masih STMIK, dengan hanya ada 4 Jurusan Ilmu Komputer. Sekarang hampir semua jurusan Ada.

Dulu kuliah masih pakai AC Alam, dan AC hanya dipasang di ruang komputer. Sekarang hampir semua ruangan lengkap fasilitas, dan peralatan tergantung fungsinya. Membuat rasanya ingin pengen kuliah lagi hehe.. 😄😄😄

Ini hanya mau mengingatkan, kita harus melakukan perubahan secara konsisten kearah yang positif mengikuti perkembangan dan kebutuhan zaman - jika tidak, kita akan ditinggalkan.

"It is not the strongest of the species that survive, nor the most intelligent, but the one most responsive to change". - Charles Darwin.

Sunday, December 04, 2022

Life is like stock market.

Trending Topic di setiap akhir tahun dan awal tahun adalah kegiatan mereview pencapaian atas Target yang telah dibuat sebelumnya.⁣⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣

Lalu baru dilanjutkan membuat Goal baru untuk tahun yang baru.⁣⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣

Ada yang kecewa dengan kegagalan yang dialami, ada juga yang puas dengan keberhasilan yang dicapai di tahun itu.⁣⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣

Berhubungan dengan itu ada yang menasehati jika gagal maka boleh sedih selama 24 jam.⁣⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣

Sebaliknya jika berhasil pun rayakan dalam waktu 24 jam, Setelah itu Let's fight again!⁣⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣

Ada yang bilang Turun dan Naik itu biasa dalam hidup, seperti loncatan dalam mesin ElektroKardioGram (EKG) - Itu adalah tanda kehidupan.⁣⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣

Yang penting trendnya naik seperti Index Saham - menuju tujuan yang lebih tinggi dalam jangka panjang.⁣⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣

Let's Fight Together for a better future.⁣⁣⁣⁣
There is No Failure, Only Feedback! ⁣⁣⁣⁣

Tuesday, November 29, 2022

Berani untuk Bermimpi.

Terkadang pada saat kita diminta untuk berimajinasi tentang masa depan atau impian, tidak jarang kita tidak berani membayangi sesuatu yang besar.

Atau misal pada saat kita hendak melakukan suatu presentasi, sering kali kita berpikir "gimana nanti kalau ada yang tanya dan tidak bisa jawab?" atau "gimana nanti kalau gagap atau salah berkata-kata?".

Padahal kita hanya diminta untuk berimajinasi, dan sebenarnya berkuasa untuk membuat skenario yang akan kita jalani di dalam pikiran kita, kenapa kita tidak dibuat menjadi fantastik, atau berhasil?

Ada yang bilang takut terlalu jumawa atau terlalu over confident. Apakah salah kalau hanya berimajinasi, dan tidak diumbar keluar dari mulut?

Riset menunjukkan imajinasi kita bisa menstimulasi otak kita untuk mewujudkan apa yang kita bayangkan. Jadi impian apa yang akan Anda bayangkan terhadap masa depan Anda? Have you got something Big?

"Don't be afraid of the space between your dream and reality. If you can dream it, you can make it so". - Belva Davis

PS: Gambar Abstrak di bawah adalah Karya Master Piece oleh Pelukis Affandi - bisa tebak itu gambar apa?

Thursday, November 24, 2022

Menolong orang lain, Menolong diri sendiri.

Kita tidak perlu menjadi Malaikat, Kaya atau Pintar dulu untuk bisa menolong atau bermanfaat bagi orang-orang di sekitar kita.

Kita hanya perlu menentukan Niat, Tekad dan Tujuan dalam melakukan apa yang akan kita lakukan.

Tindakan menolong orang lain sebenarnya bukan hanya untuk orang yang ditolong, tapi itu juga Menolong diri kita sendiri.

Perbuatan menolong orang lain dapat memberikan manfaat berikut:
- Membuat diri lebih bersyukur, kita jadi sadar bahwa masih banyak orang yang hidupnya kurang beruntung

- Membuat Hidup lebih lama, karena tindakan menolong orang lain dapat membantu kita mengelola stress serta memicu rasa bahagia dalam hidup.

- Meningkatkan kepercayaan diri. Ketika kita mampu berinteraksi dengan orang banyak, rasa percaya diripun meningkat.

Jadi Tindakan Positif apa yang sudah Anda lakukan untuk orang lain hari ini?

Sunday, November 20, 2022

Merancang Impian?

Dalam menetapkan Target atau Goal, kerap kali dianjurkan untuk menggunakan framework SMART.

Kepanjangan dari SMART adalah Specific, Measurable, Attainable, Realistic, Timebound.

Yang mau saya sorot adalah tentang Realistic. Sering kali juga kita disebut "Bermimpi" jika Target kita dianggap terlalu muluk atau tinggi - dengan arti kata itu tidak mungkin untuk dicapai.

Apa definisi Realistic itu? Apakah Target yang diperkirakan dapat dicapai, baru disebut dengan Realistic? Atau Target yang pernah ada orang mencapainya baru dikatakan Realistic?

Jika begitu, untung para pendahulu membuat target yang tidak Realistic, sehingga tercatat dalam sejarah ada penemuan baru, seperti Bola Lampu, Pesawat Terbang, Orang mendarat di Bulan, yang belum dicapai oleh orang sebelumnya.

Yang saya renungkan adalah semua Target itu Realistic, yang tidak Realistic adalah Skill (Keahlian) dan Knowledge (Pengetahuan) kita untuk mencapai Target itu.

Jadi supaya Realistic, Tingkatkan Skill dan Knowledge supaya bisa mencapai Target itu. - Menurut pemikiran teman-teman gimana?

PS: Pengasus ini sering disebut hanya Imajinasi, tapi Imajinasi mimpi dapat memberikan Motivasi untuk mewujudkannya.

Saturday, November 12, 2022

Penting Memiliki Impian dalam Hidup?

Untuk Teman-teman yang berkecimpung dalam dunia Network Marketing tentu sudah sering ditanyakan mengenai "apa Impianmu?".

Impian di sini didefinisikan sebagai Tujuan hidup atau apa yang ingin dicapai dalam hidupnya.

Tidak sedikit yang menjawab, "Hidup mengalir aja lah", " Ngga tau, hidup sehari demi sehari aja".

Ada juga yang menjawab, "Ingin membawa Orang tua Umroh/Haji/Jalan2 ke LN", "Punya Rumah dan Mobil Pribadi", "Passive Income", "Anak-anak bisa kuliah ke LN" dan lain sebagainya.

Mengapa penting seseorang memiki Impian? Sebenarnya alasannya Sederhana. Dengan Impian, Anda memiliki motivasi untuk mengerjakan sesuatu, Anda memiliki Gairah untuk mengusahakannya.

Hanya ketika Anda menyadari pekerjaan yang Anda lakukan, bukan "hanya pekerjaan", itu adalah tujuan hidup Anda, maka Anda akan benar-benar berjuang untuk itu.

Bahkan kualitas pekerjaan yang Anda hasilkan juga akan mencerminkan hal ini. Karena pekerjaan ini untuk diri Anda di masa depan, bukan untuk orang lain.

Jadi Apa impian Anda?

"I dream my paintings, and then I paint my dreams" - Vincent Van Gogh.
Lukisan ini adalah Karya Nue Prastowo.

Monday, November 07, 2022

Apa itu Hoki?

Hari Minggu kemaren saya mendapat undangan dari Seorang Teman untuk mengunjungi Art Moment, Gandaria City.

Dalam pameran itu ada satu gambar yang saya yakin teman-teman mengenal gambar itu sebagai Kucing pembawa Hoki (keberuntungan) yang berasal dari Jepang, Maneki Neko (artinya Kucing mengundang).

Biasanya orang menaruh patung ini di depan kasir toko, restoran atau pun hotel. Diharapkan Simbol ini bisa mengundang Rezeki kepada pemiliknya.

Lalu apakah keberuntungan (Hoki) itu? Jelas tidak ada seorang pun yang selalu beruntung setiap waktu, tetapi memang ada orang yang kelihatannya selalu beruntung.

Mungkin terkadang kita merasa tidak adil ataukah kita melihat lebih dalam apa yang membantu mereka sehingga bisa seberuntung itu.

Pada kenyataannya orang yang beruntung tidaklah beruntung secara kebetulan. Mereka beruntung karena cara pemikiran yang diterapkan dalam hidupnya. Suatu pemikiran yang percaya dan menerima bahwa Hal buruk bisa tidak terhindari, tetapi keberuntungan adalah sesuatu yang dapat diciptakan melalui kerja keras, berani untuk berubah dan berpengharapan.

Apa itu Hoki menurut teman2?

"I'm a great believer in luck. I've found that the harder I work, the more I have of it." - Thomas Jefferson.

PS: Lukisan ini karya dari artist Mochtar Sarman. Karya seni ini bisa dinikmati secara 3 dimensi dengan menggunakan kacamata 3D. Pelukis pernah berprofesi sebagai Country Director Disney utk Indonesia dan bekerja selama 21 tahun disana. Sangat Menarik!

Sunday, October 30, 2022

Tekad dapat mengubah Takdir?

Su Bingtian lahir dari keluarga yang sangat sederhana di desa Zhongshan, Propinsi Guangdong, China. Ayahnya seorang petani dan ibunya seorang pengasuh anak.

Su hanya dikenal sebagai pelari cadangan di masa sekolahnya, dengan tinggi badan rata-rata orang Asia.

Namun pada Olimpiade Musim Panas, Tokyo 2020 - Su membuat sejarah sebagai Orang Non-Afrika yang masuk ke final di Nomor Lari 100 m.

Jika melihat data sejarah, tidak ada Atlet Non-Afrika yang masuk dalam kualifikasi Final di nomor lari 100 m, Olimpiade Musim panas sejak tahun 1980 (selama 40 tahun).

Selain itu, secara fakta Anatomi Tubuh seorang yang berkulit kuning, panjang batang tubuh hampir sama dengan panjang kaki (dengan tinggi rata-rata 160an cm), sedang rata-rata pelari Afrika punya kaki lebih panjang dari batang tubuh (dengan tinggi rata2 > 180cm) jadi tidak mungkin berlari lebih cepat.

Dengan fakta begitu, Umumnya orang melihat ini adalah suatu Takdir, tidak mungkin untuk menjadi Juara, karena tidak mungkin untuk meningkatkan tinggi badan atau memanjangkan kaki.

Tetapi Su mengatakan, "Tinggi badan adalah sesuatu yang tidak dapat saya ubah, namun saya masih bisa meningkatkan kecepatan melangkah saya".

Kita mungkin tidak bisa memilih banyak hal ketika kita dilahirkan, tapi kita bisa memilih seperti apa kita di masa depan - mau jadi Juara atau tidak, tentukan pilihan Anda. 😉

Friday, October 21, 2022

The choice that you make, makes you.

Hampir semua aspek dalam kehidupan adalah suatu pilihan. Suka atau tidak suka, langsung atau tidak langsung, Anda memilih setiap hal. Anda sendiri yang membuat pilihan-pilihan itu.

Terkadang Anda berpikir bahwa orang lain yang memutuskan, tetapi sebenarnya Anda sendiri yang membiarkan itu terjadi. Contoh: Ada yang mengkritik Anda, Anda memilih untuk tersinggung. Atau ada yang memuji Anda, Anda memilih untuk tersanjung.

Karena suatu kebiasaan, Anda memilih reaksi itu secara tidak sadar dan berpikir orang lain mempengaruhi Anda untuk membuat keputusan itu.

Terkadang dihadapi oleh keadaan yang seringkali disebut "Saya tidak punya pilihan" - Tetapi apakah benar tidak ada pilihan lain? atau pilihan yang lain itu konsekuensinya "Tidak Enak" atau "Sukar untuk dijalani" sehingga itu tidak termasuk dalam pilihan?

Pada akhirnya Anda membuat pilihan, dan Pilihan itulah yang membentuk Anda. Jadi buatlah pilihan yang bijak. 😉

"The Decisions you make today, makes you the person you're tomorrow" - Prasanta Banerjee.

Tuesday, October 04, 2022

"I Know My Place" - Kutahu Tempatku.

Ini adalah Allyson Felix, Pelari asal Amerika Serikat yang berkompetisi pada nomor 100m, 200m dan 400m.

Ketika dia hamil, Nike menurunkan bayarannya 70% lebih rendah dari perjanjian kontrak dan mengatakan padanya "Know your place and just run" (Tahu tempatmu dan berlari saja).

Jadi dia keluar dari Nike dan memulai merek sepatu larinya sendiri SAYSH dengan slogan "I know my place" (Saya tahu tempatku).

Allyson kembali dari Olimpiade Tokyo 2020 dengan 11 medali, sebagai sprinter wanita yang paling banyak mendapat penghargaan.

"Know who you are. Know what you want. Know what you deserve. And don't stettle for less" - Tony Gaskins.

Sunday, October 02, 2022

Temukan Hobbymu?

Ada pepatah mengatakan "Buku adalah Jendela dunia". Kunci untuk membukanya adalah membaca. Ungkapan ini ingin menggambarkan bahwa membaca bermanfaat untuk membuka dan mempeluas wawasan dan pengetahuan.

Sayangnya tidak semua orang hobby atau punya kebiasaan membaca. Saya dulu pun begitu. Apalagi di Era Digital seperti sekarang mungkin orang akan lebih senang berselancar di sosial media daripada membaca.

Lalu bagaimana sampai punya hobby baca? di Zaman masa sekolah dulu, punya teksbook, tapi kalau ujian belajarnya hanya bergantung dari buku catatan.

Sampai suatu ketika, sakit dan absen ke sekolah, rasanya bosan banget, mau ngapain ya. Akhirnya ada teksbook, dibuka dan dibaca-baca, saya ingat banget bacanya buku Biologi tentang Ekosistem dan Rantai makanan.

Ketika membaca saya merasa, banyak sekali hal-hal detail yang sepertinya tidak dijelaskan oleh guru di sekolah. Besoknya masuk kelas, tau-taunya guru kasih ulangan mendadak. Ternyata jawabannya adalah apa yang saya baca sehari sebelumnya.

Sejak saat itu, saya lebih menggiatkan diri untuk membaca, jika ingin mencari apa yang saya ketahui.

Pelajaran yang dipetik, Umumnya orang akan melakukan sesuatu, Jika orang tersebut sadar manfaatnya. Jadi mau mempengaruhi untuk orang lain melakukan sesuatu, maka kita harus bisa menunjukan manfaatnya.

Bagaimana pengalaman kamu menemukan hobbymu?

Thursday, September 29, 2022

Failure or just Falling?

Hati-hati dengan istilah Kegagalan (failure). Kekeliruan pengunaan istilah Kegagalan ini seperti kata "Kanker".

Ada kanker paru yang memiliki level stadium Vs ada jenis kanker yang hanya memiliki setitik melanoma dengan kemungkinan 99% bisa disembuhkan.

Permasalahannya kedua kasus ini disebut dengan "Kanker", walaupun memiliki level kefatalan yang berbeda.

Begitu juga istilah Kegagalan, terkadang itu hanya bersifat kejatuhan yang bisa dengan cepat bangkit kembali, dan tidak berefek fatal. (Terkecuali Anda ingin berada di sana terus).

Kebanyakan kasus yang kita lalui adalah kejatuhan (falling), bukan kegagalan (failure).

Seperti nilai ujian yang jatuh, tidak lulus ujian masuk perguruan tinggi, tidak lolos interview pekerjaan, tidak berhasil menjual pada seorang nasabah.

Dan semua itu hanya bersifat kejatuhan sementara dan bisa diperbaiki.

Oleh karena itu hati-hati dengan pemakaian istilah karena itu mempengaruhi pola pikir (mindset).

Jadi kondisinya Falling atau Failure?

“Be like a dandelion. Whenever they fall apart, they start again. Have hope.”

Inspired by Simon Sinek - Author.

Wednesday, September 28, 2022

What's it All About?

It's not about Winning or Losing - but it is about not Giving Up. If you have a dream, fight for it. There is a discipline for passion.

It's not about how many times you get rejected, fall down or beaten up. It's about how many times you stand up and brave to keep ongoing.
-------------------------
Ini bukan tentang menang atau kalah - tetapi ini adalah mengenai tidak menyerah. Jika kamu memiliki Impian, berjuanglah untuk mencapainya. Ada disiplin untuk suatu tekad.

Ini bukan tentang berapa kali kamu ditolak, jatuh atau dikalahkan. Ini adalah tentang berapa kali berdiri kembali dan dengan berani untuk melanjutkannya.

PS: "If you do what is easy your life will be hard. But if you do what is hard your life will be easy." - Les Brown.

Monday, September 19, 2022

Tahukah Anda mengeluh dapat membahayakan kesehatan?

Berhentilah mengeluh. Pada kenyataannya tidak ada seorang pun senang mendengar keluhan.

Menurut penelitian dari Universitas Stanford, Mengeluh Setengah jam setiap hari secara fisik dapat merusak otak seseorang. Baik Anda yang mengeluh atau yang mendengar keluhan, paparan negatif tersebut mengikis Neuron pada Hippocampus - bagian otak yang digunakan untuk pemecahan masalah dan fungsi kognitif.

Seiring waktu, mengeluh menjadi kebiasaan. Jika Anda dikelilingi oleh pengeluh, kemungkinan besar Anda akan menjadi pengeluh.

Bukannya tidak boleh mengeluh, tetapi kebanyakan dari masyarakat kita mengeluh dengan tidak efektif. Contoh: Penelitian menemukan bahwa 95% konsumer yang memiliki masalah dengan suatu produk tidak membuat keluhan ditujukan pada perusahaan produsen, tetapi mereka akan menceritakannya pengalaman buruk itu pada 8 sampai 16 orang lainnya.

Hal tersebut tidak produktif karena keluhan tersebut tidak ditujukan pada orang yang dapat menyelesaikan masalah. Mengeluh juga akan membanjiri aliran darah dengan kortisol (hormon stress).

Jadi bagaimana mengeluh yang produktif?
1. Keluhan harus punya tujuan apa yang akan disampaikan.
2. Lakukan dengan diawali dan diakhiri dengan pernyataan positif.
3. Pertimbangkan siapa pendengarnya.
4. Gunakan sosial media dengan bijak.
5. Let it Go, dari pada merusak kesehatan mental Anda.

"Say something positive, and you'll see something positive" - Jim Thompson.

Monday, September 12, 2022

Kamu akan merasakan pada apa yang kamu fokuskan.

Pernah ngga ketika kamu sedang duduk, tiba-tiba kamu melihat kakimu memar? Lalu mulai merasakan sakitnya.

Padahal sebelumnya kamu sedang sibuk mengerjakan sesuatu, seakan tidak merasakan sakitnya atau bahkan tidak ingat kapan kaki itu terpentok sebelumnya.

Begitulah cara kerja otak kita, baru akan merasakan jika kita berfokus pada hal tersebut.

Ketika ada hal yang tidak kita sukai atau ada yang menghalangi dalam kita mengerjakan sesuatu, terkadang kita cenderung untuk mengeluh.

Jika kita fokuskan pada halangan itu, maka kita akan mulai merasakan ketidakenakan tersebut, mulai merambah pada perasaan, lalu berhenti melanjutkan aktivitas.

Bukannya tidak boleh mengeluh, tapi harus dilihat dari kadar apa yang menghalangi kita.

Jika itu hanya hal trivia seperti pada saat kita sedang sibuk bekerja, namun hanya kaki terpentok, kita akan terus dengan kesibukan kita, dan akhirnya bisa menyelesaikan tugas kita.

Jika kita mengeluh maka kita akan kehilangan fokus, pekerjaan tidak selesai, dan yang rugi adalah kita sendiri.

Jadi apa yang menjadi fokus Anda? 😉

Friday, September 02, 2022

Belajar Hal Baru, siapa takut?

Terkadang kita mengkaitkan kata belajar itu hanya pada keterampilan atau pengetahuan yang berhubungan dengan profesi.

Padahal belajar hal baru apapun, walaupun tidak berhubungan dengan kerjaan dapat memberikan kita banyak manfaat.

Hal tersebut dikarenakan pada saat kita belajar sesuatu yang baru, itu membuat pikiran dan tubuh tetap aktif. Ini membantu mendapatkan perspektif dan pengetahuan baru di sekitar kita.

Pengalaman yang baru, melatih otak kita untuk menangani tantangan dan menjaga jalur saraf kita tetap aktif. Jika semua faktor ini bergabung itu yang membuat kita tetap sehat.

Salah satu hal baru yang baru saya geluti tiga bulan terakhir ini adalah Zumba, cardio dalam bentuk Dance.

Sebenarnya saya mengikuti kelas ini sejak tahun lalu, hanya baru-baru ini saya benar mengikutinya dengan intensif. Setelah fasih, saya merasakan perspektif yang berbeda.

1. Gerakan zumba cepat, di awal-awal saya mengikuti kelas ini saya banyak melakukan kesalahan. Setelah diulangi terus, Akhirnya bisa. Making mistakes is normal - if you practice over and over again, you will perfect your skill.

2. Saya termasuk orang yang berkarakter kaku seperti Kanebo kering, namun dengan mengikuti zumba, otak relax, saya pun merasa lebih luwes.

3. Zumba membuka pintu kepada saya untuk komunitas yang baru, berteman yang baru, memberi Network yang baru.

4. Selain itu juga meningkatkan tingkat adaptasi saya terhadap gerakan, untuk menerima diri saya ketika salah, melatih kesabaran, sampai saya menyempurnakan keterampilan ini.

Setelah ini saya menjadi lebih percaya diri untuk menghadapi tantangan hal baru yang berikut untuk mencapai Target saya.

Jadi kapan terakhir Anda belajar hal baru?

"You can learn new things at any time in your life if you're willing to be a beginner. If you actually learn to like being a beginner, the whole world opens up to you". - Barbara Sher