Tuesday, July 05, 2022
Kesempatan kedua.
Saya menjalani beberapa pemeriksaan dan yang terakhir adalah pemeriksaan Radiologi. Dokter mengatakan ada indikasi abnormal di bagian uterus, lalu menyarankan untuk menemui Dokter Internis.
Dokter Internis mengatakan hal yang sama, lalu menyarankan menemui Dokter Obsgyn. Setelah melakukan pemeriksaan Dokter Obsgyn juga tidak memastikan, lalu menyarankan untuk dilakukan test CA Marker.
Hasilnya baru bisa diketahui keesokan harinya. Hari itu selesai dan pulang ke rumah jam 15.00.
Sepanjang sisa hari itu saya hanya diam dan tidak bercerita pada siapapun.
Banyak hal yang berkecamuk di dalam pikiran saya, seperti:
"Bagaimana jika hasil pemeriksaan menyatakan penyakit mematikan itu?"
"Bagaimana jika waktu saya hanya tinggal 3 bulan?"
"Apa yang sudah pernah saya kerjakan dan kontribusikan kepada keluarga ataupun lainnya?"
Jawaban yang terus berputar dalam pikiran saya adalah hanya kerja, hampir 2/3 waktu sehari dihabiskan di kantor. Bahkan terkadang jika kondisi mendesak, di rumah pun masih bekerja.
Sebagian besar permasalahan yang diselesaikan, hanya berhubungan untuk diri sendiri. Semalaman saya tidak bisa tidur.
Besok paginya saya mengirimkan SMS kepada Dokter Obsgyn, dan hasilnya adalah negatif. Indikasi yang dikatakan ternyata bukan sesuatu yang serius.
Rasanya lega, namun pertanyaan yang saya pikirkan semalaman terus berputar dalam pikiran saya.
Sejak saat itu juga, saya memutuskan untuk merubah arah tujuan hidup dan karir saya.
Jika Anda diberikan kesempatan kedua, apa yang akan Anda ubah?
Tuesday, June 28, 2022
Masalah Perspektif.
Kata pertama yang muncul di benak saya adalah "mustahil", jenis burung apa pun tidak akan pernah lebih besar dari pada sebuah gunung.
Kemudian saya meneruskan membaca artikel tersebut dan jawabannya adalah : Ketika burung lebih dekat kepada orang yang memandangnya, daripada gunung.
Hmm, jawabannya benar sekali. Saya tidak pernah memikirkan hal ini sebelumnya. Itu juga cara kita melihat masalah kita.
Terkadang kita merasa masalah kita lebih besar dari apapun bahkan lebih besar dari Sang Pencipta. Karena kita lebih dekat dengan masalah daripada Sang Pencipta.
Pada saat-saat seperti itu, Sang Pencipta tampak sejauh gunung yang jauh, dan kita menganggap Dia kecil dan tidak terjangkau.
Sesungguhnya Dia selalu ada dan memberi kita kekuatan untuk menghadapi pergumulan kita, sebagaimana Dia berjanji untuk "memberi kekuatan kepada orang yang lelah, dan orang muda tersandung dan jatuh" (Yesaya 40:29).
Sama seperti seekor burung tidak akan pernah lebih besar dari pada gunung, tidak ada masalah yang lebih besar dari Tuhan. Inti permasalahannya adalah mengubah perspektif kita.
Thursday, June 23, 2022
Tidak berubah, sungguh?
Ada teman yang berkomentar "kamu masih sama seperti dulu, tidak berubah." Yang dimaksud adalah penampilannya yang tidak berubah.
Kita tahu satu-satunya hal yang tidak berubah di dunia ini adalah perubahan itu sendiri.
Tidak mungkin tidak berubah, dengan bertambah usia seseorang, performa sistem metabolisme pasti akan menurun.
Untuk tetap menjaga keseimbangan berat tubuh, pasti harus diimbangi dengan usaha dari luar, seperti mengatur pola makan dan olahraga.
Terkadang kita hanya menilai sesuatu itu hanya dari penampakan luar saja, atau lihat kesuksesan orang saja, atau lihat hasil akhirnya saja.
Padahal kita tidak tahu, seberapa besar pengorbanannya untuk mencapai tujuan tersebut, seberapa keras kerjanya untuk mencapai kesuksesan tersebut, seberapa banyak waktu yang sudah dihabiskan untuk mendapatkan hasil tersebut.
"I have no magical formula. The only way I know to win is through Hard Work"- Don Shula.
Hal ini tentu berlaku untuk hampir semua aspek dalam kehidupan, mau berhasil ya harus ada usaha.. Setuju?
PS: body shape dan kulit masih bisa dipoles, tapi mata plus tidak ada obatnya hahha..
Sunday, June 19, 2022
Perubahan ke arah mana?
Alih-alih menganalisa, hanya berpikir mengikuti jejak Koko saya berkuliah di Bina Nusantara, yang disingkat BINUS.
Alasan pertama adalah kuliah di BINUS relatif murah dibanding dengan Universitas Swasta lain. Walau sering juga merasa inferior kuliah di BINUS, bukan sekolah unggulan di zaman itu.
Fast foward, beberapa waktu lalu saya membaca informasi bahwa BINUS sekarang adalah Universitas Swasta no. 1 di Indonesia, kuliah di BINUS juga tidak murah sekarang.
Sekarang BINUS juga memiliki banyak kampus di berbagai kota di Indonesia, Bandung, Bekasi, Malang, Semarang, Tangerang selain ada beberapa kampus di Jakarta.
Waktu akan terus berjalan, dan Perubahan akan terus berlangsung. Jika saat ini kita berada di bawah, tidak berarti akan selamanya di sana, kalau kita mau bergerak untuk melakukan usaha dan perubahan ke arah yg lebih baik.
Sebaliknya hal yang sama juga berlaku untuk yang sedang di atas, jika tidak melakukan apapun untuk mempertahankan atau bergerak maju.
"Success is not Forever, and Failure is never Final" - Don Shula.
Sunday, June 12, 2022
"Don't Think. Just Do."
Terkadang kita ragu untuk bisa melakukan sesuatu yang sebenarnya sudah terlatih untuk itu - seperti tokoh Rooster.
Namun karena kelihatannya sulit, tidak berpengalaman, kita tidak percaya diri untuk melakukannya.
Yang pada akhirnya membawa kita tidak melakukan apa-apa. Dikarenakan tidak melakukan apa-apa, tentu kita juga tidak akan menghasilkan apa-apa.
Lebih baik kita lakukan, walaupun gagal, kita mendapatkan pengalaman, dan masukan - sehingga kita bisa memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik di masa yang akan datang.
"Feel The Fear and Do It Anyway". - Susan Jeffers, Phd.
Friday, June 10, 2022
Intermezzo menjelang akhir pekan: Tahukah Anda?
Sejak tahun 1999 Senzhou-1 diluncurkan, Negara Tirai bambu ini menamakan awak kapal ruang angkasa ini dengan nama "Taikonaut".
Lalu apa perbedaan "Astronaut", "Cosmonaut", dan "Taikonaut"? bingung?
Itu semua adalah istilah untuk awak kapal ruang angkasa, hanya beda negara, beda penyebutannya.
Astronaut sebutan oleh Bangsa Amerika, asal kata "Astronomy" - Ilmu perbintangan dan "Nautes" - Pelayar.
Cosmonaut sebutan oleh Bangsa Rusia, asal kata "Cosmos" - Alam semesta dan Nautes.
Taikonot sebutan oleh Bangsa Cina, asal kata "Tai kong" - Angkasa Luar dan Nautes.
Ini adalah tiga negara di dunia yang pernah menaklukan penjelajahan Ruang Angkasa Luar, dan yang terakhir masih aktif dengan proyek besar membangun stasiun ruang angkasa "Tian gong" - yang diproyeksikan akan selesai di tahun 2023.
Mengapa Cina sangat berambisi untuk membangun Stasiun Ruang Angkasa ini. Hal ini disebabkan karena persekutuan negara-negara barat tidak mengizinkan Cina untuk ikut dalam Aliansi Penjelajahan Ruang Angkasa.
Peristiwa yang mirip juga pernah terjadi ketika Presiden Amerika Donald Trump, memblokir Huawei - Perusahaan tersebut malah berhasil meluncurkan teknologi 5G untuk pertama kali.
Suatu semangat yang perlu dicontoh - Semakin dibully semakin menjadi. Bagaimana dengan kita?
Wednesday, June 08, 2022
Ketahanan dan Kekuatan Berpengharapan.
Walau eksperimen ini kontroversial, karena dianggap melakukan kekejian terhadap hewan, namun eksperimen ini memberikan temuan yang luar biasa.
Yaitu pelajaran yang berharga tentang harapan.
Beberapa tikus liar ditempatkan dalam toples berisi air dan dibiarkan berenang sampai tikus itu menyerah.
Peneliti mencatat waktu rata-rata tikus tenggelam dan mati dalam waktu 15-20 menit.
Dalam eksperimen selanjutnya, tikus-tikus dimasukan ke dalam toples berisi air dan dibiarkan berenang.
Namun kali ini, tepat sebelum waktu rata-rata mereka menyerah dan kelelahan, peneliti mengangkat dan mengeringkan tikus tersebut dan membiarkannya beristirahat beberapa saat.
Kemudian tikus tersebut dimasukan kembali ke dalam toples untuk putaran kedua.
Coba tebak berapa lama kali ini tikus bertahan berenang dalam toples tersebut?
15 menit seperti sebelumnya? 30 menit? 1 jam? 5 jam?
Yang mengejutkan tikus-tikus tersebut rata-rata mampu bertahan berenang 40 hingga 60 jam.
Mengapa di putaran kedua ini, tikus tersebut mampu bertahan lebih lama.
Perbedaan mendasarnya ialah, bahwa tikus pertama lebih cepat menyerah karena sadar tidak ada jalan keluar, sementara tikus kedua diselamatkan sebelum mereka menyerah.
Hal ini membuat tikus tersebut berenang hingga batas kemampuan terakhirnya, karena adanya sebuah harapan. Tikus percaya mereka pada akhirnya akan diselamatkan. Memaksa tubuh mereka melewati batas yang sebelumnya dianggap sebagai hal yang mustahil.
Para peneliti sampai pada kesimpulan bahwa kematian lebih bersifat psikis daripada fisik. Mereka menyerah secara mental walau fisik masih memungkinkan.
Mental adalah pondasi dasar setiap manusia dalam mencapai tujuan.
Harapan dan keyakinan adalah bahan bakar seseorang untuk terus optimis dan terus berusaha.
Jadi apakah Anda masih memiliki Harapan dan Keyakinan? Di mana Anda meletakkan harapan dan keyakinan Anda?
Saturday, June 04, 2022
Wow Memalukan?
Ketika itu saya kelas 1 SMP, dengan postur kurus dan tidak tinggi sudah pasti saya bukan kandidat untuk Paskibra.
Jadi murid-murid selain yang terpilih Paskibra, ikut seleksi untuk Paduan Suara. Tiba lah giliran saya untuk ditest.
Saya menyanyikan sepenggal Lagu Nasional, yang berjudul "Dari Sabang sampai Merauke".
Setelah selesai, beberapa waktu kemudian Guru yang bersangkutan mengumumkan siapa yang terpilih ikut dalam Paduan Suara tersebut, yang akan bergabung dengan Sekolah lain.
Dan ternyata semua teman dekat saya terpilih, kecuali saya. Ini bukan nyanyi Solo, tapi Paduan suara loh. Itu juga berarti saya tidak akan ikut upacara di kantor Bupati.
Ada rasa sedih, koq saya tidak terpilih, seburuk itu kah? Saya diam untuk beberapa hari, tidak cerita apapun di rumah.
Saya tahu saya punya kelemahan, namun dalam benak, saya selalu ingin mendapatkan Pengakuan. Dengan postur yang kecil, olah raga juga bukan keahlian saya.
Dalam bidang akademis, saya juga bukan seorang Jenius, tapi jika saya memberi waktu dan usaha belajar, saya yakin saya bisa. Itu lah awal saya belajar untuk 'Move forward' - fokus pada hal yang bisa saya lakukan, dari pada terus meratap pada kelemahan.
"Focus on your strengths, Not your weaknesses.
Focus on your character, Not your reputation.
Focus on your blessings, Not your misfortunes."
- Roy T. Bennet, The Light in the Heart.
Wednesday, May 25, 2022
Way to be Happy?
Sebagian itu juga karena takut membuat kesalahan. Padahal membuat kesalahan itu biasa, merupakan bagian dari suatu pembelajaran.
Untuk mengatasinya, saya diajarkan Cognitive Behavioural Theraphy (CBT) dalam sebuah konseling.
Metode ini mengajarkan pemikiran logika dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan membuang keyakinan palsu yang mengarah pada emosi destruktif.
Emosi destruktif ini dalam jangka waktu yang lama, jika tidak terurai bisa memberikan kontribusi pada gangguan kecemasan dan depresi.
Contohnya: Seseorang memutuskan untuk pindah kerja, lamar kerja, dan akhirnya mendapatkan kerjaan baru.
Sebelum pekerjaan baru itu dimulai, timbul pemikiran seperti:
- Bagaimana jika tidak bisa mengerjakan tugas di tempat yang baru?
- Bagaimana jika atasan kurang bersahabat?
- Bagaimana jika tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan baru?
Daftar pertanyaan tersebut bisa terus bertambah, sehingga bisa membuat orang tersebut cemas.
Untuk mengatasinya, menggantikan pertanyaan dengan solusi:
- Jika tidak bisa mengerjakan tugas, maka masih ada waktu tiga bulan masa percobaan untuk belajar.
- Atasan yang kurang bersahabat mungkin karena tugas tidak diselesaikan sesuai standar. Kalau bekerja sesuai standar, Atasan pasti senang.
- Beradaptasi, memiliki waktu tiga bulan untuk mengenal kolega-kolega, membangun relasi melalui makan siang bersama.
Konon Aspek Fundamental tertentu dari CBT teridentifikasi berasal dari Tradisi Filosofi Kuno, khususnya Stoisisme.
Terdapat satu buku Berbahasa Indonesia yang menjelaskan Stoisisme dengan gamblang dan ringan berjudul "Filosofi Teras" - karya Henry Manampiring, penerbit Gramedia.
Buku ini sangat direkomendasikan, jika teman-teman ingin belajar mengendalikan Emosi destruktif - sehingga hidup lebih BAHAGIA.
Saturday, May 14, 2022
"You can't always be perfect".
Sebagai seorang peserta penerima Beasiswa S2 waktu itu, kami diberikan privilege untuk konseling.
Konseling tersebut untuk membantu kami bisa menetap di Sydney dan beradaptasi di perkuliahan dengan baik.
Dua bulan setelah perkuliahan, saya mendapatkan jadwal konseling. Dikarenakan saya merasa kesulitan dengan satu mata kuliah wajib di Faculty Economics & Commerce, yakni Accounting saya langsung curhat.
"What score did you get in the Mid Semester?" - tanya si counselor. "I got 75 for the subject" - jawab saya.
Ibu counselor hanya tersenyum dan berkata, "That's a very good score, what did you expect?".
Sebagai seorang perfeksionis saya punya standar atas nilai yang harus saya capai.
Namun saya lupa, dengan background pendidikan S1 - Sistem Informasi, tentu saja Accounting adalah hal baru buat saya.
Jawaban selanjutnya dari Ibu Counselor, "Definitely you don't have any problems with your academic. You can't always be perfect, you just need to make progress".
Bertarget untuk mencapai suatu kesempurnaan itu baik, tetapi jangan sampai itu membuat kita tidak bisa menerima kesalahan ataupun menghindari pembelajaran.
Hal tersebut juga kadang bisa mendatangkan stress, karena tidak bisa menerima kelemahan diri kita sendiri.
Memang tidak mudah bagi saya untuk merubah mindset, belajar untuk menerima ketidaksempurnaan, menerima bahwa tidak ada kata gagal, yang ada hanyalah pembelajaran - artinya saya harus coba sekali lagi.
You try, you fail.
You try, you fail.
The real failure is when you stop trying!
PS: In the light of May - Mental Awareness Month.
Wednesday, May 11, 2022
Kegunaan Hewan Peliharaan.
Hormon ini juga dikenal dengan Hormon Cinta, sehingga kita punya perasaan cinta, kasih sayang, emosi yang baik, dan keterikatan antar manusia.
Berikut beberapa cara hewan peliharaan membantu kesehatan mental Anda:
1. Hewan peliharaan dapat membantu meningkatkan produktivitas, di mana pun Anda bekerja. Ketika seekor anjing bergabung dalam pertemuan virtual, anggota kelompok memberi peringkat yang lebih tinggi kepada rekan satu timnya dalam hal kepercayaan, kohesi tim, dan persahabatan.
2. Hewan peliharaan membantu mengelola kecemasan. Sekarang lebih dari sebelumnya, banyak orang merasa cemas atau berjuang dengan kesehatan mental. Hewan peliharaan memberikan persahabatan dan dukungan.
3. Hewan peliharaan dapat membantu Anda menjadi lebih aktif. Mereka memberi Anda alasan untuk keluar, mencari udara segar dan aktif, yang terbukti meningkatkan mood, tidur, dan kesehatan mental Anda.
4. Hewan peliharaan memberikan rasa kebersamaan. Ikatan dengan hewan peliharaan membantu Anda untuk tidak merasa sendirian. Ketika pemilik melihat, menyentuh, mendengar, atau berbicara dengan hewan pendamping mereka, itu membawa rasa niat baik, kegembiraan, pengasuhan, dan kebahagiaan.
Source: www.heart.org
PS: saya yang tidak pernah suka dengan hewan peliharaan, sekarang jadi suka anjing.
Monday, April 25, 2022
Berhenti Sejenak dan Nikmati.
Namun hari ini saya memutuskan untuk berjalan lebih pelan, mecoba melihat ke sekelilingnya.
Saya tidak menyangka, ternyata banyak hal-hal yang indah di sepanjang perjalanan, hanya saya tidak pernah mengambil waktu untuk menolehnya.
Terkadang kita berjalan terlalu buru-buru, dan terlalu cepat sehingga kita melewatkan banyak hal-hal yang baik dalam hidup kita.
Terkadang kita lupa untuk berhenti sejenak untuk menikmati hal-hal yang indah di sekitar kita. Lupa untuk beristirahat sejenak untuk mengisi energi kembali.
Menjelang Libur Lebaran saya berharap sebentar lagi Teman-teman dapat berhenti sejenak dari kesibukan rutin, berkumpul-kumpul keluarga, menikmati waktu berkualitas dan disegarkan kembali.
Saturday, April 23, 2022
Where is your Ability Come from?
When you believe in your own abilities, part of what you believe is the possibility of you drawing on the power of unlimited intelligence.
And because you believe you can do it, your conscious mind won't hesitate either. When the conscious mind is not resisting, the subconscious mind may send creative ideas to the conscious mind more easily.
Then once you can see that power getting stronger in your life, the easier it will be for you to act on that belief on a day-to-day basis.
Can you do it? You won't know the answer unless you let go of your defenses and believe that you can.
The belief also comes from the One who gave us the source of life. 😊🙏
So do you believe that you can do it?
Wednesday, April 13, 2022
Can you do multi-task?
Ini adalah pertanyaan yang sering ditanyakan pada saat dulu saya melakukan interview kandidat Auditor atau pada saat "performance feedback" dengan team.
Istilah ini sering kali dipakai untuk menunjukan kompetensi seorang auditor. Namun, apakah secara realita multi-task itu memungkinkan untuk direalisasikan?
Pada waktu dulu kuliah ada satu mata kuliah namanya "Sistem Operasi (Operating system)" - itu mempelajari seluk beluk cara kerja Sistem Operasi Komputer, seperti DOS, Linux, Windows dan sejenisnya.
Walaupun tampaknya Komputer itu menjalankan banyak aplikasi dalam satu waktu, sebenarnya memory di dalam prosesor itu terbagi-bagi kapasitasnya untuk memproses instruksi yang diberikan.
Alhasil proses setiap aplikasi itu menjadi lama. Otak manusia itu Ibarat Super Komputer, dan memiliki cara kerja yang mirip.
Para Psikolog dan Neuroscientist melalui penelitiannya menyatakan bahwa melakukan Multi-task akan menyebabkan otak lebih cepat lelah dan sering lupa.
Alih-alih para ahli menyarankan Pola Mindfulness - fokus pada satu pekerjaan untuk satu waktu. Cepat selesaikan, lalu beralih ke pekerjaan berikutnya.
Saya mencoba hasilnya lebih memuaskan dan lebih relax. Namun, tantangan terberatnya adalah apakah kita bisa tidak terganggu atau terdisrupsi oleh hal lain seperti bunyi telepon genggam, pesan dari sosial media?
Apa pengalamanmu mengenai Multi-tasking?
Sunday, April 10, 2022
Believe in Yourself!
"Ms I need your advice and Insight".
"Yes, (sebut saja namanya 'Mawar')
Mawar sudah pindah dari sekolah tempat saya melayani, ke Sekolah International dekat rumah barunya di Sentul.
"Aku lagi ngerjain suatu project sekolah, dan project itu diperkirakan berhubungan dengan Jurusan yang akan dipilih pada waktu kuliah".
"Okay, lalu apa masalahnya", jawab saya.
"Saya bingung mau kuliah apa, Ms lihat aku cocoknya jadi apa?"
"Bukannnya waktu itu kamu pernah cerita sama Ms, kamu ingin masuk Jurusan Hukum?", kata saya.
"Tapi aku merasa orang-orang yang mengambil jurusan Hukum itu pinter banget, aku merasa belum sampai ke situ, Ms".
This is my next reply:
"Sometimes it is not the Smartest who can achieve the highest career - That's the fact".
"As long as we have the strong will to learn and improve, then we can achieve the level that we want - That's what I believe".
(diam sesaat)
"So do you believe in yourself? believe that you can achieve what you want in the future?" - lanjut saya.
"Yes Ms".
"Then I believe you will get there" - Tutup saya.
"Thanks for you help, ms".
Don't be pushed by Your problems; Be led by Your Dreams. - Unknown.
(Jangan termotivasi karena permasalahan; Pimpin dirimu dengan Mimpimu).
Friday, March 25, 2022
Knowledge is Power?
Sir Francis meant by this phrase that having and sharing of knowledge is the foundation of reputation and influence, because it all begins with knowledge.
But is it true that "Knowledge is Power"?
Since my school days I like to read, I feel that I can explore a lot of understanding and knowledge through reading.
But one time when I was in college, a problem occurred, sometimes I quickly panicked.
Then my sister said "ah it's useless, you read a lot, you just encounter this problem, you immediately want to give up. It's useless you know a lot".
Similarly when I re-started my career in the Insurance industry, I wanted to learn everything first until I feel confident, took a lot of training.
However, my leader Gui Mei rebuked, "You can't just keep learning, but you must also practice and work on it if you want the results."
Power is Power. The ability to Act from what is known is more Powerful.
Generally people only knowing, but do not have the ability to act on it.
"Faith without works is dead". - Put your knowledge into action.
Yes, Knowledge is Power, but acting on your Knowledge is Much More Powerful.
Monday, March 21, 2022
The Power of Mindset.
When he got off the freight train in West Orange, New Jersey, Barnes might look like a bum, but he had the mindset of a King.
Despite being penniless and not acquainted with the inventor, Barnes came to Edison's Office with a passionate desire to 'cooperate', NOT 'work for' Edison.
There were two problems: He didn't know Edison, and he didn't have the money to buy a train ticket to Edison's lab in West Orange, New Jersey.
Problems like these are enough to make people generally back off from pursuing a Desire or a Dream.
Barnes did not get a partnership with Edison in the first interview. He got the opportunity to work in Edison's office for low wages.
Month after month. Although no progress brought him closer to his Dream, Barnes continued to strengthen his desire to become Edison's business partner.
It took five years before this GREAT opportunity he had been looking for appeared before his eyes.
Edison had just finished perfecting a new office equipment known as the Dictation Machine. Salespeople were unenthusiastic and unsure of how to sell this tool.
Barnes knew he could sell the Dictation Machine. He offered himself to Edison, and was given the opportunity by the Inventor.
He managed to sell the machine, and gained big Success. Then Edison gave him a contract to distribute and market the tool throughout America.
He managed to become Edison's partner and made a big profit.
Besides that he achieved something greater, He proved that the power of mindset and persistence can bring success.
"When someone is really ready for something, something will come." - (quoted from the book "Think and Grow Rich" - Napoleon Hill)
Thursday, March 17, 2022
Tune in to Channel P.
If there is such a person in an event that I am attending, it can sometimes make the mood go away. Or if there is an important event, and those people are present I will try to avoid. That sometimes make me have to pass on some important meetings.
One day I had a chance to talk to a leader that I respect, he advised, "You should focus on the positive things of that person, if he can be in that position, apart from things you don't like, there must be positive points that you can learn from the respective person".
That advice made me realised, why should I focus on the negatives of these people, thus avoiding me from taking the positives out of them.
That avoidance also cost myself, no chance to participate in an important event I was supposed to attend for building my network.
"Tune in to Channel P, The good thoughts Station. Find Qualities to like and admire in a person, not things to dislike. Think Positive Thoughts towards people - and get positive results"- from the book "The Magic of thinking Big" by David Schwartz.
Monday, March 07, 2022
Start Small.
The founder of this IKEA company is Ingvar Kamprad. Actually IKEA is an abbreviation of the name (I)ngvar (K)amprad who was born on a family farm named (E)lmtaryd, and near the village of (A)gunnaryd.
Ingvar Kamprad started his business by selling matches at the age of five. At the age of seven, he started selling to his neighbors by bicycle.
Then they started selling fish, Christmas tree decorations, pens and pencils. When he was 17, his father gave him a cash prize for completing his studies.
IKEA was founded in 1943 by selling the kitchen table, which made by his Uncle Ernst. Then in 1948, Kamprad expanded its production by venturing into the Furniture Industry. Then began to spread to countries in the world.
From this story, I learned that something big starts from small. Not infrequently I can't wait to achieve something big, but don't want to do the "Homework" just yet. Of course with such an attitude that great things will never be achieved.
There is a saying "Whoever is faithful in small things, he will also be faithful in big things". This means that if we do small things seriously, that attitude will be judged and people will trust us more. From there it will produce bigger jobs.
"A thousand miles of journey always begin with one step". - Lao Tzu
What do you think?
Wednesday, March 02, 2022
Turn Failure into Opportunity.
The invention of Post-it-Note started with a failed product. In 1968 Dr. Spencer Silver, a scientist at the 3M company, is trying to develop a super-strong adhesive.
However, he accidentally created an adhesive that comes off easily and can be reusable.
For 5 years, He tried to convince this discovery in the company, but gained low support.
It wasn't until 1974 that his colleague, Art Fry, came up with the idea of using the adhesive to attach small pieces of paper to his Hymn book as markers.
In 1977 the 3M Company tried to market a product that was then called "Press 'N Peel" in four cities in America, but failed.
A year later 3M gave free product samples to customers in Boise, Idaho, 94% of those users were satisfied and said they would buy the product.
In 1979 the product was sold under the name "Post-its", and sold throughout America on April 6, 1980. A year later it was launched in Canada and in European countries.
Until now "Post-its" is one of the most widely used office tools.
Sometimes we see a failure as the end. If seen from this story, sometimes failure can be a new opportunity to something bigger.
In addition, Post-Its takes more than 10 years to succeed, so success always need a process.
Success is Not Instant, Embrace the Journey.
Tuesday, February 15, 2022
The Gift of Pain.
Sometimes we think, maybe it would be better if there is no pain in this life. Pain only brings suffering.
Dr Paul Brand, a British doctor, who became a pioneer in surgery on leprosy. Together with his wife, Margareth Brand, an ophthalmologist - became a missionary in the medical field in India, to treat leprosy sufferers.
Dr Brand stated, "Thanks God for the pain, If only I could give one gift to my leprosy patients, that gift would be Pain".
Dr. Brand's view emerged after he learned that leprosy attacks and kills the nerves on the surface of our bodies, so the sufferer does not feel pain, even though his body parts are bitten by pests or exposed to other sharp objects.
This often causes lepers to become stupefied. Pain exists, aims to give a signal to avoid danger and survive. The problem is sometimes the signal can't tell if it's a real danger or just imagination. This is what makes us overreact.
Lesson Learned: Everything that God has given has a purpose, only if we want to embrace it and learn to control it for the sake of our lives.
If you would like to watch Dr Paul's Story - The Gift of Pain, please follow the link below:
https://www.youtube.com/watch?v=rXS2oTFE7Ho
Sunday, January 30, 2022
Merajut Impian.
Jujur saya tidak menonton film itu, hanya baca sinopsis, nonton cuplikan dan meme yang viral terutama tentang "It's my dream Mas, not hers".
Terlepas dari semua prahara rumah tangga, saya hanya ingin meng-highlight mengenai DREAM, Impian.
Mungkin hampir semua orang punya Impian, atau bisa disebut dengan cita-cita, keinginan.
Sering kali mendengar kalimat:
"Coba saya punya fasilitas seperti ..., saya pasti bisa ..."
"Mungkin kalau saya dapat dukungan ..., saya bisa mewujudkan ..."
"Jika saja saya tidak ada halangan ..., hal itu pasti sudah saya dapatkan."
dan seterusnya, dan seterusnya.
Mungkin harus ditekankan "Your dream is Your responsibility", stop menyalahkan keadaan, orang lain dan faktor eksternal lainnya atas sesuatu yang belum kamu capai.
Lebih baik tanyakan "Apa yang dapat saya lakukan untuk mencapai ..." - "Success depends on you asking the right questions".
Tidak selalu mudah, tidak selalu mulus, jika sudah mencoba walau belum berhasil, kita mendapat pembelajaran. Keep Trying, Keep Learning & Keep Improving.
Ada pepatah cina yang mengatakan "长的漂亮很重要, 活的漂亮更重要" (read: Zhang de piàoliang hěn zhòngyào, huó de piàoliang gèng zhòngyào), artinya It's important to look beautiful, and it's more important to live beautifully.
Ps: the Photo was taken at Capadocia, April 2013.
Sunday, January 16, 2022
The Fear of Fear.
It is intended to provide ideal living conditions for the flora and fauna in it.
The conditions worked in several ways but faced absolute failure in one.
Many times when the trees within the Biosphere reached a certain height, they would simply fall over.
At first, the phenomenon confused scientists. Eventually, they realised that the Biosphere lacked the most important element needed for trees to grow which was Wind.
In the natural environment, the trees are blown by the wind. They respond to the pressure and shaking by growing stronger bark and deeper roots to increase their stability.
We waste a lot of time and energy trying to stay in our own cosy bubble Biosphere.
Sometimes we fear the pressures and challenges of change, but those pressures and challenges are the wind that makes us stronger.
Or on the other hand, many also choose to give up and withdraw.
Then which one would you choose?
"Insanity is doing the same thing over and over again and expecting different results." - Albert Einstein.
Sunday, January 09, 2022
Boost Your Confidence in 5 Minutes.
This sometimes happens when you want to do a presentation, facing a job interview or hard exams.
If you are a fan of the Grey's Anatomy series, maybe you remember a scene where Amelia Shepherd before going into the Operating Room to perform surgery on her mentor dr. Herman, you can see the snippet below.
https://youtu.be/cdNDa-cUrtM
Amelia Shepherd did the "Super Hero" pose to build her confidence before the major surgery.
The "Super Hero" pose is a "High Power" pose consisting of standing tall, legs apart, chin up, hands at waist with elbows bent.
This "High Power" pose was first introduced by Amy Cuddy in 2010, stating that by doing the "High Power" Pose for 5 minutes it can increase Testoterone and decrease Cortisol levels.
After knowing this simple method, many times I applied it together with taking a deep breath and then exhaling, it feels like I can conquer the World.
It's worth trying and doesn't cost a penny.
"Fight until you can't fight anymore". - Amelia Shepperd
Monday, January 03, 2022
Mission Possible.
After taking a deep thought, "What does Realistic mean in this context?" "Does it mean something that can be achieved?"
Or "Does it mean something that has been achieved by someone else before?"
Sometimes setting a Target that is too high is considered Unrealistic and we afraid that the Target cannot be achieved.
In 2017, Alex Honnold shocked the world when he became the first person to climb a ropeless rock (Free Solo) - a nearly 3,000 feets climb to the top of the Legendary National Park, Yosemite's El Capitan. Honnold's remarkable feat was the subject of the award-winning documentary Free Solo.
In the film Honnold is asked How he controls himself knowing that when he does Free Solo, his choice is Perfection or Death.
"People talk about trying to suppress fear," he replied. "I tried to look at it in a different way - I tried to expand my comfort zone by practicing the movement over and over again. I tried to feel the fear until it wasn't scary anymore."
Honnold's fear prompted him to put in some focused effort before committing to Free Solo. Making his fears productive was an important part of his training, and it propelled Honnold to the top of the mountain.
If we can stop viewing stress and fear as negative and instead see the potential benefits, we are in the process of changing our relationship with fear.
Remember that what makes the target realistic is the amount of effort and skill to achieve it.
So want to set realistic or Fantastic target?
"Life is a matter of choices, and every choice you make makes you". - John C. Maxwell
Friday, August 20, 2021
Walk away...
from arguments that lead you to anger.
Walk away from people who deliberately put you down.
Walk away from pleasing people who never see your worth.
Walk away from any thought that undermines your peace of mind.
Walk away from from judgmental people who do not know your struggle or what you've been through.
Walk away from your mistakes and fears, they don't determine your fate.
The more you walk away from things that poison your soul, the healthier you will be.
Saturday, August 14, 2021
Sebuah Jalan
Aku menyadari ini setelah lama merasakan luka
Namun luka itu dapat menjadi sebuah jalan
Jalan untuk mengenal siapa Engkau Tuhanku
Tidak ada kehidupan tanpa tiupan angin
Angin harus bertiup, agar pohon dapat mengakar
dalam pada tanah sehingga tetap kokoh
Itulah sebabnya angin mengayunkan pohon
Itulan sebabnya angin mengayunkan kita semua
Supaya kami bersandar hanya pada-Mu
Supaya kami tidak mengandalkan kekuatan sendiri
Supaya iman kami bertumbuh menjadi kuat
untuk menjalani kehidupan bersama-Mu
Luka dapat menjadi sebuah jalan
Kesedihan dapat pula menjadi sebuah jalan
Jalan untuk lebih dekat kepada-Mu Tuhan
Friday, August 06, 2021
The Power of Vision
Florence Chadwick, American Women's Open Water Swimmer, set a goal to swim from Catalina Island to the California Coast, 20 Miles.
By 1951, she was already practicing. It was a cold day, the water was also cold, the air was foggy.
There were two ships following her. One ship brought a coach and her mother, who gives encouragement. The other boat brought a number of gunmen to keep the sharks from getting close to it.
It's not a happy situation, but she has a goal and a big desire to get it done.
He started swimming! Seven, eight, nine hours had passed, and the land was still nowhere to be seen. Twelve, thirteen, fourteen hours later still nowhere to be seen. Finally after fifteen hours of swimming, Florence returned to the boat saying "I can't go any further!".
Then Her Mom and her coach pulled her into the boat, and actually less than a mile after that they reached the California coast.
How do you think Florence feels? All the practice, all the energy, all the effort, she's just a little less to reach her Goal.
While on the mainland the reporters asked him "What happened?" Florence replied "If only I could see the Target, I would have succeeded!".
Fortunately Florence was not a Loser, she trained and tried again a few months later, and she managed to beat the Male Swimmer Record.
What's the difference? Despite the foggy, cold weather, surging waters, and threatening sharks, similar situation like before - she visualized the California Coast clearly, brushed aside any adversity and succeeded.
Having a goal alone is not enough to make someone successful in her endeavors, but visualizing and believing that she will succeed in achieving it is the key.
Are you sure about achieving your Goal?
Monday, August 02, 2021
Small things give an impact.
Puerperal Fever is a bacterial infection that attacks the female reproductive tract, after childbirth/miscarriage. At that time no one knew the cause of death of the mothers.
It was Ignaz Philipp Semmelweis (1818-1865), a Hungarian doctor of German descent, who observed that the mortality rate at birth was higher in the doctor's ward than in the midwife's ward.
The clue that helped Semmelweis solve the mystery was the death of one of his colleagues who worked at the Clinic, due to an infection after his finger was pierced by a student's scalpel during an autopsy at the hospital.
The doctor's autopsy itself revealed a common cause of death with the women who died during childbirth.
He understands the diffrences of the Clinic of doctors and medical students dissecting corpses and then assisting deliveries with the same hands. Midwives, on the other hand, do not participate in autopsies or make contact with corpses.
Then Semmelweis experimented with having doctors wash their hands with a solution of chlorinated lime (now known as a disinfectant) before assisting in childbirth, and this drastically reduced maternal mortality.
Sometimes small things can have a big impact and even save lives, but these little things are often overlooked.
Small things like being on time for work, exercising 15 minutes every day, reading a 2 page book every day, 10 minutes for prayer and read the words of God, and much more can have an impact on our health (physically as well as mentally) and success at work.
However, do we care to do or ignore it?
On March 20, 2020, the Google Doodle featured Semmelweis to show how to wash hands properly during the 2020 corona virus pandemic.
Wednesday, July 07, 2021
Everything Happen For a Reason.
His purpose is not to break us but to mould us...
He loves beyond any measure....
He doesn't want to see you being hurt...
When you are broken, the lesson you learn would turn out to be a blessing to many....
In every trial we only see the pain in it.....
But God sees the blessings it will bring forth...
Yes, through all that you go through, God is moulding you to be a better person!
2 Corinthians 1:4
Who comforts us in all our troubles, so that we can comfort those in any trouble with the comfort we ourselves receive from God.
BROKEN WITH A PURPOSE! YES, HE ALONE COULD CHANGE OUR TRIALS INTO TESTIMONIES!! REJOICE IN YOUR TRIALS! GOD IS MOULDING YOU TO REACH THE NEXT LEVEL!!!
Tuesday, July 06, 2021
Keep Going?
If you are planning to quit just think why you started.....
Don't you think it was God's plan? Why did God bring you this far?
Before quitting cling on for a while and rest upon His shoulders....
In your insufficiency trust in His strength....
He will carry you through to the end!
Before you quit pause for a moment and rethink about your decision....
Philippians 1:6
Being confident of this, that he who began a good work in you will carry it on to completion until the day of Christ Jesus
WHEN YOU FEEL LIKE QUITTING JUST DON'T GIVE UP! RUN TO THE ONE WHO INITIATED IT!! YES HE WILL CARRY YOU THROUGH!!!
Thursday, May 21, 2020
Ketika Agen Asuransi Berhenti Mengejar Anda (Part 1).
"Suamiku baru saja divonis kanker..."
Tubuh saya sontak lemas.
Siska bercerita kondisi Roni, suaminya.
Sampai akhirnya dari pemeriksaan diagnosa mengarah ke kanker.
Memori saya berkelebat cepat ke beberapa bulan belakangan, masih tercetak jelas raut muka kurang senang ketika saya menawarkan asuransi padanya. Entah karena menurutnya saya terlalu bersemangat, terlihat memaksa, mengganggu, apa pun itu saya sudah tak lagi pedulikan pandangan dia pada saya. Saya hanya bisa mengutuki diri saya mengapa saya tidak memaksanya dengan lebih keras!
Waktu itu Siska bilang bahwa semuanya akan baik-baik saja, bahwa mereka sehat-sehat saja, dan sudah ada asuransi dari kantor Roni. Singkat cerita, aplikasi asuransi selalu saya bawa pulang kembali dalam keadaan kosong setiap kali saya bertemu Siska. Bahkan sampai saat ini, mereka tidak pernah memiliki asuransi.
Seminggu yang lalu motor dan perhiasan emas termasuk mas kawin sudah dijual untuk menjalani rawat inap, kemoterapi dan transfusi...
Ini baru bulan 3 bulan sejak pertama kali dia divonis sakit, dan rumah yang telah mereka cicil dalam 24 bulan terakhir pun terancam di over kredit.
Dan, spontan saya pun menceritakan hal ini kepada teman-teman saya yang juga sahabat-sahabat dekat Roni di kampus dulu. Saya pun membuat inisiatif untuk menggalang dana untuk bisa membantu meringankan beban Roni dan Siska.
"Titip salam ya buat Roni..."
Itu yang dikatakan Sandy, Tika, Rendi, Selly dan Husni pada saya. Mereka berlima sahabat karib Roni.
Dada saya berdesah, "Kawan, salam itu takkan bisa membantu sedikitpun buat dia, tapi mudah-mudahan bisa menguatkan semangatnya bahwa masi ada teman-teman menitipkan salam."
Sebagai agen asuransi, fungsi saya seperti sudah mati di depan dia. Saya seperti sudah tidak berguna lagi untuknya. Sebagai sahabat pun saya hanya mampu memberikan jumlah yang tidak banyak dari sisi materi. Selain tentunya kekuatan, dan menyediakan diri untuk mendengar keluh kesahnya tentang keluarga dari suaminya yang bahkan tidak memberi dukungan secara moral sekalipun. Dan sampai saat-saat kepastian itu tiba, kami akan selalu berusaha keras menjalankan misi kemanusiaan kami sebagai agent asuransi.
Karena kami sayang kalian.
Ketika Agen Asuransi Berhenti Mengejar Anda (Part 2).
Hanya bulan berselang setelah Roni terdiagnosa kanker. Dia meninggal dunia. Semua berasal dari Tuhan dan kelak akan dikembalikan kepada-Nya.
Siska dan anak-anaknya, yang sudah tidak dinafkahi Roni sejak terakhir saya jenguk, sudah pindah ke rumah orang tuanya. Sejak Roni sakit, tidak ada lagi biaya untuk mereka melanjutkan hidupnya. Terutama setelah aset-aset utama mereka seperti rumah dan mobil sudah dijulai untuk biaya berobat beberapa bulan saja.
Tak lama setelah Roni sakit, Siska langusng mencoba melamar kerja dan dia sudah bekerja saat ini. Bekerja bukan menjadi keinginan Siska. Karena Siska tahu bahwa sepeninggal Roni, dia adalah sosok yang paling dibutuhkan anak-anaknya. Dia ingin menemani anak-anaknya bertumbuh.
Saya coba berhenti menyesali ini, memberitahu diri saya apa yang dulu seharusnya saya lakukan. Tapi itu tidak akan mengubah kenyataan apapun bahwa Roni telah meninggal.
Almarhum meninggal di sebuah Rumah sakit di Jakarta, di sebuah KURSI di Instalasi Gawat Darurat. Saking penuhnya rumah sakit tersebut. Ada ketakutan dari orang tua mereka kalau dibawa ke rumah sakit sejak awal akan menghabiskan banyak uang. Praktis, sejak terdiagnosa kanker, Roni tidak pernah mendapatkan perawatan yang layak.
Satu-satu kertas yang saya pandangi saat ini adalah formulir aplikasi asuransi kosong yang seharusnya menjadi biaya hidup Siska dan anak-anaknya.
Siska, maafkan saya. Kertas ini seharusnya menjadi payung untuk kalian. Saya tahu bahwa payung ini takkan menghentikan hujan, tapi payung ini bisa membantu kalian tetap berjalan menembus hujan menuju tempat tujuan.
Asuransi tidak akan mengubah keterjadian segala sesuatunya, tapi asuransi akan membantu meringankan resiko keuangan mungkin terjadi ketika sesuatu harus terjadi.
Maafkan,
karena kali ini saya harus benar-benar berhenti "mengejar" suamimu.
Thursday, May 30, 2019
TIPS INVESTASI ALA WARREN BUFFETT - (Source: Phillip Sekuritas Indonesia)
Bagi Anda yang ingin berinvestasi, Buffet adalah contoh seseorang yang tepat bagi yang ingin berinvestasi saham. Berikut tips investasi ala Warren Buffett :
1. Putarlah uang dengan mengalokasikannya secara efisien Jika nilai saham Anda saat ini kurang bagus, langkah terbaik adalah menjualnya dan membelikannya dalam bentuk saham baru yang prospeknya jauh lebih bagus sekaligus menguntungkan untuk jangka waktu yang panjang.
2. Jangan hanya membeli sahamnya, tetapi beli juga bisnisnya Cobalah untuk mengetahui lebih dalam perusahaan yang Anda beli sahamnya. Serta mengetahui bisnis apa yang dijalankannya, karena Anda pun turut memiliki bisnisnya dan turut bertanggung jawab atas perkembangan usaha yang dijalankan.
3. Pastikan keamanan dari uang yang Anda investasikan Jangan mudah tergoda dengan imbal hasil yang besar, apalagi yang mencapai 200 persen pertahunnya. Dalam berinvestasi Anda harus menganalisis dengan teliti investasi apa yang akan memberikan keuntungan dan menjaga keamanan uang Anda.
4. Hindari berhutang dalam berinvestasi Uang panas tidak akan membuat investasi Anda terus berkembang. Kecenderungan yang dilakukan para penghutang demi membeli saham adalah menjual sahamnya ketika harga naik. Hal ini sama saja seperti gali lubang tutup lubang tanpa mendatangkan kekayaan yang signifikan.
5. Pentingnya percaya diri dan hidup sederhana Hidup sederhana dan tetap percaya diri akan menjadikan Anda tetap merasa nyaman sekaligus menerima apa yang Anda miliki. Begitu juga dengan berinvestasi, Anda harus percaya diri agar tidak mudah terpengaruh oleh dunia luar yang mampu menjatuhkan nilai saham Anda.
(Penulis : Nita Novita - 2 Januari 2019)
Friday, April 26, 2019
DEPRESI, apa yang anda ketahui tentangnya?
Translated is assisted by Google Translate.
Sunday, March 24, 2019
Depression, what do you know about it?
Edited by: One of my smartest students: Joceline Geulista (Grade 10th, Beacon Light Community School)
Thursday, October 18, 2018
Wrong design?
24 And God said, “Let the land produce living creatures according to their kinds: the livestock, the creatures that move along the ground, and the wild animals, each according to its kind.” And it was so.
25 God made the wild animals according to their kinds, the livestock according to their kinds, and all the creatures that move along the ground according to their kinds. And God saw that it was good.
26 Then God said, “Let us make mankind in our image, in our likeness, so that they may rule over the fish in the sea and the birds in the sky, over the livestock and all the wild animals,[a] and over all the creatures that move along the ground.”
27 So God created mankind in his own image, in the image of God he created them male and female he created them.
28 God blessed them and said to them, “Be fruitful and increase in number; fill the earth and subdue it. Rule over the fish in the sea and the birds in the sky and over every living creature that moves on the ground.”
29 Then God said, “I give you every seed-bearing plant on the face of the whole earth and every tree that has fruit with seed in it. They will be yours for food.
30 And to all the beasts of the earth and all the birds in the sky and all the creatures that move along the ground—everything that has the breath of life in it—I give every green plant for food.” And it was so.
31 God saw all that he had made, and it was very good. And there was evening, and there was morning—the sixth day.

















